Selamat datang di ...

30 Januari 2008

Ah, inilah untungnya sering-sering blogwalking dan googling. Selain nambah temen (baca: tambah link) juga bisa nambah informasi penting. Contohnya? Ini dia yang mau saya ceritakan pada Anda semua. jadi, simak baik-baik ya?

Anda tentu sudah familiar dengan istilah Pay Per Click alias PPC ads. Nama Google AdSense langsung deh nongol di ingatan saat istilah PPC ini disebutkan. Ya, Google AdSense memang masih merupakan the leading PPC company sampai saat ini (meski mereka kabarnya berrencana untuk ikut terjun ke bisnis paid review). Sebelum PPC, ada banyak jenis iklan yang bisa dijadikan sumber penghasilan di internet. Misalnya Pay to Read e-Mail alias PTReM yang masih juga bertahan, contohnya Bux.to. Lantas ada Pay Per Sale atau lebih dikenal dengan istilah affiliates alias broker alias makelar. Nah, yang tergress adalah ini: Pay Per Play!

Hmmm, pasti Anda belum pernah dengar kan? Yup, ini memang program (baca: sumber penghasilan) baru yang rencananya akan mulai beroperasi bulan depan (Februari). Sesuai dengan namanya, Pay Per Play alias PPP ini adalah sebuah konsep periklanan berbasis suara/audio. Jadi, iklan disampaikan melalui media suara. Cara kerjanya bagaimana? Cukup mudah. Member yang sudah terdaftar hanya perlu memasang kode HTML/Javascript tertentu di template blog. Bila kode itu sudah tersimpan, setiap kali blog tersebut dikunjungi akan ada iklan suara selama 5 detik yang terdengar. Ya, iklan suara sepanjang 5 detik saja dan Anda akan dibayar untuk itu. Tentu saja headphone atau speaker harus terpasang untuk dapat mendengarkan suara iklan tersebut.

Trus, perhitungan komisinya bagaimana? Situs penyedia program ini menjanjikan komisi sebesar $0.1 (satu sen) sampai $0.3 (tiga sen) per iklan yang dimainkan. Itu berarti Anda akan memperoleh komisi setiap kali blog Anda dikunjungi. Kenapa? Karena iklannya akan terdengar setiap kali blog Anda dikunjungi. Pengunjung tak perlu membeli apapun, juga tak perlu mengklik link apapun. Hanya pasang kodenya dan promosikan blog segencar-gencarnya. Setiap kali blog dikunjungi, dolarpun mengalir masuk.

Nah, bayangkan kalau Anda punya blog dengan traffic 1000 visit per hari. Itu berarti Anda akan dibayar $0.1 x 1000 = $100. Lumayan kan? Ini hanya estimasi dan bisa lebih tinggi juga bisa saja lebih rendah tentu saja. Tambahan lagi, program ini menyediakan komisi 3 generasi. Artinya Anda tidak hanya akan memperoleh komisi dari iklan yang terpasang di blog Anda saja, tapi juga dari sekian persen penghasilan publisher lain yang Anda rekomendasikan untuk mendaftar di sana. Asyik kan? Satu lagi, program ini masih sangat baru. Kalau Anda bergabung sekarang dan rajin promosi, peluang memperoleh penghasilan gede akan semakin lebar lebar. Cobain yukkz...

Semoga bermanfaat.

Update: Program ini sampai sekarang ternyata tidak berjalan sesuai janji pengelolanya. Kasihan banget deh..

Ah, inilah untungnya sering-sering blogwalking dan googling. Selain nambah temen (baca: tambah link) juga bisa nambah informasi penting. Contohnya? Ini dia yang mau saya ceritakan pada Anda semua. jadi, simak baik-baik ya?

Anda tentu sudah familiar dengan istilah Pay Per Click alias PPC ads. Nama Google AdSense langsung deh nongol di ingatan saat istilah PPC ini disebutkan. Ya, Google AdSense memang masih merupakan the leading PPC company sampai saat ini (meski mereka kabarnya berrencana untuk ikut terjun ke bisnis paid review). Sebelum PPC, ada banyak jenis iklan yang bisa dijadikan sumber penghasilan di internet. Misalnya Pay to Read e-Mail alias PTReM yang masih juga bertahan, contohnya Bux.to. Lantas ada Pay Per Sale atau lebih dikenal dengan istilah affiliates alias broker alias makelar. Nah, yang tergress adalah ini: Pay Per Play!

Hmmm, pasti Anda belum pernah dengar kan? Yup, ini memang program (baca: sumber penghasilan) baru yang rencananya akan mulai beroperasi bulan depan (Februari). Sesuai dengan namanya, Pay Per Play alias PPP ini adalah sebuah konsep periklanan berbasis suara/audio. Jadi, iklan disampaikan melalui media suara. Cara kerjanya bagaimana? Cukup mudah. Member yang sudah terdaftar hanya perlu memasang kode HTML/Javascript tertentu di template blog. Bila kode itu sudah tersimpan, setiap kali blog tersebut dikunjungi akan ada iklan suara selama 5 detik yang terdengar. Ya, iklan suara sepanjang 5 detik saja dan Anda akan dibayar untuk itu. Tentu saja headphone atau speaker harus terpasang untuk dapat mendengarkan suara iklan tersebut.

Trus, perhitungan komisinya bagaimana? Situs penyedia program ini menjanjikan komisi sebesar $0.1 (satu sen) sampai $0.3 (tiga sen) per iklan yang dimainkan. Itu berarti Anda akan memperoleh komisi setiap kali blog Anda dikunjungi. Kenapa? Karena iklannya akan terdengar setiap kali blog Anda dikunjungi. Pengunjung tak perlu membeli apapun, juga tak perlu mengklik link apapun. Hanya pasang kodenya dan promosikan blog segencar-gencarnya. Setiap kali blog dikunjungi, dolarpun mengalir masuk.

Nah, bayangkan kalau Anda punya blog dengan traffic 1000 visit per hari. Itu berarti Anda akan dibayar $0.1 x 1000 = $100. Lumayan kan? Ini hanya estimasi dan bisa lebih tinggi juga bisa saja lebih rendah tentu saja. Tambahan lagi, program ini menyediakan komisi 3 generasi. Artinya Anda tidak hanya akan memperoleh komisi dari iklan yang terpasang di blog Anda saja, tapi juga dari sekian persen penghasilan publisher lain yang Anda rekomendasikan untuk mendaftar di sana. Asyik kan? Satu lagi, program ini masih sangat baru. Kalau Anda bergabung sekarang dan rajin promosi, peluang memperoleh penghasilan gede akan semakin lebar lebar. Cobain yukkz...

Semoga bermanfaat.

Update: Program ini sampai sekarang ternyata tidak berjalan sesuai janji pengelolanya. Kasihan banget deh..

Ini bisa jadi berita terhangat dan menghebohkan. Berita ini saya dapatkan sewaktu sedang jalan-jalan menelusuri blog-blog senior di luar sana. Nah, pas mampir di blognya ShoeMoney (tahu kan siapa dia?) terkejutlah saya melihat artikel tentang rencana Google untuk turut terjun di program paid review. What? Eh, apa?! Ya, setelah cukup mendominasi pasar PPC ads melalui program Google AdSense, kini The Big Google mulai melirik bisnis paid review. Hmmm, berita gembira kayanya nih bagi para pemburu dolar. Soalnya source of income bakalan nambah satu lagi nih. :p

Berita (atau lebih tepatnya kabar ya?) tersebut memang belum terkonfirmasi kebenarannya. Tapi yang jelas Google sedang mempersiapkan sebuah versi beta dari paid review program di jaringan Google AdSense beberapa waktu ke depan. Kita tunggu saja perkembangannya sambil terus mengasah skill. Tapi kenapa ya koq Google akhirnya tertarik juga pada program yang memang sedang naik daun ini?

Tentu saja Google sangat tertarik untuk ikut menikmati 'kue' iklan di bisnis paid review. Tidak alasan bagi mereka untuk tidak tertarik. Apa alasannya? Satu, Google sudah mempunyai jaringan publisher yang sangat banyak di seluruh dunia. Ingat, Google AdSense adalah idola para webmaster dan juga blogger. Hampir semua website/blog pasti memasang iklan Google. Ini tentu modal sangat bagus bagi mereka untuk menarik minat pemasang iklan. Kedua, jumlah pemasang iklan di Google juga banyak. Tinggal melakukan negoisasi ulang mengenai hal-hal teknis dan tentu saja pembayaran, maka Google tak akan kesulitan mencari pengiklan. Apalagi nama Google sudah demikian besarnya, tentu tak sulit bagi mereka untuk mencari pengiklan baru di jalur paid review kelak.

Modal ketiga Google adalah Blogger.com. Well, ini adalah situs penyedia blog dengan anggota terbanyak. Anda cari buku tentang Blogger, buanyaaaak sekali di toko-toko buku. Ini menandakan bahwa Blogger adalah blog sejuta umat bahkan lebih. Selain Blogger, menurut ShoeMoney Google juga tengah melakukan pendekatan dengan WordPress untuk pemasangan iklan-iklan Google di WordPress.com.

Sekali lagi ini baru kabar yang belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Tapi jika Google benar-benar meluncurkan program paid review, bisa-bisa situs paid review yang lainnya gulung tikar dong? Mudah-mudahan tidak. Apalagi ini masih samar-samar. Pasang mata pasang telinga, tangkap perkembangan terbarunya. Oke?

Semoga bermanfaat.

Ini bisa jadi berita terhangat dan menghebohkan. Berita ini saya dapatkan sewaktu sedang jalan-jalan menelusuri blog-blog senior di luar sana. Nah, pas mampir di blognya ShoeMoney (tahu kan siapa dia?) terkejutlah saya melihat artikel tentang rencana Google untuk turut terjun di program paid review. What? Eh, apa?! Ya, setelah cukup mendominasi pasar PPC ads melalui program Google AdSense, kini The Big Google mulai melirik bisnis paid review. Hmmm, berita gembira kayanya nih bagi para pemburu dolar. Soalnya source of income bakalan nambah satu lagi nih. :p

Berita (atau lebih tepatnya kabar ya?) tersebut memang belum terkonfirmasi kebenarannya. Tapi yang jelas Google sedang mempersiapkan sebuah versi beta dari paid review program di jaringan Google AdSense beberapa waktu ke depan. Kita tunggu saja perkembangannya sambil terus mengasah skill. Tapi kenapa ya koq Google akhirnya tertarik juga pada program yang memang sedang naik daun ini?

Tentu saja Google sangat tertarik untuk ikut menikmati 'kue' iklan di bisnis paid review. Tidak alasan bagi mereka untuk tidak tertarik. Apa alasannya? Satu, Google sudah mempunyai jaringan publisher yang sangat banyak di seluruh dunia. Ingat, Google AdSense adalah idola para webmaster dan juga blogger. Hampir semua website/blog pasti memasang iklan Google. Ini tentu modal sangat bagus bagi mereka untuk menarik minat pemasang iklan. Kedua, jumlah pemasang iklan di Google juga banyak. Tinggal melakukan negoisasi ulang mengenai hal-hal teknis dan tentu saja pembayaran, maka Google tak akan kesulitan mencari pengiklan. Apalagi nama Google sudah demikian besarnya, tentu tak sulit bagi mereka untuk mencari pengiklan baru di jalur paid review kelak.

Modal ketiga Google adalah Blogger.com. Well, ini adalah situs penyedia blog dengan anggota terbanyak. Anda cari buku tentang Blogger, buanyaaaak sekali di toko-toko buku. Ini menandakan bahwa Blogger adalah blog sejuta umat bahkan lebih. Selain Blogger, menurut ShoeMoney Google juga tengah melakukan pendekatan dengan WordPress untuk pemasangan iklan-iklan Google di WordPress.com.

Sekali lagi ini baru kabar yang belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Tapi jika Google benar-benar meluncurkan program paid review, bisa-bisa situs paid review yang lainnya gulung tikar dong? Mudah-mudahan tidak. Apalagi ini masih samar-samar. Pasang mata pasang telinga, tangkap perkembangan terbarunya. Oke?

Semoga bermanfaat.

Horee...! Hari ini saya terima bayaran ketiga dari SponsoredReviews. Ini adalah bayaran ketiga yang saya terima dari SponsoredReviews. Hal ini menjadikan situs ini sebagai sumber penghasilan utama saya sementara ini. Jumlahnya memang meleset dari target semula saya yaitu $100, tapi cukup lumayanlah. Untuk ukuran pemula angka ini sudah cukup banyak. Apalagi kalau mengingat bahwa modal saya cuma blog gratisan. Memangnya berapa sih? Lihat saja sendiri pada screen shot email notifikasi yang diberikan oleh PayPal berikut:

Nah, bagi Anda yang masih ragu-ragu dengan program paid review semacam ini, kenapa harus terus berkutat dalam keraguan kalau orang lain sudah membuktikan? Saya ulangi, ini adalah bayaran ketiga yang saya terima dari SponsoredReviews. Bayaran pertama jumlahnya masih tidak seberapa, tapi angkanya langsung melonjak tajam di bayaran kedua. Nah, bayaran ketiga ini saya pasang target $100, tapi ternyata meleset. Mana keduluan lagi. FYI, tadi itu rencananya saya mau nulis review lagi supaya target tersebut tercapai, eh malah duitnya sudah dikirim. Yo wis, earningnya untuk periode selanjutnya saja. Mudah-mudahan target $100 itu tercapai di bayaran keempat dua minggu mendatang. Amin.

Belum join SponsoredReviews? Kesiaaaaan deh elu! Klik di sini untuk segera mendaftar!

Horee...! Hari ini saya terima bayaran ketiga dari SponsoredReviews. Ini adalah bayaran ketiga yang saya terima dari SponsoredReviews. Hal ini menjadikan situs ini sebagai sumber penghasilan utama saya sementara ini. Jumlahnya memang meleset dari target semula saya yaitu $100, tapi cukup lumayanlah. Untuk ukuran pemula angka ini sudah cukup banyak. Apalagi kalau mengingat bahwa modal saya cuma blog gratisan. Memangnya berapa sih? Lihat saja sendiri pada screen shot email notifikasi yang diberikan oleh PayPal berikut:

Nah, bagi Anda yang masih ragu-ragu dengan program paid review semacam ini, kenapa harus terus berkutat dalam keraguan kalau orang lain sudah membuktikan? Saya ulangi, ini adalah bayaran ketiga yang saya terima dari SponsoredReviews. Bayaran pertama jumlahnya masih tidak seberapa, tapi angkanya langsung melonjak tajam di bayaran kedua. Nah, bayaran ketiga ini saya pasang target $100, tapi ternyata meleset. Mana keduluan lagi. FYI, tadi itu rencananya saya mau nulis review lagi supaya target tersebut tercapai, eh malah duitnya sudah dikirim. Yo wis, earningnya untuk periode selanjutnya saja. Mudah-mudahan target $100 itu tercapai di bayaran keempat dua minggu mendatang. Amin.

Belum join SponsoredReviews? Kesiaaaaan deh elu! Klik di sini untuk segera mendaftar!

29 Januari 2008

Heran saya, setelah menulis bahwa SponsoredReviews adalah mitra semua blogger, eh tiba-tiba Smorty menerima salah satu blog yang saya daftarkan (ulang). Tidak tiba-tiba juga sih. Blog tersebut sudah bolak-balik saya daftarkan dan selalu ditolak dengan alasan ini-itu. Makanya dalam posting yang dimaksud di atas saya sempat menjelek-jelekan Smorty. Habis itu saya iseng-iseng deh daftarin (ulang) beberapa blog lagi. Jujur saya sama sekali tidak berharap akan diterima, soalnya yang saya daftarkan semuanya masih PR 0. So, nothing to loose-lah ceritanya.

Ternyata eh ternyata, koq Smorty menerima salah satu blog yang saya daftarkan. Ini dia screen shot email konfirmasinya.


Saya bener-bener gak habis pikir bagaimana bisa blog tersebut keterima. Padahal Jogja-Inside yang sudah PR3 malah ditolak loh. Tapi ya alhamdulillah dong, akhirnya satu lagi deh kran sumber dolar terbuka. Berhubung Smorty membayar komisi secara mingguan, artinya saya punya source of income lumayan lengkap nih dari program paid review. Dari yang mingguan (Smorty), trus dua mingguan (SponsoredReviews) dan bulanan (Blogvertise). Hehehe, mudah-mudahan deh bisa cepet mencapai level ribuan dolar sebulan seperti yang 'didoakan' oleh rekan Diky.

Oke, deh. Itu aja ya pengantarnya. Saya mo buru-buru garap opportunity pertama bersama Smorty nih. Cuma $6 sih per review, tapi ada 3 opportunity yang nongol nunggu untuk digarap. Jadi kalo bisa selesai sekarang juga, yah lumayanlah buat ganti biaya warnet. Ayo, kerja lagi...!

Belum daftar Smorty? Klik di sini untuk mendaftar.

Heran saya, setelah menulis bahwa SponsoredReviews adalah mitra semua blogger, eh tiba-tiba Smorty menerima salah satu blog yang saya daftarkan (ulang). Tidak tiba-tiba juga sih. Blog tersebut sudah bolak-balik saya daftarkan dan selalu ditolak dengan alasan ini-itu. Makanya dalam posting yang dimaksud di atas saya sempat menjelek-jelekan Smorty. Habis itu saya iseng-iseng deh daftarin (ulang) beberapa blog lagi. Jujur saya sama sekali tidak berharap akan diterima, soalnya yang saya daftarkan semuanya masih PR 0. So, nothing to loose-lah ceritanya.

Ternyata eh ternyata, koq Smorty menerima salah satu blog yang saya daftarkan. Ini dia screen shot email konfirmasinya.


Saya bener-bener gak habis pikir bagaimana bisa blog tersebut keterima. Padahal Jogja-Inside yang sudah PR3 malah ditolak loh. Tapi ya alhamdulillah dong, akhirnya satu lagi deh kran sumber dolar terbuka. Berhubung Smorty membayar komisi secara mingguan, artinya saya punya source of income lumayan lengkap nih dari program paid review. Dari yang mingguan (Smorty), trus dua mingguan (SponsoredReviews) dan bulanan (Blogvertise). Hehehe, mudah-mudahan deh bisa cepet mencapai level ribuan dolar sebulan seperti yang 'didoakan' oleh rekan Diky.

Oke, deh. Itu aja ya pengantarnya. Saya mo buru-buru garap opportunity pertama bersama Smorty nih. Cuma $6 sih per review, tapi ada 3 opportunity yang nongol nunggu untuk digarap. Jadi kalo bisa selesai sekarang juga, yah lumayanlah buat ganti biaya warnet. Ayo, kerja lagi...!

Belum daftar Smorty? Klik di sini untuk mendaftar.

Akhirnya berita tersebut jelas sudah! Ya, seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, kini kita para pemburu dolar di internet yang memakai PayPal sebagai metode pembayaran komisi dapat langsung menarik dana yang ada di account PayPal ke rekening kita di Indonesia. Hari ini saya mendapat email yang mengkonfirmasi hal tersebut. Horeeee!


Hal lain yang menggembirakan adalah bahwa semua bank lokal Indonesia dapat menerima transferan tersebut. Waktu yang dibutuhkan untuk proses penarikan tersebut berkisar antara 5-7 hari kerja, tapi ini bisa lebih panjang tergantung pada kebijakan bank setempat yang kita pakai untuk menampung dana tersebut. Hanya saja, jika ada termasuk golongan unverified member, Anda tampaknya belum boleh ikut bergembira karena unverified member sama sekali tidak diperbolehkan melakukan penarikan. Dengan kata lain, Anda harus memasukkan kartu kredit dan mengubah status Anda menjadi verified member dulu, baru deh bisa narik dana sepuasnya. {Duh, saya jadi sedih nih. :( Gimana ya buat CC?}

Catatan penting lain yang diberikan PayPal adalah bahwa nama yang dimasukkan di account PayPal Anda sebaiknya sama dengan nama pemegang rekening yang dipakai untuk melakukan penarikan. Jika tidak, bisa jadi transaksi ditolak oleh bank penerima. Hmmm, supaya lebih jelas, sebaiknya baca sendiri deh penjelasan PayPal di sini.

Semoga bermanfaat.

Akhirnya berita tersebut jelas sudah! Ya, seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, kini kita para pemburu dolar di internet yang memakai PayPal sebagai metode pembayaran komisi dapat langsung menarik dana yang ada di account PayPal ke rekening kita di Indonesia. Hari ini saya mendapat email yang mengkonfirmasi hal tersebut. Horeeee!


Hal lain yang menggembirakan adalah bahwa semua bank lokal Indonesia dapat menerima transferan tersebut. Waktu yang dibutuhkan untuk proses penarikan tersebut berkisar antara 5-7 hari kerja, tapi ini bisa lebih panjang tergantung pada kebijakan bank setempat yang kita pakai untuk menampung dana tersebut. Hanya saja, jika ada termasuk golongan unverified member, Anda tampaknya belum boleh ikut bergembira karena unverified member sama sekali tidak diperbolehkan melakukan penarikan. Dengan kata lain, Anda harus memasukkan kartu kredit dan mengubah status Anda menjadi verified member dulu, baru deh bisa narik dana sepuasnya. {Duh, saya jadi sedih nih. :( Gimana ya buat CC?}

Catatan penting lain yang diberikan PayPal adalah bahwa nama yang dimasukkan di account PayPal Anda sebaiknya sama dengan nama pemegang rekening yang dipakai untuk melakukan penarikan. Jika tidak, bisa jadi transaksi ditolak oleh bank penerima. Hmmm, supaya lebih jelas, sebaiknya baca sendiri deh penjelasan PayPal di sini.

Semoga bermanfaat.

28 Januari 2008

Ini berita gembira bagi saya. Setelah sebelumnya sudah cukup puas dengan harga tawaran tertinggi $10 per review, hari ini saya menerima dua review dengan harga lebih tinggi lagi. Ya, saya memperoleh review berharga $15. Itu artinya saya dapat mengantongi bersih $9.75 per review. Dikali dua sama dengan $19.5. Wow, tentu saja earning saya hari ini segera melonjak tajam. Plus, dengan adanya dua review $15 ini target saya untuk meraih $100 rasanya semakin mudah digapai.

Sampai sekarang, inilah review dengan harga tertinggi selama saya bermain paid review. Bila sebelumnya saya memperoleh payout tertinggi sebesar $8 untuk sebuah review yang diberikan oleh Blogvertise, maka kini rekor tertinggi dipegang oleh SponsoredReview yang telah memberikan dua review seharga $15 ini. Tambahan $19.5 dari dua review ini juga membuat target saya semakin dekat, semakin dekat sekali. Hari ini earning saya menembus angka $80 lebih. Artinya saya hanya membutuhkan $20 untuk mencapai target $100 di periode ini. Berhasilkah saya mencapai target tersebut dalam sementara waktu yang tersisa menjelang payment date hanya tinggal besok? Mohon doakan saya ya...

Ini berita gembira bagi saya. Setelah sebelumnya sudah cukup puas dengan harga tawaran tertinggi $10 per review, hari ini saya menerima dua review dengan harga lebih tinggi lagi. Ya, saya memperoleh review berharga $15. Itu artinya saya dapat mengantongi bersih $9.75 per review. Dikali dua sama dengan $19.5. Wow, tentu saja earning saya hari ini segera melonjak tajam. Plus, dengan adanya dua review $15 ini target saya untuk meraih $100 rasanya semakin mudah digapai.

Sampai sekarang, inilah review dengan harga tertinggi selama saya bermain paid review. Bila sebelumnya saya memperoleh payout tertinggi sebesar $8 untuk sebuah review yang diberikan oleh Blogvertise, maka kini rekor tertinggi dipegang oleh SponsoredReview yang telah memberikan dua review seharga $15 ini. Tambahan $19.5 dari dua review ini juga membuat target saya semakin dekat, semakin dekat sekali. Hari ini earning saya menembus angka $80 lebih. Artinya saya hanya membutuhkan $20 untuk mencapai target $100 di periode ini. Berhasilkah saya mencapai target tersebut dalam sementara waktu yang tersisa menjelang payment date hanya tinggal besok? Mohon doakan saya ya...

Membandingkan serta mencari mana yang terbaik di antara sekian banyak program paid review yang ada tentu bukanlah tindakan bijak. Setiap orang jelas punya pendapat berbeda-beda dengan alasan yang juga tidak sama satu sama lain. Kalau bagi saya pribadi, sampai saat ini SponsoredReviews masih yang terbaik. Kenapa? Alasannya simpel. Pertama, situs paid review yang satu ini merupakan sumber penghasilan terbesar saya dengan jumlah opportunity yang rutin mereka berikan setiap periode. Kedua, di SponsoredReviews saya dan juga blogger lainnya diposisikan sebagai mitra, bukan karyawan. Alasan pertama jelas sekali subjektif, tapi alasan kedua tampaknya perlu dibedah lebih dalam.

Kenapa saya bilang di SponsoredReviews kita sebagai blogger diposisikan sebagai mitra? Begini. Di SponsoredReviews kita memiliki dua jalan untuk memperoleh review. Pertama melalui proses bidding alias lelang opportunity, dan kedua advertiser akan meminta langsung kepada kita untuk menuliskan review. Untuk yang kedua ini sebelumnya advertiser masuk ke dalam direktori blog di member area mereka dan mencari blog yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan. Kedua jalan ini sama-sama memberikan kebebasan kepada kita sebagai blogger untuk menerima, menegoisasikan harga (payout/imbalan), atau bahkan menolak sebuah tawaran. Dapat menegoisasikan harga inilah poin pembedanya. Berbeda halnya dengan, katakanlah, Blogvertise yang memberikan harga mati pada sebuah task. Kalau suka ya silakan ambil, kalau tidak suka ya silakan di-decline. Padahal harga yang diberikan kadang terlalu kecil.

Hal lain, SponsoredReviews tidak membeda-bedakan blogger yang menjadi membernya. Mau blogger pemula, blogger setengah-setengah alias agak ahli, sampai blogger senior mempunyai kesempatan yang sama dalam memperoleh review. Persyaratan yang tidak boleh ditawar-tawar hanyalah umur blog, jumlah posting dan jumlah kunjungan alias popularitas blog. Ketiganya ini tidak saling mengikat. Artinya, meskipun blog Anda berumur kurang dari 3 bulan tapi memiliki jumlah posting dan kunjungan memadai, peluang untuk diterima cukup besar. Buktinya saya saat mendaftarkan blog ini yang baru berusia kurang dari sebulan tapi sudah dikunjungi lebih dari 1000 kali dengan link tersebar di mana-mana. :p Pengalaman berbeda saya alami dengan Smorty. Pertama mendaftar ditolak dengan alasan PR masih 0. Begitu PR-nya naik menjadi 3, tetap saja ditolak dengan alasan berbeda. Heran deh.

Hal paling pokok yang menjadi konklusi dari semuanya adalah bahwa di SponsoredReviews tercipta kondisi win-win alias saling membutuhkan. Artinya antara blogger dan SponsoredReviews selaku broker posisinya sejajar. Kondisi berbeda saya alami dengan program paid review lain di mana saya merasa seolah-olah hanya saya yang membutuhkan si broker. Mendaftarkan sebiji blog-pun sudah seperti pengemis, belum lagi meminta job. (Saya garis-bawahi bahwa ini hanyalah pendapat saya berdasarkan pengalaman pribadi. Blogger lain bisa jadi tidak mengalami hal ini, terutama mereka yang tidak hanya bermodalkan blog-blog gratisan.)

Nah, bila dulu saya pernah bilang kalau paid review adalah solusi bagi blogger pemula, maka pernyataan tersebut saya kerucutkan lagi. Bagi saya, SponsoredReviews adalah solusi bagi blogger pemula yang susah menjaring dolar di program-program online earning lain. Jadi, kalau Anda belum juga bergabung, klik di sini untuk mendaftar.

Membandingkan serta mencari mana yang terbaik di antara sekian banyak program paid review yang ada tentu bukanlah tindakan bijak. Setiap orang jelas punya pendapat berbeda-beda dengan alasan yang juga tidak sama satu sama lain. Kalau bagi saya pribadi, sampai saat ini SponsoredReviews masih yang terbaik. Kenapa? Alasannya simpel. Pertama, situs paid review yang satu ini merupakan sumber penghasilan terbesar saya dengan jumlah opportunity yang rutin mereka berikan setiap periode. Kedua, di SponsoredReviews saya dan juga blogger lainnya diposisikan sebagai mitra, bukan karyawan. Alasan pertama jelas sekali subjektif, tapi alasan kedua tampaknya perlu dibedah lebih dalam.

Kenapa saya bilang di SponsoredReviews kita sebagai blogger diposisikan sebagai mitra? Begini. Di SponsoredReviews kita memiliki dua jalan untuk memperoleh review. Pertama melalui proses bidding alias lelang opportunity, dan kedua advertiser akan meminta langsung kepada kita untuk menuliskan review. Untuk yang kedua ini sebelumnya advertiser masuk ke dalam direktori blog di member area mereka dan mencari blog yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan. Kedua jalan ini sama-sama memberikan kebebasan kepada kita sebagai blogger untuk menerima, menegoisasikan harga (payout/imbalan), atau bahkan menolak sebuah tawaran. Dapat menegoisasikan harga inilah poin pembedanya. Berbeda halnya dengan, katakanlah, Blogvertise yang memberikan harga mati pada sebuah task. Kalau suka ya silakan ambil, kalau tidak suka ya silakan di-decline. Padahal harga yang diberikan kadang terlalu kecil.

Hal lain, SponsoredReviews tidak membeda-bedakan blogger yang menjadi membernya. Mau blogger pemula, blogger setengah-setengah alias agak ahli, sampai blogger senior mempunyai kesempatan yang sama dalam memperoleh review. Persyaratan yang tidak boleh ditawar-tawar hanyalah umur blog, jumlah posting dan jumlah kunjungan alias popularitas blog. Ketiganya ini tidak saling mengikat. Artinya, meskipun blog Anda berumur kurang dari 3 bulan tapi memiliki jumlah posting dan kunjungan memadai, peluang untuk diterima cukup besar. Buktinya saya saat mendaftarkan blog ini yang baru berusia kurang dari sebulan tapi sudah dikunjungi lebih dari 1000 kali dengan link tersebar di mana-mana. :p Pengalaman berbeda saya alami dengan Smorty. Pertama mendaftar ditolak dengan alasan PR masih 0. Begitu PR-nya naik menjadi 3, tetap saja ditolak dengan alasan berbeda. Heran deh.

Hal paling pokok yang menjadi konklusi dari semuanya adalah bahwa di SponsoredReviews tercipta kondisi win-win alias saling membutuhkan. Artinya antara blogger dan SponsoredReviews selaku broker posisinya sejajar. Kondisi berbeda saya alami dengan program paid review lain di mana saya merasa seolah-olah hanya saya yang membutuhkan si broker. Mendaftarkan sebiji blog-pun sudah seperti pengemis, belum lagi meminta job. (Saya garis-bawahi bahwa ini hanyalah pendapat saya berdasarkan pengalaman pribadi. Blogger lain bisa jadi tidak mengalami hal ini, terutama mereka yang tidak hanya bermodalkan blog-blog gratisan.)

Nah, bila dulu saya pernah bilang kalau paid review adalah solusi bagi blogger pemula, maka pernyataan tersebut saya kerucutkan lagi. Bagi saya, SponsoredReviews adalah solusi bagi blogger pemula yang susah menjaring dolar di program-program online earning lain. Jadi, kalau Anda belum juga bergabung, klik di sini untuk mendaftar.

Jika Anda merasa keberatan dengan iklan tertentu yang ada di blog ini atau mengetahui ada iklan yang tidak sesuai dengan ketentuan dasar pemasangan iklan yang saya gunakan, mohon laporkan iklan yang Anda maksud dan apa alasannya pada kolom komentar di bawah. Mohon diingat bahwa seluruh materi/banner iklan adalah sepenuhnya milik dan dibuat sendiri oleh pemasang iklan, kecuali tercantum secara eksplisit dalam bannernya.

Terima kasih.

Jika Anda merasa keberatan dengan iklan tertentu yang ada di blog ini atau mengetahui ada iklan yang tidak sesuai dengan ketentuan dasar pemasangan iklan yang saya gunakan, mohon laporkan iklan yang Anda maksud dan apa alasannya pada kolom komentar di bawah. Mohon diingat bahwa seluruh materi/banner iklan adalah sepenuhnya milik dan dibuat sendiri oleh pemasang iklan, kecuali tercantum secara eksplisit dalam bannernya.

Terima kasih.

27 Januari 2008

Berita gembira untuk para pemburu dolar di internet. Setelah hanya mendengar kabar-kabur alias kurang bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya, kini berita bahwa dana PayPal bisa ditarik langsung ke rekening tabungan kita di Indonesia dinyatakan benar. Artinya, kita bisa langsung memasukkan dana kita yang tersimpan di PayPal langsung ke rekening kita seperti transfer bank pada umumnya. Gak perlu lagi deh pusing-pusing buat rekening di bank US seperti yang sempat dilakukan beberapa rekan kita. (Siapa hayo?)

Sebelumnya penarikan dana tunai memang hanya bisa dilakukan ke bank-bank US. Tentu saja ini merepotkan para pemburu dolar di Indonesia yang terpaksa harus akal-akalan membuka rekening di bank-bank US atau menarik uang hasil jerih-payah mereka ke dalam kartu kredit kemudian mencari merchant yang bersedia melakukan gestun alias gesek tunai. Sekarang segala kerepotan itu sudah berlalu. Bagaimana dengan kartu kredit? Meskipun penarikan dana tidak memerlukan kartu kredit, tapi uang plastik ini tetap dibutuhkan sebagai kelengkapan proses verifikasi account PayPal. Jadi, yang belum punya kartu kredit sebaiknya cepetan buat deh (Pssst, kalimat ini juga berlaku untuk saya lho :p ).

Btw, berapa biaya transfernya? Amerika-Indonesia kan jauh, jangan-jangan biayanya besar lagi? Saya juga sempat berpikiran begitu. Tapi ternyata ongkos kirimnya terbilang murah koq, yakni Rp 16.000 untuk sekali penarikan di bawah Rp 1,5 juta. Untuk penarikan di atas Rp 1,5 juta malah gratis. Nah, lho! Semakin kebayang kan asyiknya?


Proses penarikannya terbilang sederhana. Yang jelas kita harus memasukkan data rekening bank kita di entrian form transfer. Data tersebut terdiri atas nama negara, nama bank, kode bank dan nomor rekening. Semua hal tersebut tentunya sudah Anda pahami, kecuali mungkin kode bank. Ini terdiri atas 7 angka yang merupakan kombinasi dari 3 digit kode bank yang dikeluarkan BI ditambah 4 digit kode cabang bank bersangkutan. Daftar kode beberapa bank keluaran BI dapat dilihat di blognya Cosa Aranda ini, sementara untuk kode cabang silakan tanyakan ke bank yang bersangkutan.

Semoga bermanfaat.

PS: Berhubung kode bank yang ada di blognya Cosa Aranda tersebut masih belum lengkap, saya mengirim email ke BI untuk menanyakan daftar lengkap kode bank dimaksud. Email senada juga saya kirimkan ke BNI untuk menanyakan kode kantor cabang BNI se-Indonesia (saya pake BNI lho). Kita tunggu saja jawabannya. Semoga dua bank besar ini mengerti arti pentingnya excellent service. :D

Berita gembira untuk para pemburu dolar di internet. Setelah hanya mendengar kabar-kabur alias kurang bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya, kini berita bahwa dana PayPal bisa ditarik langsung ke rekening tabungan kita di Indonesia dinyatakan benar. Artinya, kita bisa langsung memasukkan dana kita yang tersimpan di PayPal langsung ke rekening kita seperti transfer bank pada umumnya. Gak perlu lagi deh pusing-pusing buat rekening di bank US seperti yang sempat dilakukan beberapa rekan kita. (Siapa hayo?)

Sebelumnya penarikan dana tunai memang hanya bisa dilakukan ke bank-bank US. Tentu saja ini merepotkan para pemburu dolar di Indonesia yang terpaksa harus akal-akalan membuka rekening di bank-bank US atau menarik uang hasil jerih-payah mereka ke dalam kartu kredit kemudian mencari merchant yang bersedia melakukan gestun alias gesek tunai. Sekarang segala kerepotan itu sudah berlalu. Bagaimana dengan kartu kredit? Meskipun penarikan dana tidak memerlukan kartu kredit, tapi uang plastik ini tetap dibutuhkan sebagai kelengkapan proses verifikasi account PayPal. Jadi, yang belum punya kartu kredit sebaiknya cepetan buat deh (Pssst, kalimat ini juga berlaku untuk saya lho :p ).

Btw, berapa biaya transfernya? Amerika-Indonesia kan jauh, jangan-jangan biayanya besar lagi? Saya juga sempat berpikiran begitu. Tapi ternyata ongkos kirimnya terbilang murah koq, yakni Rp 16.000 untuk sekali penarikan di bawah Rp 1,5 juta. Untuk penarikan di atas Rp 1,5 juta malah gratis. Nah, lho! Semakin kebayang kan asyiknya?


Proses penarikannya terbilang sederhana. Yang jelas kita harus memasukkan data rekening bank kita di entrian form transfer. Data tersebut terdiri atas nama negara, nama bank, kode bank dan nomor rekening. Semua hal tersebut tentunya sudah Anda pahami, kecuali mungkin kode bank. Ini terdiri atas 7 angka yang merupakan kombinasi dari 3 digit kode bank yang dikeluarkan BI ditambah 4 digit kode cabang bank bersangkutan. Daftar kode beberapa bank keluaran BI dapat dilihat di blognya Cosa Aranda ini, sementara untuk kode cabang silakan tanyakan ke bank yang bersangkutan.

Semoga bermanfaat.

PS: Berhubung kode bank yang ada di blognya Cosa Aranda tersebut masih belum lengkap, saya mengirim email ke BI untuk menanyakan daftar lengkap kode bank dimaksud. Email senada juga saya kirimkan ke BNI untuk menanyakan kode kantor cabang BNI se-Indonesia (saya pake BNI lho). Kita tunggu saja jawabannya. Semoga dua bank besar ini mengerti arti pentingnya excellent service. :D

26 Januari 2008

Duh, Blogvertise-ku sayang barusan kirim 'gaji' ke account PayPal-ku. Hmmm, jadi tahu nih bagaimana sistem pembayarannya program paid review yang pertama kali saya ikuti ini. Berbeda dengan SponsoredReviews yang membayar per 2 minggu, Blogvertise membayar payout tepat 30 hari kerja sejak tanggal submit review yang dibuat.

Bayarnyapun satu-satu. Bukannya semua payout review yang dibuat dalam satu bulan (30 hari) itu yang dikirim, tapi benar-benar 30 hari kerja tet semenjak alamat URL review disubmit. Kalau di SponsoredReviews kan modelnya totalan. Jadi, semua payout yang berhasil kita kumpulkan dalam rentang waktu 2 minggu itu ditransfer sekaligus pada payment date yang telah mereka tentukan.

Contohya begini. Misalkan dalam 2 minggu ini saya menulis 14 review dengan total payout yang terkumpul sebanyak $100. Nah, kalau SponsoredReviews akan membayar seluruh $100 tersebut sekaligus pada saat payment date. Blogvertise beda. Payout dibayar tepat 30 hari kerja setelah review selesai dan disubmit ke sistem mereka. Jadi, misal Anda menyelesaikan sebuah review pada tanggal 14 Januari, payout-nya baru akan Anda terima tanggal 14 Februari. Begitu seterusnya. Paham kan?

Mana yang lebih asyik? Asal dibayar aja semuanya ya asyik-asyik koq. :) Tapi bagi saya SponsoredReviews better dong. Kenapa? Karena uangnya kelihatan. Misalnya saya pasang target $100 per periode, ini bisa dicapai asal gigih bidding dan menggarap review-nya. Nah, di Blogvertise tidak bisa. Soalnya task sangat bergantung pada kemurahan hati mereka. Kalau mereka mau kasih task ya dapet deh, tapi kalau tidak ya melongo deh. Karena itu sementara ini saya belum berani pasang target dengan Blogvertise. Entah nanti kalau sudah sanggup mengurus banyak blog. Amin.

Oke, dengan tujuan hanya sekedar berbagi dan membuktikan kalau Blogvertise jujur dalam hal pembayaran, inilah dia screen shot dari email notifikasi pembayaran yang saya terima. Kecil banget ya? Itu payout pertama saya di Blogvertise. Jadi malu sama Bro Diky. :(


Belum join Blogvertise? Klik di sini untuk mendaftar.

Duh, Blogvertise-ku sayang barusan kirim 'gaji' ke account PayPal-ku. Hmmm, jadi tahu nih bagaimana sistem pembayarannya program paid review yang pertama kali saya ikuti ini. Berbeda dengan SponsoredReviews yang membayar per 2 minggu, Blogvertise membayar payout tepat 30 hari kerja sejak tanggal submit review yang dibuat.

Bayarnyapun satu-satu. Bukannya semua payout review yang dibuat dalam satu bulan (30 hari) itu yang dikirim, tapi benar-benar 30 hari kerja tet semenjak alamat URL review disubmit. Kalau di SponsoredReviews kan modelnya totalan. Jadi, semua payout yang berhasil kita kumpulkan dalam rentang waktu 2 minggu itu ditransfer sekaligus pada payment date yang telah mereka tentukan.

Contohya begini. Misalkan dalam 2 minggu ini saya menulis 14 review dengan total payout yang terkumpul sebanyak $100. Nah, kalau SponsoredReviews akan membayar seluruh $100 tersebut sekaligus pada saat payment date. Blogvertise beda. Payout dibayar tepat 30 hari kerja setelah review selesai dan disubmit ke sistem mereka. Jadi, misal Anda menyelesaikan sebuah review pada tanggal 14 Januari, payout-nya baru akan Anda terima tanggal 14 Februari. Begitu seterusnya. Paham kan?

Mana yang lebih asyik? Asal dibayar aja semuanya ya asyik-asyik koq. :) Tapi bagi saya SponsoredReviews better dong. Kenapa? Karena uangnya kelihatan. Misalnya saya pasang target $100 per periode, ini bisa dicapai asal gigih bidding dan menggarap review-nya. Nah, di Blogvertise tidak bisa. Soalnya task sangat bergantung pada kemurahan hati mereka. Kalau mereka mau kasih task ya dapet deh, tapi kalau tidak ya melongo deh. Karena itu sementara ini saya belum berani pasang target dengan Blogvertise. Entah nanti kalau sudah sanggup mengurus banyak blog. Amin.

Oke, dengan tujuan hanya sekedar berbagi dan membuktikan kalau Blogvertise jujur dalam hal pembayaran, inilah dia screen shot dari email notifikasi pembayaran yang saya terima. Kecil banget ya? Itu payout pertama saya di Blogvertise. Jadi malu sama Bro Diky. :(


Belum join Blogvertise? Klik di sini untuk mendaftar.

Belajar sesuatu tanpa contoh tentu aja nanggung, iya kan? Termasuk juga belajar paid review, khususnya SponsoredReviews, bersama blog ini. Kalo cuma membaca-baca pengalaman saya tanpa tahu sama sekali contoh sebuah paid review kan rasanya kurang afdol. Padahal beberapa pengunjung menanyakan contoh review yang sudah saya buat, baik lewat tagbox atau email. Sebelumnya pada mereka saya minta kesediaannya untuk meluangkan waktu mengunjungi blog kembaran saya Eko-Sudjarwo dan blog travel andalan saya Jogja-Inside. Nah, mulai sekarang contoh paid review itu ada di sini. Anda yang penasaran bagaimana sih bentuk sebuah paid review dapat melihat salah satu contohnya di sini.

Awalnya saya tidak berniat membuat paid review di blog ini. Niat awal pembuatan blog ini murni untuk berbagi pengalaman saya dalam program paid review bersama SponsoredReviews. Apalagi ini blog berbahasa Indonesia, peluangnya sangat kecil untuk memenangkan sebuah bid opportunity. Andalan saya untuk menulis paid review adalah kedua blog yang telah disebutkan tadi. Tapi sejalan dengan kondisi yang dihadapi, pikiran tersebut berubah. Everybody's changing, begitu kata Keane dalam lagunya yang berjudul sama. So do I.

Oke, apa sebenarnya alasan untuk mengubah 'kebijakan' tersebut? Jujur, alasan pertama adalah earning yang tidak sesuai harapan. Payment date terdekat SponsoredReviews adalah tanggal 29 Januari besok dan saya baru menghasilkan kurang dari $50, sangat jauh dari target yang saya canangkan sebelumnya yakni $100. Berkali-kali ngebid ditolak, akhirnya saya coba mendaftarkan beberapa blog baru. Mula-mula Forbidden-Games yang saya rancang khusus untuk review situs-situs online gambling, tapi langsung di-reject. Hmmm, dipikir-pikir koq kayanya blog ini punya trafik dan link lumayan meskipun umurnya baru 2 mingguan. Udah deh, coba aja didaftarkan. Dan ternyata diterima. Ya sudah, sapu bersih deh semua opportunity yang ada dan langsung masuk beberapa job. Lumayan. :) Insya Allah target $100 periode ini dapat terwujud asal saya garap semua job yang masuk.

Saya bukan tipe orang egois. Meskipun punya alasan pribadi untuk menambah sumber pendapatan, tapi saya tetap mempertimbangkan kepentingan pembaca. Yah, alasan kedua kenapa saya memuat paid review di sini adalah juga sebagai contoh bagi rekan-rekan yang serius ingin menekuni program ini, terutama bersama SponsoredReviews. Seperti saya bilang tadi, ada rekan pembaca yang menanyakan hal itu pada saya dalam beberapa kesempatan. Jadi, adanya paid review di blog ini saya rasa ada manfaatnya juga bagi para pembaca setia. Tinggal klik kategori "Contoh Review" dan semua review yang saya buat untuk SponsoredReviews-pun kebuka deh. Tapi english saya gak bagus-bagus amat loh. Seorang teman di Poland bilang kalo grammar saya payah meski conversation dan pronounsation bagus. Dia bisa ngasih komen begitu karena kami pertama kali ketemu di Prambanan saat saya magang guide di sana, dan sempat saya ajak jalan-jalan keliling Jogja sampai Temanggung selama 3 hari.

Kesimpulannya, pemuatan paid review di blog ini adalah win-win solution bagi saya dan pembaca. Saya memperoleh keuntungan secara finansial, pembaca sekalian memperoleh contoh paid review yang dibutuhkan. Untuk kepentingan tersebut, maka judul blog inipun saya ganti dari 'Segalanya tentang SponsoredReviews' menjadi 'Write and Earn, That's What I'm Doing Online'. Soalnya advertiser kan gak mau lihat kata 'sponsored review' ataupun 'paid review', jadi supaya tidak timbul salah paham ya saya ganti saja. Anda keberatan? Tidak masalah. Silakan layangkan saran dan kritik membangun Anda pada saya. I would thank you very much for that.

Belajar sesuatu tanpa contoh tentu aja nanggung, iya kan? Termasuk juga belajar paid review, khususnya SponsoredReviews, bersama blog ini. Kalo cuma membaca-baca pengalaman saya tanpa tahu sama sekali contoh sebuah paid review kan rasanya kurang afdol. Padahal beberapa pengunjung menanyakan contoh review yang sudah saya buat, baik lewat tagbox atau email. Sebelumnya pada mereka saya minta kesediaannya untuk meluangkan waktu mengunjungi blog kembaran saya Eko-Sudjarwo dan blog travel andalan saya Jogja-Inside. Nah, mulai sekarang contoh paid review itu ada di sini. Anda yang penasaran bagaimana sih bentuk sebuah paid review dapat melihat salah satu contohnya di sini.

Awalnya saya tidak berniat membuat paid review di blog ini. Niat awal pembuatan blog ini murni untuk berbagi pengalaman saya dalam program paid review bersama SponsoredReviews. Apalagi ini blog berbahasa Indonesia, peluangnya sangat kecil untuk memenangkan sebuah bid opportunity. Andalan saya untuk menulis paid review adalah kedua blog yang telah disebutkan tadi. Tapi sejalan dengan kondisi yang dihadapi, pikiran tersebut berubah. Everybody's changing, begitu kata Keane dalam lagunya yang berjudul sama. So do I.

Oke, apa sebenarnya alasan untuk mengubah 'kebijakan' tersebut? Jujur, alasan pertama adalah earning yang tidak sesuai harapan. Payment date terdekat SponsoredReviews adalah tanggal 29 Januari besok dan saya baru menghasilkan kurang dari $50, sangat jauh dari target yang saya canangkan sebelumnya yakni $100. Berkali-kali ngebid ditolak, akhirnya saya coba mendaftarkan beberapa blog baru. Mula-mula Forbidden-Games yang saya rancang khusus untuk review situs-situs online gambling, tapi langsung di-reject. Hmmm, dipikir-pikir koq kayanya blog ini punya trafik dan link lumayan meskipun umurnya baru 2 mingguan. Udah deh, coba aja didaftarkan. Dan ternyata diterima. Ya sudah, sapu bersih deh semua opportunity yang ada dan langsung masuk beberapa job. Lumayan. :) Insya Allah target $100 periode ini dapat terwujud asal saya garap semua job yang masuk.

Saya bukan tipe orang egois. Meskipun punya alasan pribadi untuk menambah sumber pendapatan, tapi saya tetap mempertimbangkan kepentingan pembaca. Yah, alasan kedua kenapa saya memuat paid review di sini adalah juga sebagai contoh bagi rekan-rekan yang serius ingin menekuni program ini, terutama bersama SponsoredReviews. Seperti saya bilang tadi, ada rekan pembaca yang menanyakan hal itu pada saya dalam beberapa kesempatan. Jadi, adanya paid review di blog ini saya rasa ada manfaatnya juga bagi para pembaca setia. Tinggal klik kategori "Contoh Review" dan semua review yang saya buat untuk SponsoredReviews-pun kebuka deh. Tapi english saya gak bagus-bagus amat loh. Seorang teman di Poland bilang kalo grammar saya payah meski conversation dan pronounsation bagus. Dia bisa ngasih komen begitu karena kami pertama kali ketemu di Prambanan saat saya magang guide di sana, dan sempat saya ajak jalan-jalan keliling Jogja sampai Temanggung selama 3 hari.

Kesimpulannya, pemuatan paid review di blog ini adalah win-win solution bagi saya dan pembaca. Saya memperoleh keuntungan secara finansial, pembaca sekalian memperoleh contoh paid review yang dibutuhkan. Untuk kepentingan tersebut, maka judul blog inipun saya ganti dari 'Segalanya tentang SponsoredReviews' menjadi 'Write and Earn, That's What I'm Doing Online'. Soalnya advertiser kan gak mau lihat kata 'sponsored review' ataupun 'paid review', jadi supaya tidak timbul salah paham ya saya ganti saja. Anda keberatan? Tidak masalah. Silakan layangkan saran dan kritik membangun Anda pada saya. I would thank you very much for that.

24 Januari 2008

"Aturan dibuat untuk dilanggar."

Pernah denger kalimat itu? Yup, itu satu kalimat sakti yang sering banget dipakai oleh para pelanggar hukum alias orang-orang jahil. Mereka paling tidak suka diatur. Mereka hanya mau mengatur diri mereka sendiri dengan aturan yang mereka buat sendiri. Mmmh, kacau juga ya kalau semua orang punya prinsip seperti itu.

Btw, barusan saya menjadi bagian dari para orang usil yang suka nabrak aturan itu. Ceritanya begini. Semenjak memulai blog ini awal tahun lalu, saya banyak nerima email dari mana-mana yang menanyakan hal-hal lebih detil mengenai SponsoredReviews. Beberapa bahkan ada yang dari negeri jiran; Malaysia dan Brunei Darussalam. Nah, pertanyaan yang paling sering diutarakan oleh mereka adalah: blog harus berumur 3 bulan ya? Berhubung aturan di SponsoredReviews tertulis begitu, ya tentu saja saya jawab saja iya.

Eh, tadi koq saya iseng punya pikiran jahil. Blog ini meskipun baru berumur 2 mingguan, tapi pengunjungnya dah lumayan banget. Saya sendiri sampe geleng-geleng kepala dibuatnya. Berdasarkan keyakinan kalau faktor penentu diterimanya sebuah blog bukan cuma umurnya, tapi juga jumlah kunjungannya, maka saya nekat coba-coba daftarkan blog ini ke SponsoredReviews. Sempet deg-degan juga sih, apalagi tadi pake error segala. Sebel banget deh. Tunggu punya tunggu... JRENG! Ternyata berhasil diterima. Asyik, berarti job-job yang dulu pernah di-reject sama advertiser ada peluang untuk bisa diambil lagi nih. Wesss, langsung deh sapu bersih semua opportunity yang ada. Rakus banget ya?

Nah, dari pengalaman ini sebenarnya ada dua hal pokok yang menentukan diterima-tidaknya blog kita di SponsoredReviews. Faktor pertama adalah umur minimal, tapi syarat ini bisa mentah jika jumlah kunjungan blog tersebut sangat bagus. Hanya saja ini baru asumsi saya saja lho. Soalnya semua blog yang saya daftarkan di SponsoredReviews dan keterima tidak ada yang berumur sampai 3 bulan. Padahal jelas-jelas aturan atau ToS-nya SponsoredReviews menyatakan kalau blog yang didaftarkan harus berumur minimal 3 bulan. Nah lho! Saya rasa satu-satunya keunggulan blog-blog yang saya daftarkan tersebut adalah jumlah kunjungannya yang lumayan banyak untuk ukuran sebuah blog baru.

Bagaimana dengan Anda? Berani mencoba?

"Aturan dibuat untuk dilanggar."

Pernah denger kalimat itu? Yup, itu satu kalimat sakti yang sering banget dipakai oleh para pelanggar hukum alias orang-orang jahil. Mereka paling tidak suka diatur. Mereka hanya mau mengatur diri mereka sendiri dengan aturan yang mereka buat sendiri. Mmmh, kacau juga ya kalau semua orang punya prinsip seperti itu.

Btw, barusan saya menjadi bagian dari para orang usil yang suka nabrak aturan itu. Ceritanya begini. Semenjak memulai blog ini awal tahun lalu, saya banyak nerima email dari mana-mana yang menanyakan hal-hal lebih detil mengenai SponsoredReviews. Beberapa bahkan ada yang dari negeri jiran; Malaysia dan Brunei Darussalam. Nah, pertanyaan yang paling sering diutarakan oleh mereka adalah: blog harus berumur 3 bulan ya? Berhubung aturan di SponsoredReviews tertulis begitu, ya tentu saja saya jawab saja iya.

Eh, tadi koq saya iseng punya pikiran jahil. Blog ini meskipun baru berumur 2 mingguan, tapi pengunjungnya dah lumayan banget. Saya sendiri sampe geleng-geleng kepala dibuatnya. Berdasarkan keyakinan kalau faktor penentu diterimanya sebuah blog bukan cuma umurnya, tapi juga jumlah kunjungannya, maka saya nekat coba-coba daftarkan blog ini ke SponsoredReviews. Sempet deg-degan juga sih, apalagi tadi pake error segala. Sebel banget deh. Tunggu punya tunggu... JRENG! Ternyata berhasil diterima. Asyik, berarti job-job yang dulu pernah di-reject sama advertiser ada peluang untuk bisa diambil lagi nih. Wesss, langsung deh sapu bersih semua opportunity yang ada. Rakus banget ya?

Nah, dari pengalaman ini sebenarnya ada dua hal pokok yang menentukan diterima-tidaknya blog kita di SponsoredReviews. Faktor pertama adalah umur minimal, tapi syarat ini bisa mentah jika jumlah kunjungan blog tersebut sangat bagus. Hanya saja ini baru asumsi saya saja lho. Soalnya semua blog yang saya daftarkan di SponsoredReviews dan keterima tidak ada yang berumur sampai 3 bulan. Padahal jelas-jelas aturan atau ToS-nya SponsoredReviews menyatakan kalau blog yang didaftarkan harus berumur minimal 3 bulan. Nah lho! Saya rasa satu-satunya keunggulan blog-blog yang saya daftarkan tersebut adalah jumlah kunjungannya yang lumayan banyak untuk ukuran sebuah blog baru.

Bagaimana dengan Anda? Berani mencoba?

22 Januari 2008

Awalnya saya tidak ada niatan untuk posting hari ini. Habisnya job di SponsoredReviews lagi kosong, jadi ya sedikit bete deh. Eh, pas buka mailbox koq ternyata ada task dari Blogvertise. Mmm, rupanya surat sakti yang saya kirimkan 2-3 hari lalu manjur juga memancing minat advertiser di Blogvertise. Alhamdulillah, ini berarti rejeki saya. Mana payout-nya lumayan gede lagi bagi saya, $8. Padahal task pertama saya di Blogvertise cuma dihargai $2. Sampai sekarang, ini menjadi nilai payout terbesar yang pernah saya terima sebagai member program paid review.

Lho, bukankah di SponsoredReviews pernah dapat $10/review? Benar, tapi bersihnya saya cuma menerima $6.5 karena yang $3.5 adalah bagian SponsoredReviews sebagai broker. Jadi, pembagian komisinya adalah 65:35. Tinggi? Memang termasuk tinggi juga potongannya. Tapi bila dibandingkan ReviewMe yang memotong 50% jelas SponsoredReviews masih terbilang rendah. Nah, beda lagi dengan Blogvertise yang memberikan payout bersih tanpa potongan pada membernya. Yah, masing-masing kan ada kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri toh?

Task dari Blogvertise ini boleh dibilang merupakan buah dari kengototan saya meminta task ke mereka. Ceritanya begini. Waktu pertama kali di-approve awal Desember lalu, saya menerima 2 task bernilai $2. Itulah task pertama saya di jagat paid review. Eh, setelah dua task tersebut saya selesaikan dan dinyatakan approved by admin koq saya tidak pernah dapat task lagi. Karena penasaran sayapun mengontak Blogvertise via email. Intinya saya minta diberi task karena sudah lama tidak mendapat task. Secara halus Blogvertise melalui CS-nya yang bernama Cheryl menjawab kalau saya harus bersabar dulu. Alasan kenapa saya tidak pernah mendapat task lagi tidak diberitahu. Ya sudah, orang sabar disayang Tuhan tho?

Nah, momen itu datang saat blog travel saya, Jogja-Inside, tiba-tiba mendapat berkah PR 3. Hmmm, tanpa banyak cing-cong lagi langsung saja saya layangkan email lagi ke Blogvertise untuk mengabarkan hal tersebut seraya menyatakan keinginan saya untuk meminta task. Cheryl (duh, jadi penasaran gimana sih orang yang bernama Cheryl ini :p) kembali menjawab kalau Blogvertise akan segera mengupdate data blog saya di sistem mereka. Tapi saya harus tetap sabar menunggu sampai ada advertiser yang bersedia memakai jasa saya. Oke, saya senang koq jadi orang yang disayang Tuhan. :D

Buahnya ternyata saya petik hari ini. Blogvertise memberikan task sekaligus memecahkan rekor payout tertinggi yang pernah saya terima. Berarti dua kali Blogvertise menorehkan sejarah dalam pengalaman paid review saya. Pertama, task paid review pertama saya terima dari Blogvertise. Kedua, payout bersih tertinggi saya terima juga dari Blogvertise. Mudah-mudahan ini jadi pertanda baik bagi kelangsungan saya di program paid review ini. Amin.

Semoga Anda dapat mengambil manfaat dari pengalaman tersebut.
Belum bergabung dengan Blogvertise? Klik di sini untuk mendaftar.

Awalnya saya tidak ada niatan untuk posting hari ini. Habisnya job di SponsoredReviews lagi kosong, jadi ya sedikit bete deh. Eh, pas buka mailbox koq ternyata ada task dari Blogvertise. Mmm, rupanya surat sakti yang saya kirimkan 2-3 hari lalu manjur juga memancing minat advertiser di Blogvertise. Alhamdulillah, ini berarti rejeki saya. Mana payout-nya lumayan gede lagi bagi saya, $8. Padahal task pertama saya di Blogvertise cuma dihargai $2. Sampai sekarang, ini menjadi nilai payout terbesar yang pernah saya terima sebagai member program paid review.

Lho, bukankah di SponsoredReviews pernah dapat $10/review? Benar, tapi bersihnya saya cuma menerima $6.5 karena yang $3.5 adalah bagian SponsoredReviews sebagai broker. Jadi, pembagian komisinya adalah 65:35. Tinggi? Memang termasuk tinggi juga potongannya. Tapi bila dibandingkan ReviewMe yang memotong 50% jelas SponsoredReviews masih terbilang rendah. Nah, beda lagi dengan Blogvertise yang memberikan payout bersih tanpa potongan pada membernya. Yah, masing-masing kan ada kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri toh?

Task dari Blogvertise ini boleh dibilang merupakan buah dari kengototan saya meminta task ke mereka. Ceritanya begini. Waktu pertama kali di-approve awal Desember lalu, saya menerima 2 task bernilai $2. Itulah task pertama saya di jagat paid review. Eh, setelah dua task tersebut saya selesaikan dan dinyatakan approved by admin koq saya tidak pernah dapat task lagi. Karena penasaran sayapun mengontak Blogvertise via email. Intinya saya minta diberi task karena sudah lama tidak mendapat task. Secara halus Blogvertise melalui CS-nya yang bernama Cheryl menjawab kalau saya harus bersabar dulu. Alasan kenapa saya tidak pernah mendapat task lagi tidak diberitahu. Ya sudah, orang sabar disayang Tuhan tho?

Nah, momen itu datang saat blog travel saya, Jogja-Inside, tiba-tiba mendapat berkah PR 3. Hmmm, tanpa banyak cing-cong lagi langsung saja saya layangkan email lagi ke Blogvertise untuk mengabarkan hal tersebut seraya menyatakan keinginan saya untuk meminta task. Cheryl (duh, jadi penasaran gimana sih orang yang bernama Cheryl ini :p) kembali menjawab kalau Blogvertise akan segera mengupdate data blog saya di sistem mereka. Tapi saya harus tetap sabar menunggu sampai ada advertiser yang bersedia memakai jasa saya. Oke, saya senang koq jadi orang yang disayang Tuhan. :D

Buahnya ternyata saya petik hari ini. Blogvertise memberikan task sekaligus memecahkan rekor payout tertinggi yang pernah saya terima. Berarti dua kali Blogvertise menorehkan sejarah dalam pengalaman paid review saya. Pertama, task paid review pertama saya terima dari Blogvertise. Kedua, payout bersih tertinggi saya terima juga dari Blogvertise. Mudah-mudahan ini jadi pertanda baik bagi kelangsungan saya di program paid review ini. Amin.

Semoga Anda dapat mengambil manfaat dari pengalaman tersebut.
Belum bergabung dengan Blogvertise? Klik di sini untuk mendaftar.

21 Januari 2008

Wah, kemarin saya membuat satu kesalahan fatal saat menjawab pertanyaan Kang Bawor. Beliau bertanya apakah blog berbahasa selain Inggris bisa didaftarkan ke SponsoredReviews. Saya, dengan super pede, menjawab 'Gak boleh!'. Saya tambahin pula kalo prosentase bahasa Inggris dan bahasa lain di blog haruslah 80-20. Eh, barusan baca-baca petunjuk di situs SponsoredReviews ternyata gak ada tuh yang membenarkan jawaban saya pada Kang Bawor itu. Duh, sori ya, Kang. :D

Oke, sebagai penebus kesalahan tersebut, berikut saya sajikan informasi mengenai persyaratan blog yang boleh didaftarkan ke SponsoredReviews. Supaya gak ada informasi yang ngaco lagi, maka langkah amannya saya terjemahkan saja dari situsnya si 'Bos' ini. Gpp kan? Nah, yang saya terjemahkan berikut adalah requirements yang ada di halaman Manage Blog==>Add New Blog. Kurang lebih begini terjemahan bebasnya (dengan cara saya tentu saja):

  • Persyaratan pertama adalah, jangan sekali-kali mendaftarkan blog yang tidak sesuai dengan kriteria yang telah dietapkan. Account member dapat di-suspend jika melakukan hal tersebut.

  • Blog Anda haruslah memiliki paling tidak 10 posting nonkomersil dan masing-masing adalah unique content dengan minimal 200 kata.

  • Blog Anda haruslah berumur paling tidak 3 bulan.

  • Blog Anda haruslah memiliki rasio paling tidak 2:1 antara nonkomersil dan komersil posting. Maksud komersil di sini adalah content erbayar alias paid review. Jadi, Anda boleh menggabungkan paid review SponsoredReviews dengan program lain, tapi rasio antara paid review dengan yang non-paid paling tidak 1:2.

  • URL yang didaftarkan/di-submit adalah homepage blog. Paling tidak 50 kata dan satu link harus ada di URL tersebut untuk setiap paid review yang dibuat pada saat pertama kali diposting. (Bingung ya? Sama dong.)

  • Jika blog bukanlah homepage situs, harus ada link menuju ke blog tersebut pada homepage situs.

  • Blog yang didaftarkan haruslah milik Anda sendiri. Free-for-all (FFA) atau blog komunitas tidak dapat diterima. Blog gratisan seperti blogspot (juga seperti blog ini :p) dapat diterima.

  • Blog yang didaftarkan bukanlah automated blog alias dibuat dengan software otomatis serta bukan blog yang dibangun semata-mata untuk tujuan meningkatkan traffic.

  • Blog yang tidak berbahasa Inggris dapat diterima, dengan syarat menjelaskan bahasa utama yang dipakai pada judul blog. Contohnya, "Blogecko - Indonesian" atau "Sambungroso - Javanese". Meski begitu, review tetaplah harus ditulis dalam bahasa Inggris, kecuali diminta lain oleh advertiser.

  • Blog yang sepi pengunjung alias traffic-nya rendah akan ditolak.
Nah, itulah syarat-syarat yang harus dipenuhi sebuah blog sebelum didaftarkan ke SponsoredReviews. Mau nyoba main kadal-kadalan? Boleh, tapi sistem SponsoredReviews akan secara otomatis menolak blog yang tidak memenuhi kriteria tersebut di atas. Ngeyel? Coba aja sendiri. Semoga sukses anyway...

Belum gabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk langsung bergabung.

Wah, kemarin saya membuat satu kesalahan fatal saat menjawab pertanyaan Kang Bawor. Beliau bertanya apakah blog berbahasa selain Inggris bisa didaftarkan ke SponsoredReviews. Saya, dengan super pede, menjawab 'Gak boleh!'. Saya tambahin pula kalo prosentase bahasa Inggris dan bahasa lain di blog haruslah 80-20. Eh, barusan baca-baca petunjuk di situs SponsoredReviews ternyata gak ada tuh yang membenarkan jawaban saya pada Kang Bawor itu. Duh, sori ya, Kang. :D

Oke, sebagai penebus kesalahan tersebut, berikut saya sajikan informasi mengenai persyaratan blog yang boleh didaftarkan ke SponsoredReviews. Supaya gak ada informasi yang ngaco lagi, maka langkah amannya saya terjemahkan saja dari situsnya si 'Bos' ini. Gpp kan? Nah, yang saya terjemahkan berikut adalah requirements yang ada di halaman Manage Blog==>Add New Blog. Kurang lebih begini terjemahan bebasnya (dengan cara saya tentu saja):

  • Persyaratan pertama adalah, jangan sekali-kali mendaftarkan blog yang tidak sesuai dengan kriteria yang telah dietapkan. Account member dapat di-suspend jika melakukan hal tersebut.

  • Blog Anda haruslah memiliki paling tidak 10 posting nonkomersil dan masing-masing adalah unique content dengan minimal 200 kata.

  • Blog Anda haruslah berumur paling tidak 3 bulan.

  • Blog Anda haruslah memiliki rasio paling tidak 2:1 antara nonkomersil dan komersil posting. Maksud komersil di sini adalah content erbayar alias paid review. Jadi, Anda boleh menggabungkan paid review SponsoredReviews dengan program lain, tapi rasio antara paid review dengan yang non-paid paling tidak 1:2.

  • URL yang didaftarkan/di-submit adalah homepage blog. Paling tidak 50 kata dan satu link harus ada di URL tersebut untuk setiap paid review yang dibuat pada saat pertama kali diposting. (Bingung ya? Sama dong.)

  • Jika blog bukanlah homepage situs, harus ada link menuju ke blog tersebut pada homepage situs.

  • Blog yang didaftarkan haruslah milik Anda sendiri. Free-for-all (FFA) atau blog komunitas tidak dapat diterima. Blog gratisan seperti blogspot (juga seperti blog ini :p) dapat diterima.

  • Blog yang didaftarkan bukanlah automated blog alias dibuat dengan software otomatis serta bukan blog yang dibangun semata-mata untuk tujuan meningkatkan traffic.

  • Blog yang tidak berbahasa Inggris dapat diterima, dengan syarat menjelaskan bahasa utama yang dipakai pada judul blog. Contohnya, "Blogecko - Indonesian" atau "Sambungroso - Javanese". Meski begitu, review tetaplah harus ditulis dalam bahasa Inggris, kecuali diminta lain oleh advertiser.

  • Blog yang sepi pengunjung alias traffic-nya rendah akan ditolak.
Nah, itulah syarat-syarat yang harus dipenuhi sebuah blog sebelum didaftarkan ke SponsoredReviews. Mau nyoba main kadal-kadalan? Boleh, tapi sistem SponsoredReviews akan secara otomatis menolak blog yang tidak memenuhi kriteria tersebut di atas. Ngeyel? Coba aja sendiri. Semoga sukses anyway...

Belum gabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk langsung bergabung.

20 Januari 2008

Hai, semua. Sejak pertama kali meluncurkan blog ini, banyak respon berdatangan ke saya. Baik lewat tag box, comment box dan juga email. Bahkan ada yang sampe ninggalin nomer HP segala lho. :) Pertanyaan yang diajukan kebanyakan mengenai teknis menjalankan kerjasama dengan SponsoredReviews dan tetek-bengek lainnya. Terima kasih banyak atas atensi Anda semua. Semoga saja SponsoredReviews dapat menjadi alternatif sumber penghasilan yang menjanjikan di masa serba sulit seperti sekarang. Amin.

Oke, sekarang kita membahas tentang proses bidding atau lelang alias mencari sebuah opportunity review di SponsoredReviews. Supaya lebih valid dan relevan, berikut saya tampilkan terjemahan bebas dari situs SponsoredReviews mengenai hal tersebut dengan beberapa keterangan tambahan dari saya.

Setelah memasukkan blog Anda ke dalam sistem SponsoredReviews dan di-approve, Anda dapat memulai bidding (lelang) pada daftar opportunity yang tersedia. Perlu dicatat bahwa tidak penting sama sekali bagi Anda untuk melakukan bidding pada sebuah opportunity hanya dengan tujuan menghasilkan uang. Advertiser alias pemasang iklan juga akan mencari blog yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan melalui blog directory yang dimiliki oleh SponsoredReviews dan membayar sebuah review langsung kepada Anda. Tapi tentu saja Anda akan menghasilkan lebih banyak uang jika Anda proaktif dalam mencari dan melakukan bidding pada opportunity.

SponsoredReviews sangat merekomendasikan Anda untuk pertama-tama memperhatikan relevansi blog dengan opportunity yang ditawarkan. Advertiser lebih suka menerima tawaran dari blog yang relevan. Apabila Anda mau menurunkan harga penawaran di bawah harga umum yang ditawarkan advertiser, peluang Anda untuk diterima akan semakin besar. Misalnya advertiser menawarkan harga antara $10-50. Kemungkinan Anda untuk diterima akan lebih besar jika Anda mau memberikan harga $11, $12 atau paling tinggi $15 ketimbang menawarkan harga $20 atau di atasnya. Sistem SponsoredReviews akan menunjukkan perbedaan antara harga yang kita minta dengan harga penawaran umum kepada advertiser. Jadi, jika harga Anda dianggap 'bagus', opportunity tersebut akan menjadi milik Anda.

Jika Anda menemukan sebuah opportunity yang ingin Anda tulis reviewnya, Anda dapat melakukan penawaran dengan cara mengklik nama opportunity tersebut. Lalu muncullah sebuah halaman baru yang memperlihatkan detil opportunity tersebut. Harga penawaran dapat Anda ajukan dengan menuliskannya pada kotak kecil di samping kanan halaman. Anda hanya dapat melakukan penawaran jika harga blog Anda (yang telah ditentukan berdasarkan saran SponsoredReviews pada saat pertama kali mendaftarkan blog) sesuai dengan harga minimum yang diminta advertiser. Dan harga tawaran Anda tidak boleh lebih tinggi dari harga blog Anda.

Begitu penawaran Anda dimasukkan ke dalam sistem untuk disampaikan pada advertiser, keputusan untuk menerima, menawar balik atau menolak berada sepenuhnya di tangan advertiser. Jika penawaran Anda diterima, Anda akan menerima email pemberitahuan dari SponsoredReviews dan memiliki waktu selama 7 hari untuk menyelesaikan reviewnya. Kadangkala advertiser melakukan penawaran balik dengan harga lebih rendah dari yang Anda minta. Dalam kasus ini Anda dapat langsung menerima tawaran tersebut (dengan catatan persenan yang akan Anda terima lebih rendah), melakukan penawaran balik lagi dengan harga lebih tinggi dari penawaran advertiser sebelumnya, atau bahkan menolaknya (berani nggak? :p). Nah, jika advertiser menolak penawaran Anda, secara otomatis semua proses bidding selesai. Anda tidak dapat melakukan penawaran untuk kedua kalinya pada bidding yang telah ditolak advertiser dengan blog yang sama.

Beberapa advertiser akan langsung memberi keputusan terhadap penawaran Anda hanya dalam hitungan jam. Namun banyak juga yang memerlukan waktu lama sebelum memberikan keputusan. Karena itu pastikan tawaran Anda mencolok sehingga lebih menarik di mata advertiser. Sebagai tambahan, Anda akan lebih diperhatikan jika tema blog Anda sesuai dengan opportunity yang ditawarkan advertiser. Lalu harga adalah faktor kedua yang tak kalah penting. Sebuah ujar-ujar yang cocok dengan masalah harga ini adalah, "a half of something is better than a full of nothing". Ya, rasanya lebih baik menerima setengah harga tapi ada review yang bisa digarap daripada mengharapkan harga penuh tapi kemudian ditolak. Setuju?

Semoga bermanfaat.
Belum bergabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk langsung bergabung.

Hai, semua. Sejak pertama kali meluncurkan blog ini, banyak respon berdatangan ke saya. Baik lewat tag box, comment box dan juga email. Bahkan ada yang sampe ninggalin nomer HP segala lho. :) Pertanyaan yang diajukan kebanyakan mengenai teknis menjalankan kerjasama dengan SponsoredReviews dan tetek-bengek lainnya. Terima kasih banyak atas atensi Anda semua. Semoga saja SponsoredReviews dapat menjadi alternatif sumber penghasilan yang menjanjikan di masa serba sulit seperti sekarang. Amin.

Oke, sekarang kita membahas tentang proses bidding atau lelang alias mencari sebuah opportunity review di SponsoredReviews. Supaya lebih valid dan relevan, berikut saya tampilkan terjemahan bebas dari situs SponsoredReviews mengenai hal tersebut dengan beberapa keterangan tambahan dari saya.

Setelah memasukkan blog Anda ke dalam sistem SponsoredReviews dan di-approve, Anda dapat memulai bidding (lelang) pada daftar opportunity yang tersedia. Perlu dicatat bahwa tidak penting sama sekali bagi Anda untuk melakukan bidding pada sebuah opportunity hanya dengan tujuan menghasilkan uang. Advertiser alias pemasang iklan juga akan mencari blog yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan melalui blog directory yang dimiliki oleh SponsoredReviews dan membayar sebuah review langsung kepada Anda. Tapi tentu saja Anda akan menghasilkan lebih banyak uang jika Anda proaktif dalam mencari dan melakukan bidding pada opportunity.

SponsoredReviews sangat merekomendasikan Anda untuk pertama-tama memperhatikan relevansi blog dengan opportunity yang ditawarkan. Advertiser lebih suka menerima tawaran dari blog yang relevan. Apabila Anda mau menurunkan harga penawaran di bawah harga umum yang ditawarkan advertiser, peluang Anda untuk diterima akan semakin besar. Misalnya advertiser menawarkan harga antara $10-50. Kemungkinan Anda untuk diterima akan lebih besar jika Anda mau memberikan harga $11, $12 atau paling tinggi $15 ketimbang menawarkan harga $20 atau di atasnya. Sistem SponsoredReviews akan menunjukkan perbedaan antara harga yang kita minta dengan harga penawaran umum kepada advertiser. Jadi, jika harga Anda dianggap 'bagus', opportunity tersebut akan menjadi milik Anda.

Jika Anda menemukan sebuah opportunity yang ingin Anda tulis reviewnya, Anda dapat melakukan penawaran dengan cara mengklik nama opportunity tersebut. Lalu muncullah sebuah halaman baru yang memperlihatkan detil opportunity tersebut. Harga penawaran dapat Anda ajukan dengan menuliskannya pada kotak kecil di samping kanan halaman. Anda hanya dapat melakukan penawaran jika harga blog Anda (yang telah ditentukan berdasarkan saran SponsoredReviews pada saat pertama kali mendaftarkan blog) sesuai dengan harga minimum yang diminta advertiser. Dan harga tawaran Anda tidak boleh lebih tinggi dari harga blog Anda.

Begitu penawaran Anda dimasukkan ke dalam sistem untuk disampaikan pada advertiser, keputusan untuk menerima, menawar balik atau menolak berada sepenuhnya di tangan advertiser. Jika penawaran Anda diterima, Anda akan menerima email pemberitahuan dari SponsoredReviews dan memiliki waktu selama 7 hari untuk menyelesaikan reviewnya. Kadangkala advertiser melakukan penawaran balik dengan harga lebih rendah dari yang Anda minta. Dalam kasus ini Anda dapat langsung menerima tawaran tersebut (dengan catatan persenan yang akan Anda terima lebih rendah), melakukan penawaran balik lagi dengan harga lebih tinggi dari penawaran advertiser sebelumnya, atau bahkan menolaknya (berani nggak? :p). Nah, jika advertiser menolak penawaran Anda, secara otomatis semua proses bidding selesai. Anda tidak dapat melakukan penawaran untuk kedua kalinya pada bidding yang telah ditolak advertiser dengan blog yang sama.

Beberapa advertiser akan langsung memberi keputusan terhadap penawaran Anda hanya dalam hitungan jam. Namun banyak juga yang memerlukan waktu lama sebelum memberikan keputusan. Karena itu pastikan tawaran Anda mencolok sehingga lebih menarik di mata advertiser. Sebagai tambahan, Anda akan lebih diperhatikan jika tema blog Anda sesuai dengan opportunity yang ditawarkan advertiser. Lalu harga adalah faktor kedua yang tak kalah penting. Sebuah ujar-ujar yang cocok dengan masalah harga ini adalah, "a half of something is better than a full of nothing". Ya, rasanya lebih baik menerima setengah harga tapi ada review yang bisa digarap daripada mengharapkan harga penuh tapi kemudian ditolak. Setuju?

Semoga bermanfaat.
Belum bergabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk langsung bergabung.

19 Januari 2008

Pfiuuuh, entah ada apa dengan Google Group atau warnet langganan saya, semalaman ini loading-nya luamaaaa banget. Kerjaan yang biasanya kelar kurang dari sejam jadi molor tiga jaman. Tobat! Untung hari ini punya pemasukan lumayan dari SponsoredReviews. :D
Sekarang serius, ah.

Sejak pertama diluncurkan pada pertengahan 2003 lalu, Google AdSense langsung menjadi idola para pemburu dolar di internet. Sudah banyak netter yang sukses meraup ratusan bahkan ribuan dolar per bulan dari program ini, tapi harus diakui kalau jumlah yang gagal jauh lebih banyak. Mereka yang gagal itu adalah para blogger pemula atau semenjana yang buta sama sekali tentang teknik-teknik SEO. Padahal kita tahu kalau peluang earning di Google AdSense berbanding lurus dengan traffic. Semakin padat pengunjung, peluang earning akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya.

Bila Anda termasuk di antara para blogger yang sulit bersaing di Google AdSense (seperti saya :p), sepertinya Anda harus mulai mempertimbangkan program paid review seperti SponsoredReviews. Ini adalah metode online earning yang, boleh dibilang, terbaru dan sedang hot. Caranya memang tak semudah Google AdSense, tapi dolar jauh lebih lancar mengalir di sini. Sebagai contoh, tidak usah jauh-jauh :), saya sendiri yang pernah meraih $12.68 hanya dalam tempo kurang dari sejam.

Paid review, atau ada juga yang menyebutnya paid to review, secara gampang dapat diartikan sebagai review berbayar. Maksudnya, seorang blogger akan dibayar untuk menulis review. Tentu saja review dimaksud berhubungan dengan produk atau jasa tertentu yang sedang dipromosikan. Kalau Anda tahu advertorial di koran atau majalah, paid review persis seperti itu. Anda menulis review suatu produk atau jasa di blog, lalu si pemasar produk atau jasa tersebut akan memberi kompensasi. Setiap review dihargai antara $2-50, tergantung kualitas dan peringkat/PR blog. Semakin tinggi tentu semakin bagus lagi bayarannya. Nah, sudah terbayang kan gimana untungnya?

Bagi blogger pemula, program paid review adalah solusi terbaik untuk menambang dolar di internet. Jika bersama Google AdSense Anda hanya bisa menghasilkan kurang dari $10 sebulan, dengan paid review dolar sebanyak itu bisa diperoleh dalam sejam. Ya, perbedaan mendasar antara Google AdSense dan paid review adalah pada cara Anda menghasilkan dolar. Di Google AdSense penghasilan Anda sangat bergantung pada orang lain, sementara di paid review Anda sendiri yang menentukan berapa penghasilan yang akan Anda raih. Semakin rajin Anda menulis review, semakin menggelembunglah pundi-pundi uang Anda. Mau $10 sehari atau sejam, pilihannya ada di tangan Anda sendiri.

Alasan lain, program paid review tidak bergantung pada traffic. Biarpun blog Anda sepi pengunjung, penghasilan Anda tak akan berpengaruh banyak (dengan catatan blog Anda sudah di-approve tentu saja). Sekali lagi, penghasilan Anda bergantung sepenuhnya pada diri Anda sendiri. Tak ada iklan yang harus diklik pengunjung, tak ada barang yang harus dijual, bahkan tak ada satu banner promosipun yang harus dipasang. Cukup menulis review sepanjang 50-400 kata, maka dolar akan membanjiri Anda. Semakin penasaran? Saya sudah menulis daftar situs paid review di posting sebelumnya. Silakan cek di sini untuk melihatnya.

Semoga bermanfaat.

Pfiuuuh, entah ada apa dengan Google Group atau warnet langganan saya, semalaman ini loading-nya luamaaaa banget. Kerjaan yang biasanya kelar kurang dari sejam jadi molor tiga jaman. Tobat! Untung hari ini punya pemasukan lumayan dari SponsoredReviews. :D
Sekarang serius, ah.

Sejak pertama diluncurkan pada pertengahan 2003 lalu, Google AdSense langsung menjadi idola para pemburu dolar di internet. Sudah banyak netter yang sukses meraup ratusan bahkan ribuan dolar per bulan dari program ini, tapi harus diakui kalau jumlah yang gagal jauh lebih banyak. Mereka yang gagal itu adalah para blogger pemula atau semenjana yang buta sama sekali tentang teknik-teknik SEO. Padahal kita tahu kalau peluang earning di Google AdSense berbanding lurus dengan traffic. Semakin padat pengunjung, peluang earning akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya.

Bila Anda termasuk di antara para blogger yang sulit bersaing di Google AdSense (seperti saya :p), sepertinya Anda harus mulai mempertimbangkan program paid review seperti SponsoredReviews. Ini adalah metode online earning yang, boleh dibilang, terbaru dan sedang hot. Caranya memang tak semudah Google AdSense, tapi dolar jauh lebih lancar mengalir di sini. Sebagai contoh, tidak usah jauh-jauh :), saya sendiri yang pernah meraih $12.68 hanya dalam tempo kurang dari sejam.

Paid review, atau ada juga yang menyebutnya paid to review, secara gampang dapat diartikan sebagai review berbayar. Maksudnya, seorang blogger akan dibayar untuk menulis review. Tentu saja review dimaksud berhubungan dengan produk atau jasa tertentu yang sedang dipromosikan. Kalau Anda tahu advertorial di koran atau majalah, paid review persis seperti itu. Anda menulis review suatu produk atau jasa di blog, lalu si pemasar produk atau jasa tersebut akan memberi kompensasi. Setiap review dihargai antara $2-50, tergantung kualitas dan peringkat/PR blog. Semakin tinggi tentu semakin bagus lagi bayarannya. Nah, sudah terbayang kan gimana untungnya?

Bagi blogger pemula, program paid review adalah solusi terbaik untuk menambang dolar di internet. Jika bersama Google AdSense Anda hanya bisa menghasilkan kurang dari $10 sebulan, dengan paid review dolar sebanyak itu bisa diperoleh dalam sejam. Ya, perbedaan mendasar antara Google AdSense dan paid review adalah pada cara Anda menghasilkan dolar. Di Google AdSense penghasilan Anda sangat bergantung pada orang lain, sementara di paid review Anda sendiri yang menentukan berapa penghasilan yang akan Anda raih. Semakin rajin Anda menulis review, semakin menggelembunglah pundi-pundi uang Anda. Mau $10 sehari atau sejam, pilihannya ada di tangan Anda sendiri.

Alasan lain, program paid review tidak bergantung pada traffic. Biarpun blog Anda sepi pengunjung, penghasilan Anda tak akan berpengaruh banyak (dengan catatan blog Anda sudah di-approve tentu saja). Sekali lagi, penghasilan Anda bergantung sepenuhnya pada diri Anda sendiri. Tak ada iklan yang harus diklik pengunjung, tak ada barang yang harus dijual, bahkan tak ada satu banner promosipun yang harus dipasang. Cukup menulis review sepanjang 50-400 kata, maka dolar akan membanjiri Anda. Semakin penasaran? Saya sudah menulis daftar situs paid review di posting sebelumnya. Silakan cek di sini untuk melihatnya.

Semoga bermanfaat.

17 Januari 2008

Alhamdulillah, setelah menanti dengan penuh deg-degan akhirnya 'gajian' dari SponsoredReviews masuk juga ke rekening PayPal. Bukannya apa-apa, soalnya ini adalah hasil online earning terbanyak yang pernah saya dapatkan sampai saat ini: US$ 69.55. Bagi pemain online earning kelas kakap jumlah tersebut memang kecil, tapi bagi saya sangat besar. Apalagi waktu pencapaiannya juga lumayan cepat, hanya 2 minggu. Kalau mau diekstrak lagi sebenernya cuma 8-9 hari karena selama 2 minggu tersebut saya sempat lama ga dapet job nulis review. Akibatnya target saya tak tercapai deh. :(

Yuup, sejak mulai berniat serius di paid review, saya mencanangkan target paling tidak menghasilkan US$ 100/bulan. Tapi begitu paham celah-celah bermain di SponsoredReviews, saya berani menaikkan target tersebut menjadi US$ 100/periode alias per 2 minggu. Mmm, lumayan muluk sih, tapi nyatanya itu target yang realistis koq. Teman-teman di luar sana yang peringkat situsnya lebih tinggi malah bisa mencapai angka itu hanya dengan menulis 5-6 review saja. John Chow, seorang blogger kelas dunia, bahkan cukup menulis 1-2 review untuk memperoleh US$ 100. Luar biasa bukan? Jadi, target saya tersebut masih terbilang kecil. Tentu saja saya mempunyai impian untuk memperoleh yang jauh lebih besar lagi, tapi itu nanti. Itu target jangka panjang. Untuk sekarang, US$ 100/dua minggu dari SponsoredReviews rasanya sudah cukup.

Mari kita hitung-hitungan. US$ 100/periode alias 2 minggu berarti total US$ 200 sebulan. Dikalikan RP 9000 saja sudah senilai Rp 1,8 juta. Anda bilang kecil? Memang iya. Tapi lihat juga effort-nya yang tidak seberapa. Menulis 1 review tak habis waktu sejam, saya bahkan bisa menyelesaikan 2-3 review dalam waktu sejam. Untuk posting ke blog dan submit ke member area SponsoredReviews sebagai laporan paling lama habis waktu 30 menit. Artinya, Rp 1,8 juta dengan kerja selama 1-2 jam/hari adalah hasil yang patut dipertimbangkan. Kalau Anda mau tahu, seorang karyawan di Jogja ini paling banyak digaji 1 juta/bulan dengan waktu kerja selama 8 jam/hari. Gimana? Rasanya peluang yang ditawarkan SponsoredReviews ini terlalu sayang untuk Anda abaikan. Apalagi kalau Anda hobi ngeblog, hobi nulis dan paham bahasa Inggris. Apalagi kalau Anda (maaf) masih menganggur.

Well, ini bukan masalah materi atau kemewahan. Bagi Anda yang doyan ngenet, adalah sayang kalau Anda hanya menghambur-hamburkan uang untuk biaya ngenet tanpa bisa menghasilkan apa-apa dari kegiatan itu. Bagi saya, setiap mengeluarkan uang maka saya juga harus bisa memperoleh gantinya senilai yang setara. Artinya, kalau saya ngenet 1-2 jam sehari dan habis uang Rp 3-6 ribu, maka saya harus mendapatkan sesuatu yang nilainya paling tidak setara. Kalau nilainya lebih tinggi tentu lebih bagus. Dulu saya ngenet sambil nyari barang gratisan, sering-sering sih majalah atau ebook. Tapi sejak membaca artikel tentang Anne Ahira di sebuah majalah bisnis dan profil seorang affiliate sukses Jogja di Minggu Pagi, saya langsung bersemangat mempelajari online earning. Ya, kalau memang bisa menghasilkan dolar sembari ngenet mengapa tidak dicoba?

Sebagai penutup, di bawah ini screen shot email konfirmasi dari PayPal mengenai pembayaran bonus yang dibayarkan oleh SponsoredReviews ke rekening PayPal saya. Narsis atau pamer? Kalau Anda memandangnya seperti itu saya mohon maaf. Niat saya hanya ingin memotivasi Anda agar tidak menyia-nyiakan peluang berharga seperti ini. Semoga bermanfaat.



Belum bergabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk mendaftar. Sebelumnya Anda harus memiliki account di PayPal. Klik di sini untuk membuat account PayPal. Gratis koq. :D

Alhamdulillah, setelah menanti dengan penuh deg-degan akhirnya 'gajian' dari SponsoredReviews masuk juga ke rekening PayPal. Bukannya apa-apa, soalnya ini adalah hasil online earning terbanyak yang pernah saya dapatkan sampai saat ini: US$ 69.55. Bagi pemain online earning kelas kakap jumlah tersebut memang kecil, tapi bagi saya sangat besar. Apalagi waktu pencapaiannya juga lumayan cepat, hanya 2 minggu. Kalau mau diekstrak lagi sebenernya cuma 8-9 hari karena selama 2 minggu tersebut saya sempat lama ga dapet job nulis review. Akibatnya target saya tak tercapai deh. :(

Yuup, sejak mulai berniat serius di paid review, saya mencanangkan target paling tidak menghasilkan US$ 100/bulan. Tapi begitu paham celah-celah bermain di SponsoredReviews, saya berani menaikkan target tersebut menjadi US$ 100/periode alias per 2 minggu. Mmm, lumayan muluk sih, tapi nyatanya itu target yang realistis koq. Teman-teman di luar sana yang peringkat situsnya lebih tinggi malah bisa mencapai angka itu hanya dengan menulis 5-6 review saja. John Chow, seorang blogger kelas dunia, bahkan cukup menulis 1-2 review untuk memperoleh US$ 100. Luar biasa bukan? Jadi, target saya tersebut masih terbilang kecil. Tentu saja saya mempunyai impian untuk memperoleh yang jauh lebih besar lagi, tapi itu nanti. Itu target jangka panjang. Untuk sekarang, US$ 100/dua minggu dari SponsoredReviews rasanya sudah cukup.

Mari kita hitung-hitungan. US$ 100/periode alias 2 minggu berarti total US$ 200 sebulan. Dikalikan RP 9000 saja sudah senilai Rp 1,8 juta. Anda bilang kecil? Memang iya. Tapi lihat juga effort-nya yang tidak seberapa. Menulis 1 review tak habis waktu sejam, saya bahkan bisa menyelesaikan 2-3 review dalam waktu sejam. Untuk posting ke blog dan submit ke member area SponsoredReviews sebagai laporan paling lama habis waktu 30 menit. Artinya, Rp 1,8 juta dengan kerja selama 1-2 jam/hari adalah hasil yang patut dipertimbangkan. Kalau Anda mau tahu, seorang karyawan di Jogja ini paling banyak digaji 1 juta/bulan dengan waktu kerja selama 8 jam/hari. Gimana? Rasanya peluang yang ditawarkan SponsoredReviews ini terlalu sayang untuk Anda abaikan. Apalagi kalau Anda hobi ngeblog, hobi nulis dan paham bahasa Inggris. Apalagi kalau Anda (maaf) masih menganggur.

Well, ini bukan masalah materi atau kemewahan. Bagi Anda yang doyan ngenet, adalah sayang kalau Anda hanya menghambur-hamburkan uang untuk biaya ngenet tanpa bisa menghasilkan apa-apa dari kegiatan itu. Bagi saya, setiap mengeluarkan uang maka saya juga harus bisa memperoleh gantinya senilai yang setara. Artinya, kalau saya ngenet 1-2 jam sehari dan habis uang Rp 3-6 ribu, maka saya harus mendapatkan sesuatu yang nilainya paling tidak setara. Kalau nilainya lebih tinggi tentu lebih bagus. Dulu saya ngenet sambil nyari barang gratisan, sering-sering sih majalah atau ebook. Tapi sejak membaca artikel tentang Anne Ahira di sebuah majalah bisnis dan profil seorang affiliate sukses Jogja di Minggu Pagi, saya langsung bersemangat mempelajari online earning. Ya, kalau memang bisa menghasilkan dolar sembari ngenet mengapa tidak dicoba?

Sebagai penutup, di bawah ini screen shot email konfirmasi dari PayPal mengenai pembayaran bonus yang dibayarkan oleh SponsoredReviews ke rekening PayPal saya. Narsis atau pamer? Kalau Anda memandangnya seperti itu saya mohon maaf. Niat saya hanya ingin memotivasi Anda agar tidak menyia-nyiakan peluang berharga seperti ini. Semoga bermanfaat.



Belum bergabung dengan SponsoredReviews? Klik di sini untuk mendaftar. Sebelumnya Anda harus memiliki account di PayPal. Klik di sini untuk membuat account PayPal. Gratis koq. :D

16 Januari 2008

Duh, saya sebenarnya lagi deg-degan nunggu payment dari SponsoredReviews yang katanya mau dibayarkan tgl 15 Januari, itu artinya sekarang kalau menurut waktu AS dan malah sudah lewat sehari kalo di sini. Masa sampe sesiang ini (menurut waktu AS) belum juga dibayar. Padahal payment sebelumnya sudah ditransfer ke account PayPal saya sekitar jam 10 pagi (menurut waktu AS). Duh, jadi tambah takut lagi nih. Jangan-jangan.... :(

Oke, daripada bertakut-takut ria mendingan saya sharing satu hal yang saya juga masih tidak bisa mempercayainya. Wuih, serius amat kayanya ya. Apaan tuh..? Kemarin iseng-iseng ngecek blog serius pertama saya yaitu Jogja-Inside. Entah kenapa pada saat itu saya langsung meluncur ke bagian hit counter. Yah, baru 1003 pengunjungnya. Padahal ini blog pertama yang saya bangun khusus untuk Google :p alias orientasinya online earning dengan AdSense. Harus kerja lebih keras lagi nih buat ningkatin traffic-nya. Eit, tiba-tiba mata saya terpatok pada satu button yang selama ini selalu saya abaikan. Mari kita lihat bersama-sama...

Anda lihat angka 3 yang tertera pada button hijau itu? Saya sebelumnya tak pernah menggubris button ini (jadi dulu dipasang buat apa, Mas?), tapi setelah saya pikir-pikir itu kan PageRank (PR) alias rangking yang diberikan Google untuk sebuah situs. Mmm, masa iya sih blog saya itu PR 3? Jujur saja saya tidak percaya rasanya. Lantas saya klik deh button itu. Ternyata dulu saya ngambilnya dari Atoomic.com dan, VOILA! Ternyata beneran PR 3. Busyet dah!

Tapi saya masih belum bisa percaya. Bukan apa-apa, soalnya saya merasa tidak melakukan aksi SEO apa-apa terhadap blog tersebut wong saya juga gak tahu apa itu SEO. Memang saya pernah nulis artikel tentang kiat-kiat meningkatkan traffic di ArticlesBase, tapi kiat yang saya sampaikan di sana awam banget. Sama sekali bukan rujukan teknik seperti memasukkan meta tag, dll. (Lucunya, ternyata ada beberapa blogger yang mengkopi-paste artikel saya tersebut sebagai content blog mereka. Belum tahu dia... :p). Nah, saya kan jadi bingung dibuatnya.

Cari punya cari, akhirnya saya nemu DigPageRank.com. Langsung deh saya cek di sana. dan, JREENG!!! Wuih, angka yang tertera di sana semuanya 3. Berarti beneran nih? Saya sudah mau senang, tapi koq masih belum bisa percaya juga ya? Bukannya tidak mau bersyukur, tapi masa iya blog seumur 2.5 bulan dengan jumlah kunjungan hanya 1000 lebih sedikit plus gak sampe 20 link bisa dapet PR 3 sih? So, kalau ada teman-teman yang bisa membantu saya mengecek PR blog Jogja-Inside saya, please bagi hasilnya di sini ya. Thanks before.

Bermanfaat nggak sih? :p

UPDATE: Ternyata Jogja-Inside saya memang PR3. Atas informasi dari Kang Bawor, sayapun segera meluncur ke CheckPageRank.net untuk ngecek. Dan ternyata hasilnya valid. Yes, finally I can build a PR 3 blog! Thanks God, thanks Google and matur tengkyu Kang Bawor. :D Oya, ini screen shot dari hasil pencarian saya tadi (narsis abissss...).

Duh, saya sebenarnya lagi deg-degan nunggu payment dari SponsoredReviews yang katanya mau dibayarkan tgl 15 Januari, itu artinya sekarang kalau menurut waktu AS dan malah sudah lewat sehari kalo di sini. Masa sampe sesiang ini (menurut waktu AS) belum juga dibayar. Padahal payment sebelumnya sudah ditransfer ke account PayPal saya sekitar jam 10 pagi (menurut waktu AS). Duh, jadi tambah takut lagi nih. Jangan-jangan.... :(

Oke, daripada bertakut-takut ria mendingan saya sharing satu hal yang saya juga masih tidak bisa mempercayainya. Wuih, serius amat kayanya ya. Apaan tuh..? Kemarin iseng-iseng ngecek blog serius pertama saya yaitu Jogja-Inside. Entah kenapa pada saat itu saya langsung meluncur ke bagian hit counter. Yah, baru 1003 pengunjungnya. Padahal ini blog pertama yang saya bangun khusus untuk Google :p alias orientasinya online earning dengan AdSense. Harus kerja lebih keras lagi nih buat ningkatin traffic-nya. Eit, tiba-tiba mata saya terpatok pada satu button yang selama ini selalu saya abaikan. Mari kita lihat bersama-sama...

Anda lihat angka 3 yang tertera pada button hijau itu? Saya sebelumnya tak pernah menggubris button ini (jadi dulu dipasang buat apa, Mas?), tapi setelah saya pikir-pikir itu kan PageRank (PR) alias rangking yang diberikan Google untuk sebuah situs. Mmm, masa iya sih blog saya itu PR 3? Jujur saja saya tidak percaya rasanya. Lantas saya klik deh button itu. Ternyata dulu saya ngambilnya dari Atoomic.com dan, VOILA! Ternyata beneran PR 3. Busyet dah!

Tapi saya masih belum bisa percaya. Bukan apa-apa, soalnya saya merasa tidak melakukan aksi SEO apa-apa terhadap blog tersebut wong saya juga gak tahu apa itu SEO. Memang saya pernah nulis artikel tentang kiat-kiat meningkatkan traffic di ArticlesBase, tapi kiat yang saya sampaikan di sana awam banget. Sama sekali bukan rujukan teknik seperti memasukkan meta tag, dll. (Lucunya, ternyata ada beberapa blogger yang mengkopi-paste artikel saya tersebut sebagai content blog mereka. Belum tahu dia... :p). Nah, saya kan jadi bingung dibuatnya.

Cari punya cari, akhirnya saya nemu DigPageRank.com. Langsung deh saya cek di sana. dan, JREENG!!! Wuih, angka yang tertera di sana semuanya 3. Berarti beneran nih? Saya sudah mau senang, tapi koq masih belum bisa percaya juga ya? Bukannya tidak mau bersyukur, tapi masa iya blog seumur 2.5 bulan dengan jumlah kunjungan hanya 1000 lebih sedikit plus gak sampe 20 link bisa dapet PR 3 sih? So, kalau ada teman-teman yang bisa membantu saya mengecek PR blog Jogja-Inside saya, please bagi hasilnya di sini ya. Thanks before.

Bermanfaat nggak sih? :p

UPDATE: Ternyata Jogja-Inside saya memang PR3. Atas informasi dari Kang Bawor, sayapun segera meluncur ke CheckPageRank.net untuk ngecek. Dan ternyata hasilnya valid. Yes, finally I can build a PR 3 blog! Thanks God, thanks Google and matur tengkyu Kang Bawor. :D Oya, ini screen shot dari hasil pencarian saya tadi (narsis abissss...).

15 Januari 2008

Kemarin saya punya pengalaman menyebalkan dengan SponsoredReviews, tapi menyebalkan dari sisi saya sebagai member. Bagaimana tidak? Setelah 3 hari nganggur alias tidak dapat task, saya coba-coba melakukan penawaran. Lagipula ada beberapa advertiser baru yang belum saya coba dan saya juga punya blog lain yang belum pernah saya ikut-sertakan dalam proses bidding. Coba tebak? Alamak, tawaran saya yang memakai blog lain langsung ditolak menit itu juga. Gila! Sebelumnya penolakan datang paling cepat setelah 24 jam. Lha ini koq gak sampe semenit langsung ditolak.

Memang saya juga salah sih. Salahnya, saya melakukan penawaran pada opportunity yang sudah pernah saya kerjakan dengan blog yang lain. Pikir saya akan berjalan mulus mengingat dalam rule atau TOS yang dikeluarkan SponsoredReviews tidak ada larangan mengenai hal ini. Bahkan SponsoredReviews memperbolehkan membernya untuk melakukan banyak penawaran terhadap satu opportunity, syaratnya blog yang digunakan berbeda. Tapi koq saya ditolak langsung?

Tanpa menunggu lama saya langsung mengontak tim support SponsoredReviews via email. Saya ceritakan pengalaman saya ditolak advertiser tadi sambil menanyakan apakah ada pembatasan terhadap jumlah opportunity yang boleh diambil dalam satu periode (2 minggu/14 hari). Saya juga setengah menuduh SponsoredReviews melakukan sistemisasi/otomatisasi dalam proses bidding dengan mengacu pada pengalaman saya yang ditolak hanya dalam waktu kurang dari semenit. Jawabannya sungguh menggembirakan. Tim support SponsoredReviews mengatakan kalau tidak ada pembatasan terhadap jumlah opportunity, tapi memang ada persentasi antara jumlah opportunity yang bisa didapatkan dengan jumlah tawaran yang dilakukan. Bingung ya dengan penjelasan saya? Nih, baca sendiri email balasan dari SponsoredReviews:

Hi Ecko, We do not limit the number of reviews that you can do. You can expect to get a 5-15% approval rate on your bids depending on how much you are bidding and the quality and relevance of your site. For more information, please refer to this post: Help! Advertisers keep rejecting/ignoring my bids! http://blog.sponsoredreviews.com/?p=44

Regards, Mandy

Sayangnya mengenai bidding otomatis dengan sistem tidak dijawab, jadi saya tetap mempunyai kecurigaan ke arah itu. Lagipula memang kayanya tidak mungkin kalau biddingnya manual oleh manusia. Ini kan era milenium gitu loh... Bagian yang paling menggembirakan, bersamaan dengan balasan tersebut SponsoredReviews juga memberikan 1 job lagi. Harganya juga lumayan, US$ 7 di mana saya bakal dapet bagian US$ 4.55. Yah, lumayanlah untuk tambah-tambah earning periode ini, walaupun target US$ 100 saya masih jauh.

Terakhir, untuk lebih jelas mengenai penawaran yang di-reject terus ini bisa dibaca lebih lengkap di blog resminya SponsoredReviews. Belum gabung di SponsoredReviews? Klik saja di sini untuk mendaftar di bawah referensi saya. Tentu saja ada 'something special' buat Anda yang mau mendaftar di bawah referensi saya. Apa itu? :p

Semoga bermanfaat.

Kemarin saya punya pengalaman menyebalkan dengan SponsoredReviews, tapi menyebalkan dari sisi saya sebagai member. Bagaimana tidak? Setelah 3 hari nganggur alias tidak dapat task, saya coba-coba melakukan penawaran. Lagipula ada beberapa advertiser baru yang belum saya coba dan saya juga punya blog lain yang belum pernah saya ikut-sertakan dalam proses bidding. Coba tebak? Alamak, tawaran saya yang memakai blog lain langsung ditolak menit itu juga. Gila! Sebelumnya penolakan datang paling cepat setelah 24 jam. Lha ini koq gak sampe semenit langsung ditolak.

Memang saya juga salah sih. Salahnya, saya melakukan penawaran pada opportunity yang sudah pernah saya kerjakan dengan blog yang lain. Pikir saya akan berjalan mulus mengingat dalam rule atau TOS yang dikeluarkan SponsoredReviews tidak ada larangan mengenai hal ini. Bahkan SponsoredReviews memperbolehkan membernya untuk melakukan banyak penawaran terhadap satu opportunity, syaratnya blog yang digunakan berbeda. Tapi koq saya ditolak langsung?

Tanpa menunggu lama saya langsung mengontak tim support SponsoredReviews via email. Saya ceritakan pengalaman saya ditolak advertiser tadi sambil menanyakan apakah ada pembatasan terhadap jumlah opportunity yang boleh diambil dalam satu periode (2 minggu/14 hari). Saya juga setengah menuduh SponsoredReviews melakukan sistemisasi/otomatisasi dalam proses bidding dengan mengacu pada pengalaman saya yang ditolak hanya dalam waktu kurang dari semenit. Jawabannya sungguh menggembirakan. Tim support SponsoredReviews mengatakan kalau tidak ada pembatasan terhadap jumlah opportunity, tapi memang ada persentasi antara jumlah opportunity yang bisa didapatkan dengan jumlah tawaran yang dilakukan. Bingung ya dengan penjelasan saya? Nih, baca sendiri email balasan dari SponsoredReviews:

Hi Ecko, We do not limit the number of reviews that you can do. You can expect to get a 5-15% approval rate on your bids depending on how much you are bidding and the quality and relevance of your site. For more information, please refer to this post: Help! Advertisers keep rejecting/ignoring my bids! http://blog.sponsoredreviews.com/?p=44

Regards, Mandy

Sayangnya mengenai bidding otomatis dengan sistem tidak dijawab, jadi saya tetap mempunyai kecurigaan ke arah itu. Lagipula memang kayanya tidak mungkin kalau biddingnya manual oleh manusia. Ini kan era milenium gitu loh... Bagian yang paling menggembirakan, bersamaan dengan balasan tersebut SponsoredReviews juga memberikan 1 job lagi. Harganya juga lumayan, US$ 7 di mana saya bakal dapet bagian US$ 4.55. Yah, lumayanlah untuk tambah-tambah earning periode ini, walaupun target US$ 100 saya masih jauh.

Terakhir, untuk lebih jelas mengenai penawaran yang di-reject terus ini bisa dibaca lebih lengkap di blog resminya SponsoredReviews. Belum gabung di SponsoredReviews? Klik saja di sini untuk mendaftar di bawah referensi saya. Tentu saja ada 'something special' buat Anda yang mau mendaftar di bawah referensi saya. Apa itu? :p

Semoga bermanfaat.

13 Januari 2008

Baru saja saya buka mailbox dan, VOILA! Ada empat email konfirmasi dari ArticlesBase.com yang menyatakan bahwa artikel yang saya kirim dimuat. Pfiuuuh, lega rasanya membaca email itu. Pasalnya beberapa hari sebelumnya mereka menolak dengan alasan sepele: tidak ada paragraph. Lucu ya? Setelah saya edit, dengan cara membuat spasi baru di setiap akhir paragraph, eh akhirnya tembus juga. Seneng? Jelas dong! Apalagi sebelumnya artikel-artikel saya juga diterima di EzineArticles dan Shvoong. Wow, berarti tinggal menunggu hasil dari ArticleCity nih.


Btw, apa sih manfaatnya menulis artikel ke articles directory semacam itu? Banyak. Di antaranya yang paling pokok adalah ngetes grammar. Beberapa artikel saya ditolak EzineArticles karena grammar-nya kacau. Setelah saya perbaiki, saya submit lagi, eh tetep gak masuk juga. Berarti grammar-nya bener-bener kacau tuh. memang saya nulis topik yang kurang saya kuasai, jadi besar kemungkinan faktor itu membuat saya tidak dapat secara tepat meguraikan apa yang saya nyatakan alias editornya bingung karena mbulet. :p

Kedua, artikel-artikel dalam articles directory seperti itu biasanya suka dipake oleh blogger bahkan penerbit newsletter dan e-magazine untuk bahan tulisan mereka. Nah, syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh para pemakai artikel bebas seperti adalah bahwa link yang ada di dalam artikel tidak boleh dihapus ataupun diganti. Link yang dimaksud adalah link situs penyedia artikel dan situs penulis. So, keuntungannya bagi penulis artikel, secara tidak langsung dia sudah menyebar link ke mana-mana saat artikel dikopi dan dipakai blogger ataupun situs lain. Ini tentu akan meningkatkan popularitas blog si penulis.

Ketiga, ini kayaknya ga semua orang deh, numpang beken. Hehehe... Kalo tentang yang ini saya tidak mau berpanjang lebar, takut dikatain narsis. :p Jadi, yang paling mendasar alasannya ya dua di atas itu. Bagi member paid review program seperti SponsoredReviews, menulis artikel di articles directory juga bisa menjadi latihan untuk membuat tulisan yang lebih berbobot lagi. Gitu loooh...

Oke, itu saja untuk yang satu ini. Bagi yang mau berbagi pengalaman, you're welcome here...

Baru saja saya buka mailbox dan, VOILA! Ada empat email konfirmasi dari ArticlesBase.com yang menyatakan bahwa artikel yang saya kirim dimuat. Pfiuuuh, lega rasanya membaca email itu. Pasalnya beberapa hari sebelumnya mereka menolak dengan alasan sepele: tidak ada paragraph. Lucu ya? Setelah saya edit, dengan cara membuat spasi baru di setiap akhir paragraph, eh akhirnya tembus juga. Seneng? Jelas dong! Apalagi sebelumnya artikel-artikel saya juga diterima di EzineArticles dan Shvoong. Wow, berarti tinggal menunggu hasil dari ArticleCity nih.


Btw, apa sih manfaatnya menulis artikel ke articles directory semacam itu? Banyak. Di antaranya yang paling pokok adalah ngetes grammar. Beberapa artikel saya ditolak EzineArticles karena grammar-nya kacau. Setelah saya perbaiki, saya submit lagi, eh tetep gak masuk juga. Berarti grammar-nya bener-bener kacau tuh. memang saya nulis topik yang kurang saya kuasai, jadi besar kemungkinan faktor itu membuat saya tidak dapat secara tepat meguraikan apa yang saya nyatakan alias editornya bingung karena mbulet. :p

Kedua, artikel-artikel dalam articles directory seperti itu biasanya suka dipake oleh blogger bahkan penerbit newsletter dan e-magazine untuk bahan tulisan mereka. Nah, syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh para pemakai artikel bebas seperti adalah bahwa link yang ada di dalam artikel tidak boleh dihapus ataupun diganti. Link yang dimaksud adalah link situs penyedia artikel dan situs penulis. So, keuntungannya bagi penulis artikel, secara tidak langsung dia sudah menyebar link ke mana-mana saat artikel dikopi dan dipakai blogger ataupun situs lain. Ini tentu akan meningkatkan popularitas blog si penulis.

Ketiga, ini kayaknya ga semua orang deh, numpang beken. Hehehe... Kalo tentang yang ini saya tidak mau berpanjang lebar, takut dikatain narsis. :p Jadi, yang paling mendasar alasannya ya dua di atas itu. Bagi member paid review program seperti SponsoredReviews, menulis artikel di articles directory juga bisa menjadi latihan untuk membuat tulisan yang lebih berbobot lagi. Gitu loooh...

Oke, itu saja untuk yang satu ini. Bagi yang mau berbagi pengalaman, you're welcome here...

12 Januari 2008

Dua buah komentar masuk ke posting saya yang menceritakan tentang review seharga US$ 10. Komentar pertama bernada positif, di mana si penulis komentar mengatakan kalau program paid review-nya SponsoredReviews ini bagus dan ia menyatakan berniat join. Sedangkan komentar kedua kebalikannya. Sedikit bernada tak percaya, si pengirim komentar berkata, ‘...kalau hanya dapat 10 dolar, kan cuman Rp 90 ribu doang... sehari, seminggu, atau sebulan...wah kecil banget mas’. Begitulah cuplikan dari komentarnya. Dan ini sangat menggelitik saya untuk mengangkatnya dalam posting kali ini.

Saya tidak bisa menebak-nebak apa arti US$ 10 bagi Anda. Tapi bagi saya pribadi, dihargai US$ 10 untuk menulis sebuah artikel merupakan kebanggaan. Itu artinya kemampuan saya dihargai. Selama ini saya ngeblog hanya untuk ‘gaul’ dengan dunia luas menggantikan chatting yang kebanyakan suka bohong. Di samping itu menulis merupakan hobi saya. Ada gairah tersendiri saat menuangkan kata demi kata ke dalam sebuah tulisan. Dan ada kepuasan tersendiri saat tulisan saya dipublikasikan lalu dibaca oleh orang banyak, apalagi sampai mereka menyukainya.

Saya rela mengeluarkan uang Rp 5-10 ribu sehari untuk meng-update blog dan blogwalking sambil mencari-cari e-book. Saya tidak memikirkan itu. Itulah kenapa saya mencari e-book. Bagi saya keluar uang segitu tidak masalah sepanjang saya merasa puas dan ada semacam penggantinya, yakni e-book itu tadi. Lama-kelamaan saya berpikir, kenapa koq tidak saya mencari uang saja sekalian dari blog? Maka sayapun bergabung dengan Amazon, Google AdSense, Bidvertiser dan beberapa program lainnya. Target saya sederhana. Jika saya setiap hari keluar Rp 5-10 ribu sehari untuk ngenet, maka saya juga harus dapat penghasilan setara dari program-program yang saya ikuti. Tapi ternyata saya belum berhasil mencapai target itu.

Kemudian saya tahu SponsoredReviews. Tanpa pikir panjang lagi saya segera bergabung. Alasannya sederhana saja. Pertama, dengan ikut program paid review saya akan selalu mempunyai bahan untuk ditulis. Kedua, siapa tahu produk atau jasa yang ditawarkan advertiser bermanfaat bagi saya. Ketiga, saya dibayar. Menulis 300 kata tidak sulit bagi saya, dan kalau ada yang mau membayar saya untuk itu kenapa ditolak?

Mari berlogika sederhana. Sehari katakanlah saya habis Rp 10 ribu (minimal 4 jam) untuk ngenet. Dengan harga tawaran paling rendah US$ 5/review saja saya dapat bersih US$ 3.25, dikali Rp 9.000 sama dengan Rp 29.250. Lihat, hanya dengan menulis 1 review seharga US$ 5 saja sehari saya sudah untung Rp 19.250, padahal dalam sehari saya minimal menulis 2 review dan harganyapun mulai naik hingga yang tertinggi US$ 10 per review di mana saya dapat bersih US$ 6.50. Gila, saya tidak tahu apa pendapat Anda, tapi bagi saya ini sangat menguntungkan berdasarkan teori ekonomi paling dasar sekalipun! Lebih menarik lagi, ini mudah dan menyenangkan!

Saya rasa hanya itu komentar dari saya. Jangan lupa meninggalkan pesan atau komentar kapanpun Anda singgah ke halaman ini. Semoga bermanfaat.

Dua buah komentar masuk ke posting saya yang menceritakan tentang review seharga US$ 10. Komentar pertama bernada positif, di mana si penulis komentar mengatakan kalau program paid review-nya SponsoredReviews ini bagus dan ia menyatakan berniat join. Sedangkan komentar kedua kebalikannya. Sedikit bernada tak percaya, si pengirim komentar berkata, ‘...kalau hanya dapat 10 dolar, kan cuman Rp 90 ribu doang... sehari, seminggu, atau sebulan...wah kecil banget mas’. Begitulah cuplikan dari komentarnya. Dan ini sangat menggelitik saya untuk mengangkatnya dalam posting kali ini.

Saya tidak bisa menebak-nebak apa arti US$ 10 bagi Anda. Tapi bagi saya pribadi, dihargai US$ 10 untuk menulis sebuah artikel merupakan kebanggaan. Itu artinya kemampuan saya dihargai. Selama ini saya ngeblog hanya untuk ‘gaul’ dengan dunia luas menggantikan chatting yang kebanyakan suka bohong. Di samping itu menulis merupakan hobi saya. Ada gairah tersendiri saat menuangkan kata demi kata ke dalam sebuah tulisan. Dan ada kepuasan tersendiri saat tulisan saya dipublikasikan lalu dibaca oleh orang banyak, apalagi sampai mereka menyukainya.

Saya rela mengeluarkan uang Rp 5-10 ribu sehari untuk meng-update blog dan blogwalking sambil mencari-cari e-book. Saya tidak memikirkan itu. Itulah kenapa saya mencari e-book. Bagi saya keluar uang segitu tidak masalah sepanjang saya merasa puas dan ada semacam penggantinya, yakni e-book itu tadi. Lama-kelamaan saya berpikir, kenapa koq tidak saya mencari uang saja sekalian dari blog? Maka sayapun bergabung dengan Amazon, Google AdSense, Bidvertiser dan beberapa program lainnya. Target saya sederhana. Jika saya setiap hari keluar Rp 5-10 ribu sehari untuk ngenet, maka saya juga harus dapat penghasilan setara dari program-program yang saya ikuti. Tapi ternyata saya belum berhasil mencapai target itu.

Kemudian saya tahu SponsoredReviews. Tanpa pikir panjang lagi saya segera bergabung. Alasannya sederhana saja. Pertama, dengan ikut program paid review saya akan selalu mempunyai bahan untuk ditulis. Kedua, siapa tahu produk atau jasa yang ditawarkan advertiser bermanfaat bagi saya. Ketiga, saya dibayar. Menulis 300 kata tidak sulit bagi saya, dan kalau ada yang mau membayar saya untuk itu kenapa ditolak?

Mari berlogika sederhana. Sehari katakanlah saya habis Rp 10 ribu (minimal 4 jam) untuk ngenet. Dengan harga tawaran paling rendah US$ 5/review saja saya dapat bersih US$ 3.25, dikali Rp 9.000 sama dengan Rp 29.250. Lihat, hanya dengan menulis 1 review seharga US$ 5 saja sehari saya sudah untung Rp 19.250, padahal dalam sehari saya minimal menulis 2 review dan harganyapun mulai naik hingga yang tertinggi US$ 10 per review di mana saya dapat bersih US$ 6.50. Gila, saya tidak tahu apa pendapat Anda, tapi bagi saya ini sangat menguntungkan berdasarkan teori ekonomi paling dasar sekalipun! Lebih menarik lagi, ini mudah dan menyenangkan!

Saya rasa hanya itu komentar dari saya. Jangan lupa meninggalkan pesan atau komentar kapanpun Anda singgah ke halaman ini. Semoga bermanfaat.

11 Januari 2008

Sambil nunggu proses download buku dari e-Library selesai, saya mo cerita tentang program paid review lain selain SponsoredReviews. Ya, masih banyak situs lain yang menyediakan (atau menyelenggarakan sih?) program paid review. Di sini saya cerita banyak tentang SponsoredReviews karena selama ini hanya di situs inilah saya aktif alias selalu mendapat job dengan peningkatan yang (bagi saya pribadi) sangat luar biasa. Memang kalo dibanding dengan blogger sekelas John Chow saya belum ada apa-apanya. Barusan baca di blognya John Chow, seorang penulis buku meminta dia mereview buku terbaru si penulis. Untuk itu John Chow dibayar US$ 50. Gila! Saya dengan 'kerja' yang sama paling besar baru dapat US$ 6.5/review.

Nah, apa saja sih program lain? Secara sekilas saya jabarkan beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. SponsoredReviews, kelebihannya kita sendiri yang menentukan harga dan memilih advertiser dalam sebuah proses lelang (bidding). Tambahan lagi, setiap hari paling tidak 10 advertiser baru masuk, artinya peluang member untuk mendapat job secara rutin semakin besar. Harganya? Minimal US$ 5/review di mana member memperoleh 65% dari harga tersebut.

2. Blogvertise, ini juga bagus. Hanya saja kita lebih pasif karena hanya menunggu job dari admin. Lagipula prosesnya lebih berbelit, di mana untuk mengetahui apakah sebuah review yang kita tulis diterima atau tidak saja harus menunggu 7 hari tet. Harga juga ditentukan oleh admin, di mana blogger dengan blog pas-pasan (seperti saya juga)dihargai minimal US$ 2 per review.

3. Smorty, untuk blog yang pas-pasan (seperti saya--lagi) ini agak susah ditembus karena persyaratannya harus punya PR minimal 1. Tapi dari situ saya berkesimpulan 'bisa jadi' (ini asumsi lho) kalau sistemnya lebih baik. Sekali ini asumsi karena saya belum pernah terima task karena blog saya bolak-balik ditolak. :) So, kalo ada teman yang punya pengetahuan lebih tentang Smorty, silakan kontak saya agar posting ini bisa diperbaiki. Trims...

4. LinkWorth, ini relatif lebih gampang ditembus. Tapi jujur saja saya masih bingung dengan member area dan juga sistemnya. Lagipula sampe sekarang saya belum pernah terima task. jadi, buat teman-teman yang punya pengalaman dengan LinkWorth, ayo berbagi di sini.

5. BuyBlogReviews, menurut saya ini juga bagus. Cuma proses pendaftarannya agak rumit karena menunggu approved-nya saja agak lama. Entah kalau para webmaster/blogger yang punya web/blog lebih bagus dari para blogger kebanyakan (seperti saya).

6. PayPerPost, juga patut dicoba. Saya juga tidak punya pengalaman dengan PayPerPost karena blog saya belum ada yang di-approved, jadi buat teman-teman yang lebih paham, monggo berbagi di sini.

Itu saja yang bisa saya bagikan. Semuanya yang saya ketahui, jadi kalau ada program lain yang belum saya cantumkan, tolong hubungi saya supaya informasi ini dapat diperbaiki lagi. Semoga bermanfaat...

Sambil nunggu proses download buku dari e-Library selesai, saya mo cerita tentang program paid review lain selain SponsoredReviews. Ya, masih banyak situs lain yang menyediakan (atau menyelenggarakan sih?) program paid review. Di sini saya cerita banyak tentang SponsoredReviews karena selama ini hanya di situs inilah saya aktif alias selalu mendapat job dengan peningkatan yang (bagi saya pribadi) sangat luar biasa. Memang kalo dibanding dengan blogger sekelas John Chow saya belum ada apa-apanya. Barusan baca di blognya John Chow, seorang penulis buku meminta dia mereview buku terbaru si penulis. Untuk itu John Chow dibayar US$ 50. Gila! Saya dengan 'kerja' yang sama paling besar baru dapat US$ 6.5/review.

Nah, apa saja sih program lain? Secara sekilas saya jabarkan beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. SponsoredReviews, kelebihannya kita sendiri yang menentukan harga dan memilih advertiser dalam sebuah proses lelang (bidding). Tambahan lagi, setiap hari paling tidak 10 advertiser baru masuk, artinya peluang member untuk mendapat job secara rutin semakin besar. Harganya? Minimal US$ 5/review di mana member memperoleh 65% dari harga tersebut.

2. Blogvertise, ini juga bagus. Hanya saja kita lebih pasif karena hanya menunggu job dari admin. Lagipula prosesnya lebih berbelit, di mana untuk mengetahui apakah sebuah review yang kita tulis diterima atau tidak saja harus menunggu 7 hari tet. Harga juga ditentukan oleh admin, di mana blogger dengan blog pas-pasan (seperti saya juga)dihargai minimal US$ 2 per review.

3. Smorty, untuk blog yang pas-pasan (seperti saya--lagi) ini agak susah ditembus karena persyaratannya harus punya PR minimal 1. Tapi dari situ saya berkesimpulan 'bisa jadi' (ini asumsi lho) kalau sistemnya lebih baik. Sekali ini asumsi karena saya belum pernah terima task karena blog saya bolak-balik ditolak. :) So, kalo ada teman yang punya pengetahuan lebih tentang Smorty, silakan kontak saya agar posting ini bisa diperbaiki. Trims...

4. LinkWorth, ini relatif lebih gampang ditembus. Tapi jujur saja saya masih bingung dengan member area dan juga sistemnya. Lagipula sampe sekarang saya belum pernah terima task. jadi, buat teman-teman yang punya pengalaman dengan LinkWorth, ayo berbagi di sini.

5. BuyBlogReviews, menurut saya ini juga bagus. Cuma proses pendaftarannya agak rumit karena menunggu approved-nya saja agak lama. Entah kalau para webmaster/blogger yang punya web/blog lebih bagus dari para blogger kebanyakan (seperti saya).

6. PayPerPost, juga patut dicoba. Saya juga tidak punya pengalaman dengan PayPerPost karena blog saya belum ada yang di-approved, jadi buat teman-teman yang lebih paham, monggo berbagi di sini.

Itu saja yang bisa saya bagikan. Semuanya yang saya ketahui, jadi kalau ada program lain yang belum saya cantumkan, tolong hubungi saya supaya informasi ini dapat diperbaiki lagi. Semoga bermanfaat...

Duh, kayanya ini bukan hari yang bagus untuk saya. Tadi setelah posting review untuk SponsoredReviews di blog Eko-Sudjarwo, saya login dan mendapati kalo 'Job in Progress'-nya (0) alias belum ada advertiser yang menyetujui tawaran saya. Mmm, kayanya harus istirahat dulu deh setelah hampir seminggu ini 'ngoyo' nulis 3-4 review per hari. Setelah saya pikir-pikir, kayanya ini kesalahan saya deh.

Begini. Pada saat pertama kali di-approved, saya langsung melakukan pelelangan review dengan banyak advertiser. Hasilnya saya menerima banyak order. Nah, kesemua order tersebut langsung saya garap dan diposting hanya sehari sesudah order masuk ke member area, semuanya! Tapi kalo sampe ada 7 ya saya manage antara 3-4 saja per hari. Di sinilah kesalahan saya! Saya terlalu 'ngoyo' menggarap banyak review dalam sehari, padahal tenggang waktu 'due date'-nya cukup lama, setiap review bisa kita selesaikan dalam tempo hingga 7 hari. Jadi, sebenarnya kalo saya sedikit sabar, sekitar seminggu ke depan saya masih bisa terus nulis dan earning hariannya lancar. Tapi karena 'ngoyo' tadi ya begini hasilnya. :)

Maka saran saya bagi Anda, terutama yang baru mempelajari paid review, bila memiliki stok 'task' yang banyak, usahakan untuk memposting maksimal 2 review saja per hari. Ini sudah cukup dan akan menjaga konsistensi earning harian kita. Kalau Anda kebut semua (seperti kebodohan saya), maka Anda akan mengalami nasib seperti saya. Akhirnya nganggur! Padahal, sumpah, nganggur itu sangat tidak enak. Biasanya terima earning US$ 6-10 dan kemudian gak ada earning itu sungguh menyiksa batin!

Satu hal lagi, SponsoredReviews mensyaratkan membernya untuk selalu menjaga rasio antara posting berbayar dan posting tidak berbayar itu 1:3. Itu artinya, untuk setiap 1 review yang kita posting, maka kita juga harus memposting 3 artikel yang bersifat non-komersil. Nah, ini juga alasan penting kenapa sebaiknya kita hanya memposting 1 paid review saja setiap hari. Kita memang bisa saja memposting 3-4 review setiap hari (seperti kebodohan saya--lagi), tapi itu bearti kita juga harus memposting 9-12 artikel lain dalam hari yang sama. Gila! Hal yang paling mungkin ya copy-paste content dari web lain (jadi ketahuan :p).

Oke, ini akan jadi pelajaran bagi saya dan semoga bermanfaat bagi Anda.
Join SponsoredReviews hari ini? Klik di sini.

Duh, kayanya ini bukan hari yang bagus untuk saya. Tadi setelah posting review untuk SponsoredReviews di blog Eko-Sudjarwo, saya login dan mendapati kalo 'Job in Progress'-nya (0) alias belum ada advertiser yang menyetujui tawaran saya. Mmm, kayanya harus istirahat dulu deh setelah hampir seminggu ini 'ngoyo' nulis 3-4 review per hari. Setelah saya pikir-pikir, kayanya ini kesalahan saya deh.

Begini. Pada saat pertama kali di-approved, saya langsung melakukan pelelangan review dengan banyak advertiser. Hasilnya saya menerima banyak order. Nah, kesemua order tersebut langsung saya garap dan diposting hanya sehari sesudah order masuk ke member area, semuanya! Tapi kalo sampe ada 7 ya saya manage antara 3-4 saja per hari. Di sinilah kesalahan saya! Saya terlalu 'ngoyo' menggarap banyak review dalam sehari, padahal tenggang waktu 'due date'-nya cukup lama, setiap review bisa kita selesaikan dalam tempo hingga 7 hari. Jadi, sebenarnya kalo saya sedikit sabar, sekitar seminggu ke depan saya masih bisa terus nulis dan earning hariannya lancar. Tapi karena 'ngoyo' tadi ya begini hasilnya. :)

Maka saran saya bagi Anda, terutama yang baru mempelajari paid review, bila memiliki stok 'task' yang banyak, usahakan untuk memposting maksimal 2 review saja per hari. Ini sudah cukup dan akan menjaga konsistensi earning harian kita. Kalau Anda kebut semua (seperti kebodohan saya), maka Anda akan mengalami nasib seperti saya. Akhirnya nganggur! Padahal, sumpah, nganggur itu sangat tidak enak. Biasanya terima earning US$ 6-10 dan kemudian gak ada earning itu sungguh menyiksa batin!

Satu hal lagi, SponsoredReviews mensyaratkan membernya untuk selalu menjaga rasio antara posting berbayar dan posting tidak berbayar itu 1:3. Itu artinya, untuk setiap 1 review yang kita posting, maka kita juga harus memposting 3 artikel yang bersifat non-komersil. Nah, ini juga alasan penting kenapa sebaiknya kita hanya memposting 1 paid review saja setiap hari. Kita memang bisa saja memposting 3-4 review setiap hari (seperti kebodohan saya--lagi), tapi itu bearti kita juga harus memposting 9-12 artikel lain dalam hari yang sama. Gila! Hal yang paling mungkin ya copy-paste content dari web lain (jadi ketahuan :p).

Oke, ini akan jadi pelajaran bagi saya dan semoga bermanfaat bagi Anda.
Join SponsoredReviews hari ini? Klik di sini.

10 Januari 2008

Alhamdulillah, Allah ternyata mendengar doa saya. Kemarin saya nulis (sekaligus berdoa) semoga gak cuma sekali dapat harga US$ 10/review, ternyata hari ini langsung dijawab dengan sebuah 'task' yang bernilai US$ 10. Lumayan, berarti besok US$ 6.50 sudah di tangan hanya dengan menulis 1 review saja. Hmmm, jadi inget Google AdSense. Gimana ya kabar earning GA saya? Sudah lama banget saya gak ngecek account GA, padahal dulu setiap hari saya liat. Dan saya akan berteriak kecil ketika melihat earning yang masuk. US$ 0.48, US$ 0.12, US$ 0.24, bahkan pernah sehari cuma nambah US$ 0.01. Busyet, koq sama dengan bayaran di program PTC sih? :p

Setelah dapat 'task' beruntun dari SponsoredReviews, saya kelimpungan. Bingung bagi waktu, padahal saya cuma 'menjatahkan' maksimal 5 jam untuk ngenet, kecuali saya bisa melek malam seperti sekarang. Cuma kata Bang Rhoma Irama kan gak baik sering-sering begadang, iya kan? Saya gak tanya kalau bedagang malam kira-kira baik gak ya? :p

Oya, kalau Anda melihat iklan yang saya beri judul 'e-book terbaru', saya tidak menyuruh Anda untuk membeli, tapi US$ 1 bukanlah harga yang pantas untuk report sekelas itu. Bukan, bukan karena report-nya jelek sekali, justru harga US$ 1 itu TERLALU MURAH. Sekedar berbagi, awalnya saya hanya iseng saja membeli e-book tersebut. Biasanya saya cari e-book gratisan, eh begitu liat iklan itu jadi tertarik lalu berkunjung. Begitu tahu harganya cuma US$ 1, saya coba-coba transaksi. Maksudnya sih cuma ingin ngetes account PayPal dan pengen tahu gimana rasanya bertransaksi online. Eh, begitu e-booknya saya baca, luar biasa. Alasan yang disampaikan tentang matinya email marketing cukup rasional. Dan yang lebih penting lagi, penulis buku tersebut menawarkan satu kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkan kondisi tersebut. Sekali lagi saya tidak menyuruh Anda membelinya, cuma akan ada manfaatnya kalau Anda membaca report tersebut. Tertarik? Klik di sini untuk membelinya.

Buat sahabat-sahabat muslimin-muslimat, besok adalah 1 Muharom. Mari kita jelang tahun baru dengan introspeksi diri, mengingat apa yang sudah kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya bagi diri sendiri, keluarga, orang lain dan agama. Serta jangan lupa untuk menyusun rencana dan target-target apa yang ingin dicapai setahun mendatang. Oke?

Alhamdulillah, Allah ternyata mendengar doa saya. Kemarin saya nulis (sekaligus berdoa) semoga gak cuma sekali dapat harga US$ 10/review, ternyata hari ini langsung dijawab dengan sebuah 'task' yang bernilai US$ 10. Lumayan, berarti besok US$ 6.50 sudah di tangan hanya dengan menulis 1 review saja. Hmmm, jadi inget Google AdSense. Gimana ya kabar earning GA saya? Sudah lama banget saya gak ngecek account GA, padahal dulu setiap hari saya liat. Dan saya akan berteriak kecil ketika melihat earning yang masuk. US$ 0.48, US$ 0.12, US$ 0.24, bahkan pernah sehari cuma nambah US$ 0.01. Busyet, koq sama dengan bayaran di program PTC sih? :p

Setelah dapat 'task' beruntun dari SponsoredReviews, saya kelimpungan. Bingung bagi waktu, padahal saya cuma 'menjatahkan' maksimal 5 jam untuk ngenet, kecuali saya bisa melek malam seperti sekarang. Cuma kata Bang Rhoma Irama kan gak baik sering-sering begadang, iya kan? Saya gak tanya kalau bedagang malam kira-kira baik gak ya? :p

Oya, kalau Anda melihat iklan yang saya beri judul 'e-book terbaru', saya tidak menyuruh Anda untuk membeli, tapi US$ 1 bukanlah harga yang pantas untuk report sekelas itu. Bukan, bukan karena report-nya jelek sekali, justru harga US$ 1 itu TERLALU MURAH. Sekedar berbagi, awalnya saya hanya iseng saja membeli e-book tersebut. Biasanya saya cari e-book gratisan, eh begitu liat iklan itu jadi tertarik lalu berkunjung. Begitu tahu harganya cuma US$ 1, saya coba-coba transaksi. Maksudnya sih cuma ingin ngetes account PayPal dan pengen tahu gimana rasanya bertransaksi online. Eh, begitu e-booknya saya baca, luar biasa. Alasan yang disampaikan tentang matinya email marketing cukup rasional. Dan yang lebih penting lagi, penulis buku tersebut menawarkan satu kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkan kondisi tersebut. Sekali lagi saya tidak menyuruh Anda membelinya, cuma akan ada manfaatnya kalau Anda membaca report tersebut. Tertarik? Klik di sini untuk membelinya.

Buat sahabat-sahabat muslimin-muslimat, besok adalah 1 Muharom. Mari kita jelang tahun baru dengan introspeksi diri, mengingat apa yang sudah kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya bagi diri sendiri, keluarga, orang lain dan agama. Serta jangan lupa untuk menyusun rencana dan target-target apa yang ingin dicapai setahun mendatang. Oke?

09 Januari 2008

Hai, apa kabar semuanya? Semoga baik dan sehat-sehat. Kembali hari ini saya ingin berbagi pengalaman terbaru dalam menjalankan program paid review di SponsoredReviews. Paid review hanyalah istilah yang saya buat sendiri, karena itu mungkin Anda akan menjumpai perbedaan penggunaan istilah untuk menyebut program seperti ini. It doesn't matter.

Puji syukur kembali saya panjatkan kepada Allah SWT atas pencapaian yang saya raih bersama SponsoredReviews. Bila kemarin saya mengumumkan kalau harga tawaran saya sudah naik dari angka minimal US$ 5 (dengan komisi bersih US$ 3.25 alias 65%-nya), nah kemarin saya dikejutkan dengan satu opportunity yang nilainya mengalahkan rekor sebelumnya. Nilai opportunity tertinggi yang saya dapat sebelumnya adalah US$ 7 per review, itupun setelah terjadi tawar-menawar (kaya di pasar aja). Nah, yang ini tanpa banyak tawar langsung memberi saya US$ 10/review (saya terima bersih US$ 6.5). Gila! Padahal situs yang saya pake untuk mereview tergolong ecek-ecek dan gratisan pula. Tapi namanya rejeki...


US$ 10/review artinya saya bisa mengantongi bersih US$ 6.5, padahal sebelumnya perolehan sebesar itu baru mungkin dicapai dengan menulis 2 review. Yah, jadi lebih ringan deh kerjanya. So, kalo kemarin saya menulis 3 review, kali ini cukup 2 saja. Mudah-mudahan penawaran lain yang bernilai US$ 10 ke atas disetujui juga. Amin. Btw, kapan nih Anda gabung? Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri! Oya, sebelumnya Anda harus membuka account di PayPal dulu. Belum punya? Klik di sini untuk membuka account PayPal Anda. Salam sukses!

Hai, apa kabar semuanya? Semoga baik dan sehat-sehat. Kembali hari ini saya ingin berbagi pengalaman terbaru dalam menjalankan program paid review di SponsoredReviews. Paid review hanyalah istilah yang saya buat sendiri, karena itu mungkin Anda akan menjumpai perbedaan penggunaan istilah untuk menyebut program seperti ini. It doesn't matter.

Puji syukur kembali saya panjatkan kepada Allah SWT atas pencapaian yang saya raih bersama SponsoredReviews. Bila kemarin saya mengumumkan kalau harga tawaran saya sudah naik dari angka minimal US$ 5 (dengan komisi bersih US$ 3.25 alias 65%-nya), nah kemarin saya dikejutkan dengan satu opportunity yang nilainya mengalahkan rekor sebelumnya. Nilai opportunity tertinggi yang saya dapat sebelumnya adalah US$ 7 per review, itupun setelah terjadi tawar-menawar (kaya di pasar aja). Nah, yang ini tanpa banyak tawar langsung memberi saya US$ 10/review (saya terima bersih US$ 6.5). Gila! Padahal situs yang saya pake untuk mereview tergolong ecek-ecek dan gratisan pula. Tapi namanya rejeki...


US$ 10/review artinya saya bisa mengantongi bersih US$ 6.5, padahal sebelumnya perolehan sebesar itu baru mungkin dicapai dengan menulis 2 review. Yah, jadi lebih ringan deh kerjanya. So, kalo kemarin saya menulis 3 review, kali ini cukup 2 saja. Mudah-mudahan penawaran lain yang bernilai US$ 10 ke atas disetujui juga. Amin. Btw, kapan nih Anda gabung? Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri! Oya, sebelumnya Anda harus membuka account di PayPal dulu. Belum punya? Klik di sini untuk membuka account PayPal Anda. Salam sukses!

08 Januari 2008

Ah, leganya setelah selesai memposting review untuk SponsoredReviews di blog Eko-Sudjarwo. Semenjak bergabung dengan SponsoredReviews, inilah kegiatan rutin saya di internet. Bukan cuma blogging, surfing, chatting ato cek email, tapi juga earn dollars! Gila, saya gak pernah menyangka kalau kehalian saya (ahli? Kayanya masih bisa diperdebatkan deh :p) ternyata bisa menghasilkan uang, dalam dolar pula. Tahu sendiri kan kalau bagi orang Indonesia (kebanyakan) berpenghasilan dolar jauh lebih membanggakan ketimbang punya penghasilan rupiah. Padahal kan gak ada bedanya? Orang sama-sama kertas ini.

Btw, saya sudah sejak SD mulai nyoba-nyoba nulis, dan mulai serius di SMA (bersama karib saya Dian Nurdiansyah dan Surya Saputra). Awalnya sih cerpen remaja, baru kemudian mulai bikin-bikin artikel apa aja. Lumayan, beberapa tulisan sempat dimuat di koran Jambi Ekspress, majalah Sahabat Pena, tabloid BOLA (dalam kolom Suara Tiffosi; dapat 3 kaos + 1 jaket gratis karena 'ide' saya masuk kotak berhadiah 4 kali dalam setahun) dan tentu saja majalah Windi dan mading2 yang saya kelola semasa di SMP dan SMA. :p

Waktu itu bagi saya nulis hanya sekedar hobi. Saya menulis hanya agar dapat lebih dikenal saya karena saya gak punya modal lain untuk jadi terkenal. Keluarga saya pas-pasan (bayangkan, keluarga saya baru bisa beli motor sendiri saat saya kuliah), tampang juga pas-pasan, pinter juga tidak wong peringkat selalu di atas 10 besar. Yang saya punya cuma bisa nulis itu, tapi sialnya gak mudah untuk jadi penulis yang diakui di blantika kepenulisan nasional Indonesia. Lalu datanglah blog yang bagi saya adalah wadah yang sangat tepat. Lalu datanglah SponsoredReviews yang memberikan kesempatan emas itu. Well, bisa nulis apa yang kita mau dan dihargai dengan dolar, ini benar-benar gak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Sekarang, walau mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, saya punya 'pekerjaan tetap' di internet bersama SponsoredReviews. US$ 10 per hari sudah bisa dipegang karena saya punya stok task banyak banget yang bisa dijadwal rutin menjadi 3 review per hari. Seperti yang saya tulis sebelumnya, beberapa review harganya sudah naik. Tiga review yang saya tulis hari ini nilainya masing-masing adalah US$ 6, US$ 6.5 dan US$ 7. Dan inilah total earning saya hari ini setelah memposting 3 review itu:

Kemarin totalnya US$ 33.15, sekarang US$ 45.83. Berarti ada penambahan sebesar US$ 12.68. Wow, US$ 12.68 hanya dalam sehari (bahkan tadi prosesnya cuma 1 jam) dengan menulis 3 review pendek! Luar biasa! Gimana? Tertarik bergabung? Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri! Oya, sebelumnya Anda harus membuka account di PayPal dulu. Belum punya? Klik di sini untuk membuka account PayPal Anda. Salam sukses!

Ah, leganya setelah selesai memposting review untuk SponsoredReviews di blog Eko-Sudjarwo. Semenjak bergabung dengan SponsoredReviews, inilah kegiatan rutin saya di internet. Bukan cuma blogging, surfing, chatting ato cek email, tapi juga earn dollars! Gila, saya gak pernah menyangka kalau kehalian saya (ahli? Kayanya masih bisa diperdebatkan deh :p) ternyata bisa menghasilkan uang, dalam dolar pula. Tahu sendiri kan kalau bagi orang Indonesia (kebanyakan) berpenghasilan dolar jauh lebih membanggakan ketimbang punya penghasilan rupiah. Padahal kan gak ada bedanya? Orang sama-sama kertas ini.

Btw, saya sudah sejak SD mulai nyoba-nyoba nulis, dan mulai serius di SMA (bersama karib saya Dian Nurdiansyah dan Surya Saputra). Awalnya sih cerpen remaja, baru kemudian mulai bikin-bikin artikel apa aja. Lumayan, beberapa tulisan sempat dimuat di koran Jambi Ekspress, majalah Sahabat Pena, tabloid BOLA (dalam kolom Suara Tiffosi; dapat 3 kaos + 1 jaket gratis karena 'ide' saya masuk kotak berhadiah 4 kali dalam setahun) dan tentu saja majalah Windi dan mading2 yang saya kelola semasa di SMP dan SMA. :p

Waktu itu bagi saya nulis hanya sekedar hobi. Saya menulis hanya agar dapat lebih dikenal saya karena saya gak punya modal lain untuk jadi terkenal. Keluarga saya pas-pasan (bayangkan, keluarga saya baru bisa beli motor sendiri saat saya kuliah), tampang juga pas-pasan, pinter juga tidak wong peringkat selalu di atas 10 besar. Yang saya punya cuma bisa nulis itu, tapi sialnya gak mudah untuk jadi penulis yang diakui di blantika kepenulisan nasional Indonesia. Lalu datanglah blog yang bagi saya adalah wadah yang sangat tepat. Lalu datanglah SponsoredReviews yang memberikan kesempatan emas itu. Well, bisa nulis apa yang kita mau dan dihargai dengan dolar, ini benar-benar gak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Sekarang, walau mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, saya punya 'pekerjaan tetap' di internet bersama SponsoredReviews. US$ 10 per hari sudah bisa dipegang karena saya punya stok task banyak banget yang bisa dijadwal rutin menjadi 3 review per hari. Seperti yang saya tulis sebelumnya, beberapa review harganya sudah naik. Tiga review yang saya tulis hari ini nilainya masing-masing adalah US$ 6, US$ 6.5 dan US$ 7. Dan inilah total earning saya hari ini setelah memposting 3 review itu:

Kemarin totalnya US$ 33.15, sekarang US$ 45.83. Berarti ada penambahan sebesar US$ 12.68. Wow, US$ 12.68 hanya dalam sehari (bahkan tadi prosesnya cuma 1 jam) dengan menulis 3 review pendek! Luar biasa! Gimana? Tertarik bergabung? Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri! Oya, sebelumnya Anda harus membuka account di PayPal dulu. Belum punya? Klik di sini untuk membuka account PayPal Anda. Salam sukses!

07 Januari 2008

Alhamdulillah, itulah yang harus saya haturkan kepada Allah atas berkahnya ini. Setelah selama ini 'mentok' di harga penawaran US$ 5 per review, kini saya sudah bisa menaikkan harga tawaran saya menjadi maksimal US$ 20/review. Efeknya, beberapa advertiser mulai 'memandang' blog saya dan mau memberi harga tinggi atas penawaran saya. Lumayan, dari hanya US$ 5/ review (dengan bagi hasil 65% = US$ 3.25) kini saya punya review dengan harga US$ 6 (bagi hasilnya US$ 3.90), US$ 6.5 (bagi hasilnya US$ 4.23) dan tertinggi US$ 7 (bagi hasilnya US$ 4.55). Bagi saya ini peningkatan yang luar biasa mengingat saya baru bergabung sekitar 3 minggu dan status approved baru saya terima seminggu yang lalu. Ini earning saya hari ini setelah memposting 3 review ke blog Eko-Sudjarwo;

Lumayan kan? Sekedar perbandingan, saya aktif di Google AdSense semenjak 2 bulan yang lalu. Karena tidak piawai mengoptimalkan search engine (SEO), meskipun content-nya orisinil dan selalu diupdate berkala toh earning-nya cuma US$ 4.5 di bulan pertama (Desember 2007). Di SponsoredReviews, belum ada seminggu tapi earning saya seperti di atas itu. (Itu tidak termasuk US$ 6.5 yang sudah ditransfer ke account PayPal saya). Satu hal yang kemudian saya sadari adalah bahwa skill itu penting untuk mencari uang. Skill saya cuma menulis dan ini gak bisa dijadikan andalan untuk cari kerja kecuali jadi penulis tepat. Syukurlah SponsoredReviews memberi kesempatan itu. Jadi, bagi Anda yang hobi nulis dan bisa bahasa Inggris--meskipun cuma alakadarnya, tunggu apalagi? Hargai skill Anda!

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!

Alhamdulillah, itulah yang harus saya haturkan kepada Allah atas berkahnya ini. Setelah selama ini 'mentok' di harga penawaran US$ 5 per review, kini saya sudah bisa menaikkan harga tawaran saya menjadi maksimal US$ 20/review. Efeknya, beberapa advertiser mulai 'memandang' blog saya dan mau memberi harga tinggi atas penawaran saya. Lumayan, dari hanya US$ 5/ review (dengan bagi hasil 65% = US$ 3.25) kini saya punya review dengan harga US$ 6 (bagi hasilnya US$ 3.90), US$ 6.5 (bagi hasilnya US$ 4.23) dan tertinggi US$ 7 (bagi hasilnya US$ 4.55). Bagi saya ini peningkatan yang luar biasa mengingat saya baru bergabung sekitar 3 minggu dan status approved baru saya terima seminggu yang lalu. Ini earning saya hari ini setelah memposting 3 review ke blog Eko-Sudjarwo;

Lumayan kan? Sekedar perbandingan, saya aktif di Google AdSense semenjak 2 bulan yang lalu. Karena tidak piawai mengoptimalkan search engine (SEO), meskipun content-nya orisinil dan selalu diupdate berkala toh earning-nya cuma US$ 4.5 di bulan pertama (Desember 2007). Di SponsoredReviews, belum ada seminggu tapi earning saya seperti di atas itu. (Itu tidak termasuk US$ 6.5 yang sudah ditransfer ke account PayPal saya). Satu hal yang kemudian saya sadari adalah bahwa skill itu penting untuk mencari uang. Skill saya cuma menulis dan ini gak bisa dijadikan andalan untuk cari kerja kecuali jadi penulis tepat. Syukurlah SponsoredReviews memberi kesempatan itu. Jadi, bagi Anda yang hobi nulis dan bisa bahasa Inggris--meskipun cuma alakadarnya, tunggu apalagi? Hargai skill Anda!

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!

06 Januari 2008

Sebenarnya SponsoredReviews bukanlah situs pay per review pertama yang saya ikuti. Mula-mula saya join LinkWorth, lalu Smorty, Blogvertise, Payperpost, Buyblogreviews, baru deh SponsoredReviews dan terakhir ReviewMe yang kemudian ditolak karena blognya gak memenuhi syarat. Bahasa penolakan mereka halus banget, tapi yang terbaca oleh saya kira-kira mereka ingin mengatakan "sori, blog Anda masih kacangan." Yah, mau gimana lagi? Namanya juga pemula, jadi ya harus mulai dari apa yang ada pada dirinya dulu. Keinginan untuk buat website dengan domain name sendiri sudah ada sejak dulu, tapi budget-nya masih belum ada. :p

Jadi, langsung ke pertanyaan kenapa harus SponsoredReviews? Simpel. Kita ingin sistem yang mudah, bayarannya besar dan lancar. Nah, kesemuanya ini sampai saat ini baru saya rasakan dari SponsoredReviews saja. Jumlah advertiser-nya ternyata lebih dari 1000, ini faktor kuncinya. Kita kan dapat uang kalau nulis review advertiser, nah bagaimana bisa nulis review kalo advertisernya gak ada? Jumlah advertiser yang banyak juga memperbesar kelancaran penghasilan kita. Beberapa hari terakhir saya perhatikan selalu ada penambahan advertiser baru di SponsoredReviews, ini juga merupakan kabar gembira bagi para membernya. Ini membuktikan bahwa advertiser mempercayai SponsoredReviewsdan kinerjanya memuaskan.

Soal bayaran, di SponsoredReviewskita menentukan sendiri berapa harga yang kita inginkan melalui lelang dengan advertiser. Harga terrendah adalah US$ 5 dan blogger memperoleh 65% alias US$ 3.25. Lumayan kan untuk permulaan? Semakin tinggi harga yang kita tawarkan tentu semakin besar bagian yang kita dapat. Menariknya, kita gak harus nunggu lama untuk memperoleh bayaran. Begitu review kita submit, jumlah earning kita langsung bertambah. Di salah satu program serupa yang saya ikuti, saya hanya dihargai US$ 2/review dan harus menunggu berhari-hari untuk tahu apakah diterima atau tidak. Sampai sekarang gak jelas gimana kabar review yang sudah saya submit. Jadi, hati-hati saja dan lebih baik ikuti apa yang sudah terbukti berhasil pada orang lain.

Selain itu, di SponsoredReviews sangat memungkinkan kita untuk menjadwalkan berapa review yang harus disubmit tiap hari karena tenggang waktu pengerjaan review-nya lama. Sebagai contoh saya. Sekarang saya menjadwalkan untuk menulis 2 review per hari (masing-masing berharga US$ 3.25, berarti saya memperoleh US$ 6.5 sehari), hal ini mungkin saya lakukan karena setiap hari saya dapat memperoleh advertiser sehingga stok 'job' saya banyak dan akan terus bertambah. Tenggang waktu pengerjaan tiap job adalah 7 hari, jadi masih ada banyak kesempatan untuk membagi waktu bagi tiap-tiap review yang harus ditulis. US$ 6.5 (sekitar Rp 60.000) per hari memang kecil, tapi daripada gak ada kerjaan?

Pembayaran tiap dua minggu juga sangat menguntungkan member. Berapapun jumlah uang yang kita hasilkan dalam periode dua minggu itu akan tetap dibayar oleh SponsoredReviews. Jadi tidak perlu menunggu sampai mencapai angka minimal yang ditentukan seperti pada program-program lain ( terutama pay per click ads). Memang yang agak mengganjal bonus dibayarkan via PayPal. Tapi toh sekarang PayPal bisa mengirim cek sesuai permintaan kita atau mentransfer simpanan kita ke rekening bank di Indonesia, jadi sebenarnya gak terlalu masalah deh.

So, kapan nih mo mulai gabung dan menghasilkan dolar dari keterampilan sendiri?

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!

Sebenarnya SponsoredReviews bukanlah situs pay per review pertama yang saya ikuti. Mula-mula saya join LinkWorth, lalu Smorty, Blogvertise, Payperpost, Buyblogreviews, baru deh SponsoredReviews dan terakhir ReviewMe yang kemudian ditolak karena blognya gak memenuhi syarat. Bahasa penolakan mereka halus banget, tapi yang terbaca oleh saya kira-kira mereka ingin mengatakan "sori, blog Anda masih kacangan." Yah, mau gimana lagi? Namanya juga pemula, jadi ya harus mulai dari apa yang ada pada dirinya dulu. Keinginan untuk buat website dengan domain name sendiri sudah ada sejak dulu, tapi budget-nya masih belum ada. :p

Jadi, langsung ke pertanyaan kenapa harus SponsoredReviews? Simpel. Kita ingin sistem yang mudah, bayarannya besar dan lancar. Nah, kesemuanya ini sampai saat ini baru saya rasakan dari SponsoredReviews saja. Jumlah advertiser-nya ternyata lebih dari 1000, ini faktor kuncinya. Kita kan dapat uang kalau nulis review advertiser, nah bagaimana bisa nulis review kalo advertisernya gak ada? Jumlah advertiser yang banyak juga memperbesar kelancaran penghasilan kita. Beberapa hari terakhir saya perhatikan selalu ada penambahan advertiser baru di SponsoredReviews, ini juga merupakan kabar gembira bagi para membernya. Ini membuktikan bahwa advertiser mempercayai SponsoredReviewsdan kinerjanya memuaskan.

Soal bayaran, di SponsoredReviewskita menentukan sendiri berapa harga yang kita inginkan melalui lelang dengan advertiser. Harga terrendah adalah US$ 5 dan blogger memperoleh 65% alias US$ 3.25. Lumayan kan untuk permulaan? Semakin tinggi harga yang kita tawarkan tentu semakin besar bagian yang kita dapat. Menariknya, kita gak harus nunggu lama untuk memperoleh bayaran. Begitu review kita submit, jumlah earning kita langsung bertambah. Di salah satu program serupa yang saya ikuti, saya hanya dihargai US$ 2/review dan harus menunggu berhari-hari untuk tahu apakah diterima atau tidak. Sampai sekarang gak jelas gimana kabar review yang sudah saya submit. Jadi, hati-hati saja dan lebih baik ikuti apa yang sudah terbukti berhasil pada orang lain.

Selain itu, di SponsoredReviews sangat memungkinkan kita untuk menjadwalkan berapa review yang harus disubmit tiap hari karena tenggang waktu pengerjaan review-nya lama. Sebagai contoh saya. Sekarang saya menjadwalkan untuk menulis 2 review per hari (masing-masing berharga US$ 3.25, berarti saya memperoleh US$ 6.5 sehari), hal ini mungkin saya lakukan karena setiap hari saya dapat memperoleh advertiser sehingga stok 'job' saya banyak dan akan terus bertambah. Tenggang waktu pengerjaan tiap job adalah 7 hari, jadi masih ada banyak kesempatan untuk membagi waktu bagi tiap-tiap review yang harus ditulis. US$ 6.5 (sekitar Rp 60.000) per hari memang kecil, tapi daripada gak ada kerjaan?

Pembayaran tiap dua minggu juga sangat menguntungkan member. Berapapun jumlah uang yang kita hasilkan dalam periode dua minggu itu akan tetap dibayar oleh SponsoredReviews. Jadi tidak perlu menunggu sampai mencapai angka minimal yang ditentukan seperti pada program-program lain ( terutama pay per click ads). Memang yang agak mengganjal bonus dibayarkan via PayPal. Tapi toh sekarang PayPal bisa mengirim cek sesuai permintaan kita atau mentransfer simpanan kita ke rekening bank di Indonesia, jadi sebenarnya gak terlalu masalah deh.

So, kapan nih mo mulai gabung dan menghasilkan dolar dari keterampilan sendiri?

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!

05 Januari 2008

Tidak saya sangka-sangka ternyata respon yang saya dapat setelah memposting artikel tentang hasil dari menulis review di SponsoredReviews.com sangat luar biasa. Terutama Dian Nurdiansyah di Bandung, karib saya sejak di SMA dulu yang sangat tersohor pandai berbahasa Inggris dan mengarang. Hmmm, kayanya memang pantas sih kalau dia sangat penasaran jadinya. :p

Untuk bisa menulis paid review di SponsoredReviews, pertama-tama tentunya kita harus mendaftar dulu. Tapi sebelum mendaftar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Kita harus mempunyai blog yang sudah berumur minimal 3 bulan dan/atau memiliki posting sebanyak minimal 10 judul dengan minimal 200 kata kunci unik. Kalau belum punya blog, buat aja yang gratisan di Blogger.com (highly recommended). Harap diingat untuk membuat sebuah blog dengan tema tertentu, misalnya iptek, online business, film, atau lainnya. Sebisa mungkin jangan buat blog yang tidak mempunyai karakteristik atau ciri khas di bidang tertentu, ini akan menyulitkan kita saat mencari 'job' dari advertiser karena advertiser menginginkan sebuah blog yang spesifik sesuai dengan service atau produk yang mereka tawarkan.

  2. SponsoredReviewshanya bersedia membayar 'upah' kita melalui PayPal. Secara singkat dapat dianalogikan kalau PayPal adalah semacam bank online khusus untuk melakukan transaksi keuangan di internet. Situs ini sangat terpercaya dan banyak digunakan oleh merchant-merchant terkenal. Dan kita harus punya account di PayPal sebelum mendaftar di SponsoredReviews. Kalau belum silakan daftar di sini.

Hanya dua hal di atas yang harus diberi perhatian khusus. Setelah keduanya beres, baru deh kita daftar ke SponsoredReviews. Klik aja link ini untuk menuju ke sana lebih cepat. Satu hal yang kemarin diajukan teman saya, di kolom 'Province' yang ada cuma negara-negara bagian di USA. Untuk ini, pilih saja option 'Outside USA' dan isi kotak di bawahnya dengan nama provinsi di mana kita tinggal. Setelah semua diisi, klik deh tombol untuk mendaftar.

Biasanya kita harus menunggu sekitar beberapa hari sampai seminggu sebelum account kita disetujui. Sabar saja menunggu sambil terus meningkatkan kualitas blog yang dibuat. Perhatikan bobot artikelnya, sebisa mungkin jangan copy-paste dari situs lain. Itu plagiat namanya. Hal penting lainnya adalah meningkatkan traffic. Untuk lebih jelasnya mengenai cara termudah untuk meningkatkan traffic, silakan baca artikel saya di EzineArticles.com.

Apalagi ya? Kayanya gak ada hal lain yang harus di share. Nanti aja kalau Anda semua sudah diterima (approved) oleh SponsoredReviews, baru deh kita cerita-cerita lagi lebih banyak. Setuju?

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!

Tidak saya sangka-sangka ternyata respon yang saya dapat setelah memposting artikel tentang hasil dari menulis review di SponsoredReviews.com sangat luar biasa. Terutama Dian Nurdiansyah di Bandung, karib saya sejak di SMA dulu yang sangat tersohor pandai berbahasa Inggris dan mengarang. Hmmm, kayanya memang pantas sih kalau dia sangat penasaran jadinya. :p

Untuk bisa menulis paid review di SponsoredReviews, pertama-tama tentunya kita harus mendaftar dulu. Tapi sebelum mendaftar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Kita harus mempunyai blog yang sudah berumur minimal 3 bulan dan/atau memiliki posting sebanyak minimal 10 judul dengan minimal 200 kata kunci unik. Kalau belum punya blog, buat aja yang gratisan di Blogger.com (highly recommended). Harap diingat untuk membuat sebuah blog dengan tema tertentu, misalnya iptek, online business, film, atau lainnya. Sebisa mungkin jangan buat blog yang tidak mempunyai karakteristik atau ciri khas di bidang tertentu, ini akan menyulitkan kita saat mencari 'job' dari advertiser karena advertiser menginginkan sebuah blog yang spesifik sesuai dengan service atau produk yang mereka tawarkan.

  2. SponsoredReviewshanya bersedia membayar 'upah' kita melalui PayPal. Secara singkat dapat dianalogikan kalau PayPal adalah semacam bank online khusus untuk melakukan transaksi keuangan di internet. Situs ini sangat terpercaya dan banyak digunakan oleh merchant-merchant terkenal. Dan kita harus punya account di PayPal sebelum mendaftar di SponsoredReviews. Kalau belum silakan daftar di sini.

Hanya dua hal di atas yang harus diberi perhatian khusus. Setelah keduanya beres, baru deh kita daftar ke SponsoredReviews. Klik aja link ini untuk menuju ke sana lebih cepat. Satu hal yang kemarin diajukan teman saya, di kolom 'Province' yang ada cuma negara-negara bagian di USA. Untuk ini, pilih saja option 'Outside USA' dan isi kotak di bawahnya dengan nama provinsi di mana kita tinggal. Setelah semua diisi, klik deh tombol untuk mendaftar.

Biasanya kita harus menunggu sekitar beberapa hari sampai seminggu sebelum account kita disetujui. Sabar saja menunggu sambil terus meningkatkan kualitas blog yang dibuat. Perhatikan bobot artikelnya, sebisa mungkin jangan copy-paste dari situs lain. Itu plagiat namanya. Hal penting lainnya adalah meningkatkan traffic. Untuk lebih jelasnya mengenai cara termudah untuk meningkatkan traffic, silakan baca artikel saya di EzineArticles.com.

Apalagi ya? Kayanya gak ada hal lain yang harus di share. Nanti aja kalau Anda semua sudah diterima (approved) oleh SponsoredReviews, baru deh kita cerita-cerita lagi lebih banyak. Setuju?

Klik di sini untuk mendaftar ke SponsoredReviews dan klik di sini untuk membuka account PayPal di bawah referensi saya. Saya dengan senang hati akan membagi pengalaman kepada Anda semua yang mendaftar di sini. tentu saja ada 'something special' yang hanya akan saya berikan pada Anda yang bergabung lewat referensi saya. Ingat, pengalaman memang guru terbaik, tapi belajar dari pengalaman dan keberhasilan orang lain akan jauh lebih baik. Buktikan sendiri!