Selamat datang di ...

15 Agustus 2008

Putri Indonesia 2008 terpilih sudah. Zivanna Letisha Siregar yang mewakili DKI Jakarta keluar sebagai pemenang dalam acara Pemilihan Putri Indonesia 2008 yang berlangsung Jumat (15/08) pukul 20.00 WIB di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, dan disiarkan langsung oleh Indosiar. Zivanna yang akrab dipanggil Zizi itu berhasil mengungguli 38 finalis yang mewakili 33 propinsi di seluruh Indonesia. Acara ini juga dihadiri oleh Dayana Mendoza, Miss Universe 2008.

Di babak-babak akhir Zivanna harus bersaing ketat dengan Ayu Diandra Sari asal Kepulauan Bali dan Anggie Mahesti dari DI Yogyakarta. Namun akhirnya Zizi berhasil meraih mahkota Putri Indonesia 2008 setelah memberikan jawaban mengesankan saat menjawab pertanyaan terakhir yang diberikan juri. Puteri Indonesia 2007, Putri Raemawasti, menyematkan mahkota dan selempang Puteri Indonesia kepada Zizi sekaligus menobatkannya sebagai Putri Indonesia 2008 menggantikan dirinya. Miss Universe 2008 turut mendampingi prosesi penyematan mahkota dan memberikan ucapan selamat pada Zizi.


Zivanna adalah mahasiswi Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) angkatan 2007. Gadis keturunan Batak ini memang sangat menyukai modelling. Ia sebelumnya pernah meraih gelar juara di ajang Elite Look Model 2006 dan menjadi peserta Elite Model Look se-Asia Pasifik 2006 di Shanghai, China. Dengan terpilihnya Zivanna sebagai Putri Indonesia 2008, maka si cantik kelahiran Jakarta, 16 Februari 1989, ini berhak mewakili Indonesia dalam ajang pemilihan Miss Universe 2009 mendatang. Sementara Ayu Diandra Sari sebagai runner up I akan menjadi wakil Indonesia di pemilihan Miss International 2009, dan Anggie Mahesti yang menjadi runner up II dikirim ke ajang Miss Asia Pacific 2009.

Dalam sesi tanya-jawab dengan para juri, Zivanna dan Ayu Diandra sama-sama memberikan jawaban kuat saat menjawab pertanyaan seputar pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Saya sebagai orang yang "numpang tinggal" di Yogya tentu saja menjagokan Anggie Mahesti. Namun ternyata gadis manis dengan wajah khas Jawa ini belum berhasil memenuhi harapan warga Yogyakarta meski telah berusaha semaksimal yang ia bisa.

Sebelum tampil di acara pemilihan malam itu, para finalis Puteri Indonesia 2008 terlebih dahulu menjalani masa karantina di Hotel Nikko Jakarta dari tanggal 5 Agustus - 14 Agustus 2008. Dalam karantina tersebut para finalis mempelajari banyak hal seputar budaya dan tradisi Indonesia, etika, kecantikan, modelling, serta berbagai pengetahuan lainnya.


« Selanjutnya
Sebelumnya »

12 komentar:

  1. lho sudah tho pemilihannya... ketinggalan berita nih :D

    BalasHapus
  2. Wahhhh cantik pastinya yahhhh...
    Hiks keduluan Ecko... :D

    BalasHapus
  3. Horeey,, hidup jogja! :p

    BalasHapus
  4. waah, ketinggalan berita ni. keduluan mas Ecko terus... :) thanks berita-nya.

    BalasHapus
  5. Biasa ajalah tuh puteri inodnesia.....
    Jawaban terakhir sih yang bagus dari bali
    kenapa ga menang ya

    BalasHapus
  6. wedew.. kan udah dibilangin sama charles bonar sirait klo penjurian ga hanya hari itu.. tapi pas udah dari pengkarantinaan.
    satu lagi.. gw lebih setuju klo puteri indonesia yang lebih ke indonesiaan, ga blasteran, (maaf) seperti Nadine Chandrawinata ( I got nothing against her, she's so beautiful, I like her. Aku suka dia kok... bukan pembenci) cuma... dia mukanya kan blasteran. maksud gw... klo misalnnya masuk ke Miss Universe, banyak yang lebih cantik dan lebih bule lagi.. Harusnya muka khas yang Indonesia banget... kayak Ayunya Alya Rohali atau Artika Sari D. Jadi kita punya identitas... :) komen ajah...

    BalasHapus
  7. @ Hakimtea: Saya juga tahunya pas sudah bubaran koq, kang. :D
    @ Zalukhu: Maaf Bang, nyalip gak bilang2. :D Sekali2 deh mengungguli guru. :)) Btw, kalo saya lebih milih Putri Sumut lho. Tapi itu kalo cuma dari penampilan saja. Senyumnya itu lho.. :X
    @ Fien: Hehehe, hidup punyanya orang Jogja. :D
    @ Anonim: Ih, berani komen gak berani unjuk dengkul. Siapa nih? :D Lam kenal aja deh kalo gitu.
    @ Adeska: Ah, cuma kebetulan aja koq. Ssst, ada yang dongkol lho saya salip begini. *sambil lirik2 Panda*
    @ Rijal Aneh: Tuh, yang jawab si Nee. Tahu kan alasannya?
    @ Nee: setuju banget! Terpilihnya Nadine merupakan contoh tidak PD-nya kita sebagai sebuah bangsa. Masa iya membawa nama negara tapi gak berani unjuk identitas? Seharusnya pilih dong di Paijem, Butet, Komang, dll. yang berwajah dan bernama Indonesia. Cuman sekedar komen juga. :D

    BalasHapus
  8. Wah SEO-nya maknyus bro, ada di halaman 1 lho, Selamat..Selamat.. :))

    BalasHapus
  9. wah belum tahu wajahnya.... moga2 gak indo
    :D

    BalasHapus
  10. @ El Loco: Tadinya malah di posisi 1 lho, tapi terus kegeser sama Bocah Iseng. Hehehe, berarti lebih maknyus Bocah Iseng dong.
    @ Slamet: Gak Indo koq, Mas. Ini malah orang Batak. Marganya aja Siregar. Hayo, bacanya gak komplit ya? :D

    BalasHapus