Selamat datang di ...

13 Oktober 2008

Munculnya situs-situs penyedia program pay per click (PPC) seperti Klik Saya, Kumpul Blogger, AdSense Camp, dll. disambut gembira blogger Indonesia. Pasalnya, kehadiran situs PPC lokal menjadi solusi bagi pengelola blog berbahasa Indonesia yang ingin menikmati manisnya program PPC. Berhubung bahasa Indonesia masih belum didukung oleh Google AdSense, maka situs PPC lokal langsung menjadi program favorit bagi pengelola blog/situs berbahasa Indonesia.

Sayang disayang, menurut pengamatan saya iklan yang ditampilkan situs-situs PPC lokal seragam: promosi para penjual mimpi! Dari dua situs PPC lokal yang saya amati (Klik Saya dan Kumpul Blogger), pemasang iklannya kebanyakan adalah pemilik atau reseller situs-situs penjual mimpi alias situs-situs yang menjanjikan cara-cara cepat kaya dengan mudah di internet. Kalau tidak percaya silakan cek sendiri.


Hal ini tentu berbeda jauh dengan Google AdSense yang memiliki materi iklan jauh lebih beragam. Atau kalau mau dibandingkan dengan sesama PPC yang tidak kontekstual seperti AdBrite atau Bidvertiser, PPC lokal juga kalah dalam hal keberagaman stok iklan. Maka jangan risih kalau di sidebar blog Anda bertebaran kalimat-kalimat bombastis seperti "3 langkah rahasia menjaring uang berlimpah di internet", "Formula jitu menghasilkan uang tanpa kerja", atau "Kini saatnya membuat uang bekerja untuk Anda!" yang kesemuanya mempromosikan situs sejenis.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut saya penyebabnya paling tidak ada dua, dan keduanya sangat berkaitan erat. Pertama, masih melekatnya citra negatif pada dunia internet marketing Indonesia. Akibatnya pebisnis/pengusaha offline takut beriklan di internet karena khawatir ikut dicap jelek. Kalaupun ingin berpromosi di internet, maka mereka lebih memilih memasang banner di situs-situs populer (baca: bertrafik tinggi) dengan kredibilitas baik seperti Detik atau Friendster.

Kedua, iklan berbasis pay per click masih belum begitu familiar bagi kalangan pebisnis Indonesia. Hanya kalangan penggiat internet marketing, webmaster dan blogger saja yang akrab dengan sistem periklanan ini. Beberapa oknum dari kalangan ini secara tidak bertanggungjawab memanfaatkan minimnya pengetahuan orang Indonesia terhadap internet dengan menjual produk-produk “ajaib”, produk-produk yang dapat membuat seseorang menjadi kaya dengan cepat dan mudah. Lantas mereka berpromosi di PPC lokal untuk membidik blogger pemula. Jadi jangan heran kalau iklan PPC lokal yang Anda pasang didominasi promosi situs-situs penjual mimpi.

Saya sendiri sedang berpikir-pikir untuk membuang script iklan PPC lokal di blog ini. Hal tersebut mulai saya pertimbangkan setelah seorang pengunjung mengasosiasikan saya dengan sebuah situs yang diiklankan di PPC lokal. Eh, kebetulan pula si pemilik situs tersebut mencantumkan nama blog ini sebagai salah satu dari 1.900+ client-nya (cerita tentang hal tidak etis ini akan saya bahas beberapa saat nanti). Sebagai gantinya saya akan coba-coba memajang iklan Google AdSense. Siapa tahu bisa menggenjot pendapatan saya yang masih seret banget. Hehehe…

Bagaimana pendapat Anda?


« Selanjutnya
Sebelumnya »

67 komentar:

  1. dibuang aja mas iklannya... lagian juga gak begitu menarik tuh... kasihan juga para calon prospek yang tertarik sama iklannya ppc lokal itu trus beli, kasiaann...

    google adsense emang masih yang nomor satu... :D

    artikelnya keren... setubuh deh kalo kita terus mojokin para penjual sampah itu, semoga artikel kita yang kritisi penjual sampah ini keindex duluan daripada testimoni *bohongan* para penjual sampah... amin.

    BalasHapus
  2. pertamaxxx deh...

    *langka banget pertamaxxx di blognya seleb... print screen ah, hehe* :))

    BalasHapus
  3. kayaknya mirip beda iklan aja tapi advertiser sama ya mas

    BalasHapus
  4. benar banget tuch om, adsense camp juga di iklannya kebanyakan cara cepat kaya hahaha ga ada apa pengiklan kayak adsense?? yang sesuai kontent

    BalasHapus
  5. KLo lihat materis iklannya memang rata2 penjual mimpi (lebih tepatnya penjual eBook) :D Sepertinya admin PPC lokal harus menyeleksi iklan yang masuk, supaya dunia Internet Marketing Indonesia bisa semakin berkembang dan tidak di cap JELEK lagi oleh para pengusaha

    BalasHapus
  6. om gak begitu tertarik dengan PPC local ko..gak tau kenapa?

    BalasHapus
  7. Begitu banyaknya "para penjual mimpi yang" memanfaatkan iklan PPC, salah satunya dikarenakan iklan ini dianggap lebih murah, walaupun belum tentu lebih efektif. Coba bandingkan dengan iklan baris di koran yang mencapai 80 ribu perhari.
    Sementara pengiklan dari "produk2 yang jujur" mungkin masih menganggap PPC Indonesia kredibilitasnya masih jauh dibawah GA. Jadinya ya "produk jujur" ogah dong pasang di PPC Indonesia. Ujung2nya, tentu "iklan mimpi" yang banyak tampil :)

    BalasHapus
  8. Lapor mas Ecko.. sudah diupdate blog saya :)

    Di Indonesia memang laku banget jualan mimpi.. sayangnya di iklan PPC itu, mau bermimpi harus bayar dulu hehehe...

    Saya juga jadi kurang sreg sebenarnya, untung ditempat saya masih banyakan iklan jualan produk kaya DVD, hosting blog dsb.. lebih baik bikin iklan sendiri aja ya mas Ecko, biar hati tentram :)

    BalasHapus
  9. yg jual uang panas saya doa kan masuk neraka jahanam... saya jual juga itu uang panas,tapi skg menyesal setengah mati, skg kalo ada yg mau beli sy tolak mentah2

    BalasHapus
  10. Mereka berharap, dengan menjual mimpi, usahanya akan semakin laris.. Tapi mereka ga begitu mengerti dengan efek buruk yang bakalan timbul.. :(

    BalasHapus
  11. saya blom mau pasang PPC lokal, bukan tidak menghargai karya anak negeri..yaa itu tadi banyak menjual mimpi...cepet kaya lewat internet..kenapa gak piara tuyul aja =))

    BalasHapus
  12. saya juga blom pasang, lagian emank mana ada yang mo masang di blog newbie.. :))

    BalasHapus
  13. Kalo ppc indo gimana,bro?termasuk ngga ya? :D

    BalasHapus
  14. saya pernah beriklan sekali, alhamdulillah belum dapet pembeli..., saya masih bermimpi..

    beriklan ke dua, dapet pembeli, Lima....
    alhamdulillah, saya sudah bangun dari mimpi..

    berikutnya belum beriklan lagi....., entah kapan lagi....

    BalasHapus
  15. tul mas eko, selain munculnya iklan jualan mimpi, variasi iklannya juga ga banyak

    BalasHapus
  16. benet juga yach.. banyak iklan penjual mimpi..

    BalasHapus
  17. Masalah iklan penjual mimpi semua ya karena sebagian besar masyarakat kita masih mengidamkan "uang datang tanpa bekerja"

    BalasHapus
  18. Setuju!! Makanya sejak awal join saya gak pernah menempatkan script-nya diblog saya...

    BalasHapus
  19. setelah tak perhatiin, emang bener kamu pren.
    Kalo di GA, tiap kali kita ganti page, iklan selalu berubah-ubah. Tapi kalo PPC lokal, kayaknya tetep.
    Dan semua juga iklan mengenai cara cepat jadi kaya, dengan syarat cari pembeli (member),
    Gimana ya kalo semua blogger sepakat menghapus semua iklan yang berkaitan dengan program kayak gini. kira2 program PPCnya bisa lebih memfilter ga ya.

    BalasHapus
  20. negarakita kan negara pemimpi

    BalasHapus
  21. Dri dlu g pasang script iklan ppc lokal.. Uda earning dkit..

    BalasHapus
  22. Wah, saya pasang neh bang. Memang sebelum ada posting ini sudah ada niatan untuk mencabutnya, kasian juga liat orang klik iklan ga mutu dari blog saya. Malahan ada yang nanya? "mas pernah beli produk uang pa*** belom?" wah jadi tambah ga enak neh.

    BalasHapus
  23. kalo aku bikin layanan ppc yg iklannya gak boleh tentang "jualan mimpi", kira2 ada yg mo jadi advertiser gak ya?

    *kalo yg mo jadi publisher kan udah pasti banyak, jd gak perlu ditanya, hehehe

    BalasHapus
  24. asli mas, makanya saya males pasang iklan

    BalasHapus
  25. saya si suka iklan yang ga terlalu bombastis.. kadang kalo terlalu muluk2 malah bikin kita ngeri....bener ato boong siii

    BalasHapus
  26. buang :D
    jangan ditunda... hihihi...
    kalau saya sih kurang seneng sama iklannya, kalau programnya menampilkan iklan2 jenis lain ya hayu aja. tapi sekarang kok belum ada yang lain ya :) itu2 terus. saya juga takut ada yang beli, coba dan tertipu, kasian...
    kalo yang mau belajar2 punya duit banyak sih gak pa2.. kalo kere? dan mau beli karena mikir bahwa itu bisa memperbaiki nasib, eh pas dibeli gak mutu... malah sial.
    dai itu, seharga sama beberapa recehan yang kita terima... kayaknya copot aja Mas :)
    sama2 kita buat edukasi blogging yang baik, yuks :D

    BalasHapus
  27. Setuju Kang, entah sampai kapan mimpi2 mereka terbangunkan

    BalasHapus
  28. Mas Eko,
    Mimpi kan paling gampang dijual...;))

    BalasHapus
  29. iya mas Eko...saya sampai bingung, pasang iklan dari beberapa penyedia, tapi isinya kok mirip semua ya? Kalo dari penyedia yang sama mah apalagi...gak usah ditanya....bikin dua jendela dari penyedia yang sama, iklan yang keluar 90% biasanya sama persis..

    BalasHapus
  30. bener banget tuh mas. iklan yg muncul di kumpulblogger smuanya iklan dari pemilik UP smua tuh... g ada yang lain... jadi monoton... isinya cm menjual mimpi... hiks...

    BalasHapus
  31. Menurut saya memboomingnya situs penjual mimpi dikarenakan orientasi make money online lagi marak2xnya di masyarakat cyber ini, jadi iklan2x yg tampil di smua PPC berdasarkan trend yg ada dimasyarakat cyber.

    BalasHapus
  32. hmmm ...........:)) emang betul sihhh

    BalasHapus
  33. ya.. saya liat disemua PPC lokal isinya sperti itu. Produk2 yang dpermslahkan mnjadi tmapil lgi di PPC. Sbenarnya di bbrapa PPC lokal trdapat fitur untuk mnentukan jenis2 iklan yg akan tmpil di blog atau web kita. Kita bisa mmblokir web2 yg mnjual mmpi itu tadi,Wlapun sbagian besar advertisernya adalah pnjual2 mmpi yg sngat ulung tdi.

    Ya biar iklan yg tmpil mngkin nantinya itu2 saja, pling tdak iklan2 yg mnjual mmpi tdi itu tdak tmpil. Itu pndpat aja loh kang.. ;)

    BalasHapus
  34. saya juga sempat kecewa setelah membeli ebook produk lokal...

    Sebenarnya membeli ebook kalo isinya bagus gak masalah. Pada akhirnya konsumen akan sadar sendiri. Mari kita buat ebook yang berkualitas...

    BalasHapus
  35. @ Ginza: Duh, yg pernah beli ebook begituan. :))
    @ Ginza (lagi): Seleb??? Selebaran iya kali. :D
    @ Tony: Pengiklannya beda-beda, Mas. Tapi yang diiklankan situs yg sama, cuma bedanya di ID reseller aja karena memang sesama reseller di sebuah situs gituan. :(
    @ Kapanpun: Kayanya belum ada deh yang bisa kontekstual seperti GA. Atau mungkin fitur moderasi iklan saya aktifkan saja yah biar saya bisa memblokir iklan2 begituan tidak muncul???
    @ Ardian: Berharap pengelola PPC membatasi pengiklan jelas tidak mungkin, Bro. Soalnya bagi mereka yang penting ada pemasukan, gak masalah mau seperti apa iklan yang ditampilkan plus bagaimana produk yang dijual lewat iklan tsb.
    @ Oom: Saya niatnya pengen apet penghasilan Rupiah, Om. Kan enak tuh kalau hasilnya langsung masuk rekening dalam bentuk Rp. Tapi ternyata...
    @ Adellia: Iya, saya setuju banget, tuh.
    @ Ipung: Tadi saya buka koq error terus yah? Btw, rencana mau saya cabut, tapi bayaran masih kurang dikiiiiit lagi. Tanggung banget. :D
    @ Anonim: Kalau ebooknya saya minta boleh gak? penasaran nih pengen tahu seperti apa sih wujud ebook tersebut koq sampe laris banget. :))
    @ Mymoen: Bagi mereka kan yg penting dapet duit?
    @ Hawee: Emang bisa kaya dengan miara tuyul??? :))
    Spydeeyk: :D
    @ Nenad: Mmm, setahu saya PPCInddo iklannya malah kebanyakan dari group mereka sendiri, so isinya gak tahu deh gimana. :D
    @ Kang Nawar: Mimpi indah gak, Kang?
    @ Yudi: Itu dia tuh masalahnya.
    @ Malapu: Pasang gak?
    @ Dendy: Pada suka yang instan-instan sih. Makanya mi instan laris, kontes jadi seleb instan laris, kuis-kuis SMS laris, dsb. Parah!
    @ SuamiMalas: Lho, trus cuma daftar doang?
    @ Firanza: Saya setuju banget! Tapi tar yah, tunggu komisi saya genep 60.000 dulu biar bisa cair. :))
    @ Theverno: Bener banget!
    @ Badoer: :D
    @ Paman Gober: Weleh, sama dong kalo gitu. Saya juga pernah ditanya seseorang yang mo beli produk tersebut. Lebih parah lagi, nama blog ini malah sempat dicatut sebagai salah satu client. Gila! Tunggu ceritanya segera di sini! :D
    @ Cosa: Itu pertanyaan besar yang jawabannya masih menggantung, Mas. Soalnya internet marketing kan masih belum familiar di kalangan pengusaha. Ini cuma pendapat saya sih. Tapi coba saja, siapa tahu hasilnya beda. :D
    @ Ershad: Jadi gak enak nih. :(
    @ Audy: Mereka sih sebenarnya gak boong, cuma kadang bungkusnya itu terlalu bombastis banget. :D
    @ BlogicThink: Buang? Saya memang berencana bnegitu, tapi sekarang komisi masih tanggung banget nih, tinggal dikiiiiit lagi menuju minimum payout. Sayang kan??? :))
    @ Pogung177: Ini Mas Pogung beneran yah? Horeeee.... :D
    @ Iip: Emang iya ya? :D
    @ Ocid: karena emang si penjual/pemilik situs kaya gituan memang menyarankan member resellernya untuk memasang iklan di mana saja, termasuk iklan baris gratis dan komen-komen spam di blog2 tertentu. Kasihan ya?
    @ Revarius: Iya tuh. :((
    @ Abi Bakar: Tul, dan yang jadi masalah kebanyakan masyarakat kita maunya yg instan2. Hal ini dibaca oleh para pemilik situs gituan, makanya deh klop. :D
    @ BocahIseng: Iya tuh...
    @ Ardy Pratama: bener banget tuh idenya! Oke, saya moderasi aja ya iklannya biar gak tampil yang begituan. Thanks, bro...
    @ Fahry: Yups...

    BalasHapus
  36. mas, maap OOT nih..

    PIN adsense Panda dah dateng tapi akun adsense dah kebanned. apakah masih bisa dicairkan ? gmn caranya ? Panda dah coba kirim email ke adsense ga dibalas2 :(

    mohon bimbingan

    BalasHapus
  37. Setuju Mas....untung saya ditolak PPC lokal...adsense malah diterima....

    BalasHapus
  38. Refleksi yang cukup bagus, Kawan. Yang diperlukan selanjutnya adalah rasionalisasi dari esensi dan fungsi blog maupun web. Harus ada kerja keras dari para pelaku blog dan web untuk memberi warna baru dari dunia bayangan (baca "maya") ini. Harus ada pilihan bagi publik. Ya..! Publik harus diberi pilihan. Jika sudah demikian nanti publik bisa memilih dan secara bertahap akan melakukan seleksi alam sendiri.

    BalasHapus
  39. Kok iya yah!!;))
    Aku baru nyadar nih ~x{

    BalasHapus
  40. makanya di blog saya sama sekali gak dikasih iklan kayak gini. tapi melihat 'trik' yang digunakan ini terbilang booming secara cepat. saya curiga ada salah satu site reseller yang memang 'menyarankan' para resellernya untuk berpromosi via PPC Lokal. dan beginilah hasilnya ...

    BalasHapus
  41. sebetulnya untuk permulaan kali ngga papa ya di penuhi ama pemilik formula ajaib itu (tapi bukan dalam arti saya setuju lho), cuman provider iklan juga harus segera cari strategi untuk memperluas keberagaman iklan yang di terima untuk dijual/ditampilkan...

    BalasHapus
  42. :X artikelnya bagus banget... aku setuju juga... kenapa banyak yang suka mungkin karena banyak orang malas... maunya duduk duitnya datang sendiri...
    makasih ya mas Eko...

    BalasHapus
  43. @ Panda: Saya belum pernah terima cek AdSense, jadi maaf gak bisa bantu. :D
    @ Konsultasi Kesehatan: Yups, saya juga lagi nunggu nih, Pak Dokter. Soalnya earning di satu PPC lokal yg saya pasang masih kurang dikiiiit lagi dari minimum payout, sayang kalo gak sampe cair. :))
    @ Abdal: Yups, benar sekali tuh pandangannya!
    @ BambangXP: :D Kalo saya masih pura-pura gak nyadar. Habis iklannya masih terus dipasang sih. :))
    @ Anonim: Thanks.
    @ Denny: benar, Mas. Satu situs 'begituan' berinisial UP memang sangat menganjurkan para member dan client-nya untuk berjualan ebook UP. Hal ini dinyatakan dengan jelas bahwa "bisnis terbaik dan termudah di internet adalah berjualan produk UP", kurang lebih begitu bunyi "anjuran" si pemilik di situs tsb. Nah, mengenai UP ini, saya akan ungkap satu fakta lain tgl 19 besok. Tunggu yah!
    @ Edi Susanto: Iya, sebenarnya tidak masalah asal iklannya beragam. Jadi publisher dan pengunjung blog tidak hanya disuguhkan iklan-iklan yg itu-itu terus, cuma beda ID reseller saja. :D
    @ Nitta: Matur suwun ugi, Mbakyu. :D Orang Indonesia kan memang suka yg instan-instan kaya mie instan, seleb isntan, dll.

    BalasHapus
  44. iya tuh mas.. iklannya mirip - mirip semua...

    BalasHapus
  45. Iya nih mas... sepertinya bakal saya hapus saja deh... tp lagi setengah jalan gini. nanggung...

    BalasHapus
  46. thank infonya. eh, saya nemuin ebook penjual mimpi juga nih. masih seputar internet marketing. tapi ebooknya gratis (pake bahasa inggris :( ) lo.. kalo dia minta bayaran nanti dulu deh.. :D

    BalasHapus
  47. Pengamat-InternetRabu, 10 Desember, 2008

    Seharusnya...para penipu dilaporkan aja ke Polisi... dan dijerat aja dengan UU Cryber Crime...atau UU penipuan... Bukan hanya situs porno saja, situs2 penipu harus diblok pemerintah aja...biar ga berkeliaran...

    BalasHapus
  48. Iklan dari ppc lokal mending diblok aja pakai Adblock Plus firefox plugin :D

    BalasHapus
  49. makanya saya ngga pasang iklan ppc diblogku, mending pasang backlinks aja yang ketahuan bayar tiap bulan wlau cuma $200 hahaha

    BalasHapus
  50. Iklan2 penjual mimpi ini akan berefek negatif terhadap pertumbuhan bisnis internet di negeri kita tercinta ini karena akan membuat masyarakat tambah tidak percaya kepada bisnis internet. Semoga pembuat iklan2 penjual mimpi tersebut segera sadar akan efek negatif dari iklan yang mereka buat.

    BalasHapus
  51. semoga taun 2009 nanti Indonesia semakin membaik... oh ya , adsense nya ngak apa pake 'en' kan ?

    BalasHapus
  52. iya, emang sih kalo diitung juga adsense jauh lebih besar, cuma satu kendalanya, aku kok gak mahir yah hehehehe...mohon bimbingannya master

    BalasHapus
  53. artikel nya bagus2 mas...:-) salam kenal

    BalasHapus
  54. jangan sampai deh beli ebook2 yg ga jelas kaya gitu.. tapi kalo masih penasaran bisa disedot disini..
    http://galihrock.com/2008/12/14/kumpulan-e-book-penjual-mimpi/

    maaf bukan niat spam lho tapi cuma pngen share aja spa tau bermanfaat

    BalasHapus
  55. anni3 juga kesel tuh! tapi gimana ya... abisnya adsense susah! anni3 waktu itu salah daftar jadi ke yg Indo... uuu... jadi gag bisa masang adsense for content!

    ada yang mo bantu?

    BalasHapus
  56. wahh,,baru aja q mw daftar ppc lokal,,thx ya mas,,nice info

    BalasHapus
  57. Kalo di google adsense banyak yang beriklan untuk menaikan traffik websitenya, makanya iklan google adsense beragam, nah masalahnya di Indonesia sangat sedikit sekali pemilik web/blog yang ingin menambah traffik dari PPC , karena daripada bayar mendingan gratisan, soalnya banyak juga webiklan yang bisa pasang iklan gratisan.

    BalasHapus
  58. iya, om..blog saya aja ga ada iklannya..kekekee

    BalasHapus
  59. wah kayaknya tambah seru nich.gw setuju banget t iklan2 jual mimpi yang bikin byk orang ketipu tuch dihapus aja mas.ngm2 kalo semacam www.top-investor.com t jual mimpi ga yach.kayaknya menyakinkan benar

    BalasHapus
  60. Saya masih newbie di dunia per-blog-an tapi sepakat mas .. harus ada upaya menghentikan penyesatan dan pembodohan dengan menjual mimpi

    BalasHapus
  61. Tapi mau gimana lagi mas, buat web pemula seperti saya, ke Adsense dan AdBrite susahnya juga minta ampun.:((
    Kalo diserang dari si empunya iklan yang bombastis rasanya juga sia-sia juga buang waktu, Kalo menurut saya sih lebih baik "pemula" saja yang dipinterkan supaya tidak tertipu dengan cara bagi-bagi ilmu seperti ini.. :D

    BalasHapus
  62. Saya skr lg nyari ppc lokal, tp seperti mas eko tulis, kebanyakan yang pasang iklan di ppc lokal itu belum beragam, jadinya ya yang tampil yg begituan:bombastis kurang realsitislah... jadi ragu saya daftar... beginilah dunia internet marketing indonesia..

    BalasHapus
  63. menjual mimpi mengumbar kebohongan begitu?

    BalasHapus
  64. Di PPC Indonesia ada fitur untuk blokir website pengiklan, juga bisa set keyword sendiri, jadi iklan dari Penjual Mimpi bisa di blokir, cuma masalahnya iklan yang nongol dikit, karena memang banyakan pemasang iklan adalah dari pengusaha mimpi itu.

    Sebenarnya kalau iklan ppc sudah memasyarakat, dan banyak pengiklan yang mau masuk ke iklan ppc maka dengan sendirinya para penjual mimpi itu akan tergeser, kalau sekarang agak susah, karena mereka yang mendominasi.

    BalasHapus
  65. yang penting pd ikutan ppc lokal dan terus berkarya lewat blog :)

    BalasHapus
  66. we are offering Improved performance and updated 3D graphics deliver an incredible gaming experience, Apple iPhone 3G S cell phone features faster performance, a video camera, voice control, and GPS maps with compass, which becomes the fastest, most powerful iPhone yet. Up to 32GB of storage makes you share video and photos cool.

    Package Contents

    1 Brand New Apple iPhone 3GS
    1 Standard Battery
    1 Battery Door
    1 Home Charger
    1 USB data cable
    1 Stereo Headset
    1 User's
    New! Apple iPhone 3G S 32GB Unlocked Quadband Phone

    Price:240GBP

    Email us at: electronics_gadgets@live.com
    Msn chat:electronics_gadgets@live.com
    Skype name:gadgets20

    Tell us what you want to buy?
    How many items you want to buy

    We will be happy to attend to you.

    BalasHapus