Selamat datang di ...

14 Maret 2008

Menjadi verified member adalah dambaan setiap pemilik account PayPal di seluruh jagat. Alasannya simpel, dengan menjadi verified member kita bebas mengutak-atik dana yang ada di account kita. Mau dibelanjakan barang tertentu, mau dikirimkan kepada seseorang untuk amal atau titip ditarik bareng-bareng :), atau mau ditarik sendiri ke rekening kita. Nah, tampaknya poin ketiga inilah yang menjadi daya tarik utama setiap pemilik account PayPal untuk segera mengubah statusnya dari unverified member menjadi verified. Iya nggak sih???

Seperti yang sudah saya katakan di artikel "Account PayPal Verified..!" 2 hari lalu, saya merasa sangat beruntung sekali bergabung dengan PayPal di saat penyedia jasa online payment processor ini sudah mau menerima kartu debit bahkan kartu ATM sebagai syarat meng-upgrade account. Meskipun yang diterima baru kartu berlogo Visa saja, tapi ini sudah sangat membantu ketimbang saya harus membuat kartu kredit. Asli, saya sangat anti dengan kartu kredit dan sebisa mungkin saya tidak akan berhubungan dengan kartu tersebut. Untunglah sekarang aturannya sudah berganti sehingga saya tidak membutuhkan kartu kredit lagi untuk menaikkan status membership saya menjadi verified member.

Kembali ke soal menjadi verified member di PayPal, yang saya perlukan hanyalah sebuah kartu debit keluaran Bank Niaga. Awalnya saya tidak punya rekening di Bank Niaga, tapi berhubung ingin sekali menjadi verified member PayPal (baca: ingin sekali dapat menarik dana yang ada di PayPal) sayapun membuka rekening di bank tersebut. Setoran awal minimal Rp 500.000,- plus fotokopi KTP di mana kita berdomisili adalah modal untuk memiliki rekening di Bank Niaga. Oya, Anda juga harus punya nomor telepon rumah, bisa telepon duduk bisa juga nomor HP berbasis CDMA. Kalau tidak punya bagaimana? Tenang, isi saja dengan nomor telepon kampus, sekolah, tetangga atau teman. Beres.



Proses pembuatan kartu debit Niaga umumnya hanya membutuhkan waktu sehari. Jadi, misalnya sekarang Anda membuka rekening, besoknya kartu sudah jadi. Nah, kini saatnya kita gunakan kartu tersebut untuk meng-upgrade status account di PayPal. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Login ke situs PayPal. Secara otomatis Anda akan dibawa pada halaman "My Account Overview". Di situ ada satu baris berbunyi "Status: Indonesian - Unverified". Klik link "unverified" tersebut.

  2. Sebuah halaman bertajuk "Add Credit or Debit Card" akan muncul. Isi form yang disediakan yang antara lain meminta data tentang nama depan Anda, jenis kartu (Visa, MasterCard, Discover atau American Express), nomor kartu, masa kadaluarsa kartu dan 3 angka verifikasi kartu. 3 angka ini biasanya berada di bagian belakang kartu dan berada di deretan terakhir setelah 16 digit nomor kartu Anda. Jangan lupa untuk memilih alamat penagihan kartu lalu tekan "Add Card".

  3. Jika proses di atas berjalan dengan baik, pesan selanjutnya adalah bahwa PayPal akan mendebet kartu yang barusan Anda masukkan sebesar $1.95. Dengan pendebetan ini Anda akan mendapat inquiry dari transaksi pendebetan tersebut. Nah, dalam inquiry itulah terdapat 4 digit expuse number yang nantinya Anda gunakan untuk melengkapi proses upgrading account. Selain meminta print out inquiry dimaksud ke kantor cabang di mana Anda membuka rekening, Anda juga dapat mengetahui expuse number dari history transaksi rekening di menu e-Banking.

  4. Setelah mengetahui 4 digit expuse number yang diminta, jangan tunggu lama-lama lagi. Segera saja masukkan nomor tersebut. Terlebih dahulu Anda harus login ke PayPal, lalu di halaman "My Account Overview" akan terlihat satu task list yang meminta Anda untuk menyelesaikan proses pendaftaran kartu dengan memasukkan 4 digit expuse number. Klik link tersebut. Masukkan nomornya dan selesai.

  5. Selama proses ini PayPal akan memberitahukan setiap langkah yang harus Anda lakukan dalam setiap proses melalui email. Dan uang tabungan Anda yang didebet sebesar $1.95 tadi akan dikembalikan saat Anda melakukan withdraw. So, jangan khawatir deh! Uangnya gak hilang koq. :)
Itu saja ya? Semoga membantu.

NB: Maaf ga ada screenshot-nya. Wilayah privat soalnya, jadi rada takut aja mo diumbar. Maklum ya...


« Selanjutnya
Sebelumnya »

15 komentar:

  1. Interesting Blog. I would like to link you at my blog.

    Have great weekend and regards from PA.

    Fida

    BalasHapus
  2. Ngomong2 udah 5 hari ditungguin belum masuk2 withdrawal bank niaganya...
    kayanya kalo coba2 gini ada resikonya juga ya Kang Eko..trial dan error nih..

    Ya setidaknya account udh normal seperti sedia kala..

    Beberapa tips menurut sy utk menggunakan paypal :
    - Jangan terlalu banyak gonta-ganti ip address
    - Nama harus bener2 sama persis
    - kalau problem pake debit niaga perlu dibantu pake VCC

    ya sy juga udah lupa berapa kali ganti ip adress selama di bdg juga di crb..

    Utk yang udah verified tetap hati-hati menggunakan paypal..beberapa cerita horor paypal dapat dilihat di beberapa situs seperti
    http://www.aboutpaypal.org/

    BalasHapus
  3. @ Fida Abbott: Thanks for visiting me. I really thank you very much if you want to do so. :)

    @ Kang Yusa: 5 hari ya, Kang? Tapi inget, yg dihitung hari kerjanya aja lho. Jadi Sabtu dan Minggu serta tgl merah dan libur2 jgn dihitung. Kan kata PP 5-7 hari kerja tho? Sabar ya...

    BalasHapus
  4. Selamat ya udah verified. paypal-ku malah lagi bermasalah. kena account access limited, katanya pernah diakses oleh pihak ketiga. Apa karena pindah2 warnet ya..

    BalasHapus
  5. @ Faisal: Beberapa rekan yg sering pindah2 warnet jg mengeluhkan hal serupa. Coba jelaskan ke PP persoalan ini. Alhamdulillah saya tidak pernah kena Account Limited Access.

    BalasHapus
  6. keren Bro... udah di verified paypal nya tinggal panen $$ dari paid review

    BalasHapus
  7. @ Hawee: Thanks ya. Cuma barusan denger2 kabar katanya kalo kebanyakan paid review bisa2 kena banned sama Blogger. Ribet juga ya?

    BalasHapus
  8. boleh tanya, apa sekarang bank niaga masih menerima paypal karena ada gosip, bank niaga nggak kerjasama lagi sama paypal! karena saya ya mau bikin kartu atm niaga untuk sayarat paypal gitu!

    BalasHapus
  9. @ Ardianni: Saya juga sempat dengar2 gosip begitu. Namun bagaimana persisnya belum tahu. Kalau berani berspekulasi silakan buat saja akun di Bank Niaga, lantas minta KARTU DEBET berlogo VISA (bukan VISA ELECTRON).

    BalasHapus
  10. kalau mas eko pake kartu apa?

    BalasHapus
  11. kang bagaimana dengan kita yang koneksi internetnya menggunakan ip dinamic? kan sudah pasti gonta ganti IP?
    bisa kita org mendaftarkan paypal? thx

    BalasHapus
  12. @ Ardianni: Saya dulu verifikasi pake kartu debit Niaga.
    @ MarezBoy: Hmm, sebisa mungkin sih jangan sering2 ganti IP, soalnya beberapa temen bilang bisa kena limitasi.

    BalasHapus
  13. Trimakasih mas tutorialnya....
    Klo aku berhasil sampena ta bantu oleh 1000 dolar dalam sebulan...

    BalasHapus
  14. Mas eko,ebenernya kalo pake kredit card juga tidak masalah...

    Soalnya kredit card itu rata 2 berbasis VISA atau mastercard..yang nota bene pembayaran international..,
    Jadi akan lebih mudah tanpa harus merujuk bank tertentu...
    Trims
    Saka maklum knapa orang agak enggan pake kredit card.. karna bunga nya inggi kalo kita nyicil..
    tapi kalo kagak nyicil sih nggak kena bunga..asal makenya disiplin.. biaya kredit kard itu cuman 150 rb per tahun

    BalasHapus
  15. @ JonKarbon: Yg saya lihat, kebanyakan orang Indonesia membuat kartu krdit itu tujuannya biar bisa beli-beli sepuasnya tanpa bayar kontan, jadi emang niatnya nyicil. :) Padahal kalo bisa disipilin seperti kata Mas Jon, saya yakin bermanfaat banget koq kartu kredit itu.

    BalasHapus