Selamat datang di ...

21 Mei 2008

Bisakah Anda menjawab pertanyaan yang saya jadikan judul di atas? Memperoleh konten fresh dengan kopi paste rasanya koq sebuah hil yang mustahal ya? Eit, itu dulu! Ya, duluuuuuuuu banget. Istilah kerennya ‘jadul’. Sekarang ternyata hal itu mungkin koq dilakukan. Cuma ya yang namanya kopi paste tetap saja sebuah perbuatan yang tidak terpuji, apapun alasannya dan bagaimanapun metodenya. So, seperti trik ‘sesat’ SponsoredReviews yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu, posting ini juga sangat tidak saya sarankan untuk diaplikasikan.

Buat member paid review yang bahasa Inggrisnya pas-pasan, menulis review sepanjang 200 kata bisa jadi masalah besar. Kalau program yang diikuti tidak ketat dengan masalah grammar mungkin tak jadi soal. Tulis saja asal English dan submit, gak penting gramatikanya benar atau malah membingungkan. Tapi mana ada sih program paid review yang tidak mengindahkan tentang pentingnya penggunaan grammar yang baik?


Beberapa blogger mungkin mengakalinya dengan cara pintas: kopi paste. Sepertinya memang menyelesaikan masalah sekaligus praktis. Namun sekali ketahuan broker ataupun advertiser bisa tamat riwayat Anda. Terlebih lagi sekarang ada CopyScape, sebuah layanan yang dapat menemukan situs dengan konten yang sama persis meski cuma beberapa kalimat saja. So, berhati-hatilah dengan kopi-paste! Jangan sampai tertangkap basah CopyScape.

Selain trik kopi paste yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu, ada satu cara mudah lain untuk memperoleh fresh content dengan kopi paste. Apa itu? Gunakan saja Google Translate! Layanan penerjemah milik Google inilah yang akan membantu Anda memperoleh fresh content dengan cara kopi paste. Bagaimana caranya? Cukup cari artikel yang sesuai (tentunya dalam bahasa Inggris), lalu kopi dan terjemahkan ke bahasa lain. Setelah itu hasil terjemahan tadi diterjemahkan lagi ke bahasa lain lagi. Begitu seterusnya sampai 2-3 kali, dan akhirnya kembalikan lagi ke bahasa Inggris. Misalnya dari bahasa Inggris diterjemahkan ke bahasa Prancis, lalu dari bahasa Prancis diterjemahkan ke bahasa Jerman, dari bahasa Jerman diterjemahkan ke bahasa Belanda, dan dari bahasa Belanda diterjemahkan lagi ke bahasa Inggris. Dijamin, artikel hasil kopi paste tadi akan berubah menjadi sebuah artikel yang benar-benar berbeda dari aslinya.

Meski begitu Anda tetap harus peras keringat. Artikel terjemahan tadi masih harus diperbaiki beberapa susunan katanya karena pasti ada yang tidak sesuai atau terlihat lucu. Nah, koreksi dulu artikel tersebut baik-baik. Setelah benar baru deh di-publish ke blog. Dan selamat, Anda baru saja menjadi seorang peng-kopi-paste yang cerdik.

Btw, seperti sudah disampaikan di paragraf pertama, saya sangat tidak menyarankan penggunaan trik ini. Jika Anda memang kesulitan menulis review dalam bahasa Inggris, lebih baik gunakan jasa content writer. Tarifnya terbilang murah koq, antara $1-2 per 100 kata. Tapi kalau Anda ngotot memakai trik ini, tolong jangan bawa-bawa saya semisal terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan ya?


« Selanjutnya
Sebelumnya »

16 komentar:

  1. hehehe... bener-bener tips "sesat" yang menggiurkan :D
    Belum jadi menerapkan do-follow blog ya mas?

    BalasHapus
  2. Trips ini cocok kalo dapat job pas otak lagi buntuk, tapi kalo otak lagi encer bahasa Inggris hajar bleh.

    BalasHapus
  3. tips sesat yang sungguh menggoda.. :D

    BalasHapus
  4. dulu dah pernah mencoba tapi tetap ga bisa ngeditnya :D

    BalasHapus
  5. tips sesat yang boleh di ikuti, namun dosa tanggung sendiri :D

    BalasHapus
  6. Halo Mas Eko makasih utk comment terbarunya..ngomong2 kpn link sy mo dibenerin nih?

    Dulu link mas eko minta dibenerin langsung saya benerin pas blog saya PR 4..

    Thanks

    BalasHapus
  7. tapi apa gak lebih ancur bahasanya ko :) tapi menarik untuk dicoba..

    BalasHapus
  8. :) bukannya lebih baik posting pake grammar apa adanya? kita jadi lebih tahu sejauh mana, toh kita juga banyak belajar dari situ, klo cuman pake translater seperti itu kita ga dapet apa2, iya klo lolos dari sortiran, kalo ga? dongkolnya belipat ;)
    tapi semuanya ada positip-minusnya kok,.

    BalasHapus
  9. Bhs inggris saya pas-pasan, utk menyiasatinya saya cari istri yang memang bhs inggrisnya jago hehehehehehehhe itu bisa masuk salah satu trik ngga mas hehhehehhehehe

    BalasHapus
  10. @ Ipung: Dofollow-nya emang blm jalan? Padahal sudah beberapa minggu lalu saya ubah lho.

    @ Putra Eka: Kalo saya mah buntu gak buntu sama ancurnya. :p

    @ Jimmy: Hehehe...

    @ Persikers: Tuh, berarti disuruh kursus ke Pare... :D

    @ Hawee: Tul, saya sangat tidak ingin dilibatkan kalo terjadi apa-apa. Hehehe...

    @ Yusa Indera: Iya, sori, Kang. Ini sama sekali bukan masalah PR4 atau dulu Akang cepet2 ngerubah link. Be a positive ya... Please...

    @ Oom: Emang iya, Om. Makanya kita tetap harus "peras keringat" ngedit lagi.

    @ Adie: Ya, memang jauh lebih baik nulis sendiri. Tapi terbiasa ngomong belum tentu jago nulis lho...

    @ Ramayadi: nah, itu juga salah satu trik bagus bgt. SETUJU!!!

    @ Asta Qauliyah: Sori Bro di-delete. Kalo mo pasang iklan kontak saya aja ya.. Sama temen bisa nego koq. :p

    BalasHapus
  11. Saya sedang mencermati tulisan saya di wikimu yang serta merta di copy paste dengan menghilangkan nama saya sebagai penulis.
    Sangat tidak nyaman.

    BalasHapus
  12. @ dr. Nury: Iya, memang tidak enak rasanya kalo karya kita dijiplak begitu saja tanpa mencantumkan nama kita sebagai pencipta.

    BalasHapus
  13. Atau bisa diakali dengan software re-write artikel ya mas ? :D

    BalasHapus
  14. saya sudah mencobanya, dan memang hasil luarbiasa.... kalau cuma copas dengan menuliskan authornya ga bakalan keindex google, tp setelah di "ramu" dg cara diatas, 2 menit sudah ke index... mantap bro...

    BalasHapus
  15. jalan yang paling cepet dan mudah mas eko, tapi tetep harus di edit lagi, soalnya kata-katanya suka gak nyambung

    BalasHapus
  16. saya juga pake google translate n untuk cek gramarnya tinggal copas ke ms word

    BalasHapus