Selamat datang di ...

02 Mei 2009

Kian santernya pemberitaan tentang virus flu babi rupanya menimbulkan keresahan banyak kalangan. Lihat saja bagaimana pemerintah dan masyarakat sama-sama kelabakan menanggapi berita ini. Jadi ingat waktu isu flu burung sedang hangat-hangatnya beberapa waktu lalu. Namun kali ini persoalan menjadi lain karena yang 'terlibat' adalah babi, hewan yang oleh penganut agama Islam (dan Yahudi?) tidak boleh dikonsumsi dalam bentuk apapun.

Berbarengan dengan santernya pemberitaan tentang flu babi, beberapa isu terkait dengan babi pun bermunculan ke permukaan. Salah satunya kabar yang saya peroleh dari seorang kenalan melalui imel. Dan tampaknya imel tersebut ia peroleh dari orang lain pula karena berkode Trs alias forward. Isinya? Dari judulnya saja Anda pasti sudah tahu apa isinya. Ya, judul itulah yang saya pakai untuk judul posting kali ini. Mau tahu isinya seperti apa? Silakan teruskan membaca!


Pepsi dan Coca Cola Mengandung Ekstrak Babi - TERBUKTI!

Baca dan Sebarkan !

Berita Buruk / Mengejutkan :

Pepsi dan Coca Cola mengandung ekstrak babi.
Kebanyakan orang2 tidak mengkonsumsi Pepsi dan Coca-Cola karena kandungan unsur kimia didalamnya yang sangat membahayakan tubuh seperti excessive carbonates, dll.

Namun, sekarang, tidak ada alasan yang lebih berbahaya lagi selain informasi berikut. Para ilmuwan dan peneliti di bidang kesehatan menyatakan bahwa mengkonsumsi Pepsi & Cola dapat mengakibatkan kanker dikarenakan bahan dasar pembuatannya berasal dari daging babi.

Babi adalah satu-satunya binatang yang mengkonsumsi sampah, kotoran hewan, dan urine. Pola makan babi ini menghasilkan tumbuhnya bakteri dan kuman yang sangat mematikan.

Berdasarkan laporan yang ditulis dalam Jordanian magazine, Rektor Delhi University Science and Technology , Dr. Mangoshada, secara ilmiah telah membuktikan bahwa bahan dasar pembuatan Pepsi dan Cola mengandung ekstrak yang berasal dari isi perut babi yang dapat mengakibatkan kanker dan penyakit mematikan lainnya.

Indian university menyelenggarakan uji terhadap dampak pengkonsumsian Pepsi dan Coca Cola. Hasil uji ini membuktikan bahwa pengkonsumsian Pepsi dan Coca memicu pada peningkatan kecepatan denyut jantung dan tekanan darah rendah.

Dan juga, pengkonsumsian 6 botol Pepsi atau Cola sekaligus dapat mengakibatkan kematian. Pepsi dan Coca Cola mengandung unsur2 kimia seperti: carbonic and phosphoric acids, citric acid yang dapat merusak gigi dan mengakibatkan kerapuhan pada tulang. Jika tulang (tulang disini adalah tulang yang berasal dari kerangka2 mayat yang telah dikuburkan selama 30 tahun) diletakkan dalam segelas Pepsi, maka tulang tersebut akan lumer selama 1 minggu.

Penelitian ini menetapkan bahwa calsium dapat larut dalam Pepsi dan Pepsi juga dapat melemahkan kandung kemih, ginjal, dan 'membunuh' pankreas dimana hal ini dapat mengakibatkan penyakit diabetes dan infeksi.

Penggemar Pepsi atau Coca-Cola, anda tidak perlu cemas karna masih banyak minuman-minuman lain di bumi ini, dan kita juga punya banyak alternatif minuman kesehatan seperti: jus buah, air kelapa, berbagai macam susu, dll, dan minuman2 ini juga sangat mudah didapatkan, bahkan di toko2 kecil skalipun.

MOHON SEBARKAN PESAN INI KEPADA SELURUH TEMAN DAN KONTAK YANG ADA DI MAIL ADDRESS ANDA


Nah, sudah tahu kan isinya bagaimana? Meskipun dalam imel tersebut disertakan hasil penelitian dari sejumlah universitas, namun saya pribadi belum bisa mempercayai kebenaran berita ini karena hanya disebarkan via imel. So, meskipun ada pesan untuk menyebarkan kabar ini, saya tidak menyarankan Anda untuk menyebar-luaskannya sebelum ada bukti otentik dan ilmiah mengenai hal ini. Tapi pilihan tentu saja di tangan Anda. :))


« Selanjutnya
Sebelumnya »

32 komentar:

  1. PERTAMAAAAXXX!...Wah apa bener ya isi emailnya secara belum ada legalitas dari pemerintah buat informasi itu. Tapi ga ada salahnya untuk sementara sampai ada kepastian kita berhati hati terhadap produk tersebut.

    BalasHapus
  2. loh
    diposting sama saja disebarluaskan kan?
    hehehe

    BalasHapus
  3. waduh,, jadi takut aku minum barang ini sekarang,, tapi kok pemerintah belum mengumumkannya lewat berita mas,, ato aku yang ketinggalan berita gitu ya,, soalnya belum tahu ne.. terimakasih sekali. infonya.

    BalasHapus
  4. jangan2 cuma hoax lagi hehee
    nunggu berita di tv aja atau himbauan dari menkes

    BalasHapus
  5. hoax pastinya, moso sih semuanya jadi ketular gitu
    semoga tempe ngga =))

    BalasHapus
  6. Saya juga nggak percaya deh kayaknya... Hehehe...

    BalasHapus
  7. heiiii....., hati-hati yahhhh?
    nanti kena phishing lagi loch :)
    Sepakat dengan rozy, kita lihat saja nanti bagaimana pihak berwenang memberikan keterangannya;

    BalasHapus
  8. wew.. saya baru tau tuh.. lagian belom dapet email kaya gtuan.. he..he..

    BalasHapus
  9. lebih baik minum air putih dah jelas lebih alami dan sehat . . .

    BalasHapus
  10. Sebaiknya kita musti berhati2 jika menanggapi info2 seperti ini

    BalasHapus
  11. @ Gossip: Yang jelas sih dulu ada temen saya yang menderita penyakit ginjal gara-gara keseringan minum softdrink. Terlalu sering malah. So, memang sebaiknya dikurangi minum softdrink.
    @ Rusa Bawean: Hahahaha...
    @ Ali: Jangan ditelan mentah-mentah, Bro. Belum ada konfirmasi resmi dari pejabat berwenang. Lagian yang diteliti kan yang diproduksi di luar negeri, bukan yang di Indonesia? :D
    @ Rozy: Mudah-mudahan begitu. Makanya saya bilang jangan disebar-sebarkan lagi. Cukup berhenti sampai di sini saja. :)
    @ Izandi: Hahaha, tar tempe kena kasus borak lho. :p
    @ Hangga Nuarta: Boleh, memang belum boleh dipercayai dulu koq. :)
    @ Munawar: Yups, kita tunggu saja kabar resminya.
    @ Hryh77: Mau dapet? Tar saya kirim deh. :p
    @ Aku juga manusia: Setuju..!
    @ Anthony H.: Ya, benar sekali. Jangan langsung mempercayai begitu saja sebelum ada bukti-bukti yang kuat. Thanks atas masukannya.

    BalasHapus
  12. ah kayaknya hoax mas. tp ya lbh baik ga banyak minum softdrink.

    BalasHapus
  13. Belum bisa dipercaya sih, tapi lepas dari itu saya setuju dengan mas paijos. Softdrink untuk jangka panjang tidak bagus buat kesehatan.

    BalasHapus
  14. ih serem amat kalo bener gitu

    BalasHapus
  15. Saya kira itu cuma untuk menjatuhkan image dan menurunkan penjualan Cola+Pepsi aja. Intinya kurang bisa dipercaya deh :)

    BalasHapus
  16. jangan2 persaingan bisnis tuh!!! tapi yg menarik
    Babi adalah satu-satunya binatang yang mengkonsumsi sampah, kotoran hewan, dan urine. Pola makan babi ini menghasilkan tumbuhnya bakteri dan kuman yang sangat mematikanjorok banget klo kek gitu :)

    BalasHapus
  17. wah beneran gag ntuh kang......wah kalo bener bisa gawat dong yah, tetapi kadang informasi juga kudu di selidiki kebenarannya....kang,apalagi sekarang ini rentan akan informasi yang palsu.

    BalasHapus
  18. Wah bener nggak ya...? Saya ikut menyebarkan ntar takutnya itu hanya omong kosong. Ntar aja deh klo gitu, tunggu kabar terbaru aja...

    BalasHapus
  19. Ini HOAX aja kali...,

    mungkin ada perusahaan saingan ama cola/pepsi yg ngri..,

    tau sendirikan, pespsi/cola, ada minuman softdrink terlaris di indonesia

    BalasHapus
  20. Nunggu badan PoM dan MuI braksi ajah. :d

    BalasHapus
  21. Hehehe .... Kalau sampai bener tu ada, Gimana .. !!
    Hampir tiap hari gue konsumsi, tapi selama belum ada konfirmasi dari pihak depkes, semua fine2 aja.

    BalasHapus
  22. @ Paijos: Hoax atau bukan, yg jelas terlalu banyak minum softdrink memang tidak baik bagi kesehatan.
    @ Ravatar: Betul banget!
    @ Reza: Iya kalo bener. :D
    @ Iskandaria: Mungkin juga begitu. :D
    @ Dawiecool: Maybe yes, maybe no...
    @ Rian: Yups, kalo itu emang fakta. Babi tuh makanannya kotoran. Tapi itu babi hutan yang liar lho. Kalo babi di peternakan mungkin juga nggak gitu. :D
    @ Harry: Masih 50:50, bro, alias belum jelas. :)
    @ Bujang: Wait and see ya?
    @ Ryan: Maybe yes, maybe no...
    @ Badoer: Yups...
    @ Muslihun: Kalo bener lho. Kalo nggak?
    @ Afiszone: Terlepas bener apa nggak, yg jelas minum softdrink secara berlebihan emang gak bagus buat kesehatan lho...

    BalasHapus
  23. stelah baca artikel in gw jadi takut makan babi, ayam, bebek, sapi, kambing, dll

    bebek makanannya campur lumpur, ayam makan nasi basi dan ulat tanah, sapi makan rumput campur kotoran kandang, jadi makan apa donk?

    hewan apa yg makan makanan yg bersih & sudah dimasak? namanya juga hewan paakk wakaka..

    "Dan juga, pengkonsumsian 6 botol Pepsi atau Cola sekaligus dapat mengakibatkan kematian." << gw tadi minum 3liter (2 botol besar)pepsi gak mati wakaka..

    provokatif banget tu email..

    BalasHapus
  24. waduh semoga ini cuma hoax saja ya, soalnya saya penggemar coca cola :(

    BalasHapus
  25. wah.. ini gisip atau beneran ya.. kita tanya ke pabriknya aja kali ya.. ;))

    BalasHapus
  26. yg anak kampus, diteliti dung :D

    BalasHapus
  27. wah..serem banget yak....coca cola juga katanya bisa membersihkan kerak di (maaf) wc.
    ck..ck..hebat

    BalasHapus
  28. itu sih bohong besar...pasti ingin memburukkan brand dari coca cola n pepsi dengan memanfaatkan isi flu babi...pasti kalau ada isu flu sapi judulnya akan menjadi:
    Pepsi dan Coca cola Mengandung Ekstrak Babi"

    jadi, saran saya, jgn pernah mau nyebarin scam gtu...

    pasti itu perbuatan kompetitor pepsi dan cola..
    jgn2 saingan ma ponari sweet...

    BalasHapus
  29. Coca cola bahan dasarnya bukan teh ? tapi babi ? Tapi minuman kaleng jangan sering minum kawan-kawan karena bisa merusak daya tahan tubuh. Kadangkadang boleh.. Tapi coca cola saya tak tahu bagaimana karena extrack dari babi , hem....

    BalasHapus