Selamat datang di ...

06 April 2009

Gunungkidul, propinsi paling terbelakang di Jogja. Selain letaknya yang paling jauh dari pusat kota Jogja, Gunungkidul juga tandus. Maklum, daerah pegunungan. Meski begitu jangan sepelekan kabupaten yang satu ini. Di balik ketandusan tanahnya, Gunungkidul menyimpan banyak potensi wisata pantai. Nah, kebetulan sekali belum lama ini saya dan teman-teman kos melakukan tour ke seluruh pantai-pantai yang ada di Gunungkidul. Gila, seru banget, Bro!

Tour yang saya sebut Tour de Gunungkidul ini dilaksanakan dua kali. Jaraknya seminggu. Minggu pertama kami hanya mengunjungi Pantai Ngerenehan, sebuah pantai kecil di mulut sebuah teluk. Pantainya lumayan pendek, sekitar 500 meter saja. Di kiri-kanan pantai berdiri bukit karang terjal yang menjorok hingga ke tengah laut. Di mulut teluk terdapat batu-batu karang yang meredam ombak deras Laut Selatan. Dengan demikian ombak di Pantai Ngerenehan tidak tinggi sehingga aman untuk mandi.






Di Ngerenehan kita tak cuma bisa mandi, tapi juga makan ikan. Setiap hari para nelayan hilir-mudik ke laut melalui pantai ini, jadi ikannya sangat melimpah. Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa makan ikan laut di Ngerenehan. Harganya cukup bersahabat koq. Sebagai gambaran, teman saya membeli seekor ikan hiu kecil plus 4-5 ekor ikan pari dengan harga Rp 15.000 saja. Tidak ditimbang? Hehehe, nelayan di sana main kira-kira saja, Bro. Asal sudah deal ya sudah, ikan dilepas. Asyik kan?



Pantai Sepanjang
Seminggu setelah mengunjungi Ngerenehan, kami berangkat lagi ke selatan Jogja. Kali ini tujuannya Pantai Sepanjang. Di mana itu? Tidak jauh dari Ngerenehan koq. Hanya sekitar 5 kilometer ke arah timur, sebelum Pantai Baron. Di sini pemandangannya cukup indah. Sesuai namanya, Pantai Sepanjang benar-benar panjang. Melihat ke kanan-kiri hanya hamparan pasir putih yang memanjang.



Lain dengan Ngerenehan, di Sepanjang kita tidak boleh mandi. Masuk ke laut saja kalau bisa jangan. Kenapa? Arusnya deras, Bro. Selain itu kontur pantainya juga sangat curam. Sekali kita masuk ke laut dan terseret, bakalan repot deh yang menolong. So, kalau di sini enaknya cuma jalan-jalan menyusuri pantai, terus naik ke bukit untuk melihat hamparan Laut Selatan, dan kalau sudah capek istirahat di gubuk-gubuk yang banyak tersebar di sepanjang pinggiran pantai.



Bagaimana? Asyik, bukan? Selama ini nama Ngerenehan dan Sepanjang kalah tenar dibanding Pantai Baron, Trisik, Kukup, dan pantai-pantai Gunungkidul lain yang ada di brosur-brosur keluaran Dinas Pariwisata Jogja. Padahal pesona kedua pantai ini tidak kalah dibanding pantai-pantai lain. Dan satu kelebihan utama keduanya adalah: masih sepi pengunjung!

Setelah puas mengagumi pemandangan alam di Sepanjang, perjalanan kami lanjutkan ke timur. Ya, kami terus lanjut ke sebelah timur. Semua pantai kami masuki meski hanya melihat secara sekilas-sekilas saja sambil lewat. Sampai di suatu desa, eh, lha koq ban belakang motor saya bocor. Bukan bocor sih, orang tempat pentilnya secara ajaib bisa lepas dari ban. Jadilah kami berhenti dulu karena saya harus mengganti ban. Untung saja ada bengkel tak jauh dari tempat kami berhenti. :)



Akhirnya, sekitar jam 7 malam sampailah kami di pantai paling timur Jogja, Pantai Sadeng. Pantai ini merupakan sebuah pelabuhan kecil tempat para nelayan berlabuh setelah mencari ikan di laut. Ikan-ikan di sini juga murah-murah, Bro. So, kamipun sepakat patungan membeli ikan dan ujung-ujungnya tentu saja makan-makan. :)) Puas makan sekitar jam 8 malam. Gila, begitu mau pulang koq inget kalau waktu itu malam Jum'at. Walah....

Btw, meski capeknya bukan main, tapi perjalanan tersebut benar-benar menyenangkan. Suatu saat ingin saya mengulangi perjalanan itu lagi. Siapa mau ikut?


« Selanjutnya
Sebelumnya »

27 komentar:

  1. asik juga ya.. pantainya bagus.. kalau saya sih masih tetap ke pantai pangandaran dan pangandaran lagi :D ntar kalo ke daerah jogja harus mengunjungi pantai ini juga ah

    BalasHapus
  2. Waagh, mantap Mas...itu ikannya dimakan mentah2? woooooogh..

    BalasHapus
  3. sepertinya seru tu mang,, :D Mang eko FIss.. aku juga pernah kesana tapi gak sempat ambil dokumentasi,, :D

    BalasHapus
  4. wuiii asik tu kayaknya, ikut dwonk mas :D

    BalasHapus
  5. Mau sih ikuuut tapi...ban-nya ganti dulu dong...he...he...he...

    BalasHapus
  6. emang asik mas pantai Gunung Kidul apa lagi kalau bermalam di pantai sundak uwis asik banget mas

    Tapi kalau di Pantai Baron sekarang kumuh banget mas

    Pokoknya gak rugi deh kalau berwisata di pantai gunung kidul asik buanget he....ya iya lah wong tem[pat lahir khu juga di gunung kidul he....

    BalasHapus
  7. @ jimmy: Wah, pantainya dijamin indah2, Koh. Wajib kunjung deh. :D
    @ Septian: Hahaha...
    @ Ali: Seru kan?
    @ Yudi: Ayo..! :D
    @ Ammadis: Hahaha...
    @ Bambang: Iya, pantai yang terkenal2 pada kumuh semua sekarang. Makanya cari wisata alternatif ke pantai yang gak begitu terkenal. Btw, situs baru ya? Padahal baru aja mo diomongin, "tumben mampir". Ternyata ada situs baru. :p

    BalasHapus
  8. Mas Eko dah pernah Ke Sundakh?? asik tuh mas... hehehehe...

    BalasHapus
  9. Wahhh.. Saya pengen bgt ke pantai sepanjang tapi lom pernah kesampaian.. ga ada waktu 0_* .

    BalasHapus
  10. waaa kerennn euyy....jadi pengen..salam kenal yaa mas eko...

    BalasHapus
  11. Mbaca cerita dan screenshootnya (he he he bahasa yg lagi musim nih) jadi pingin ikut mas. Aku meluuu :D

    BalasHapus
  12. waw keren,, jadi kepengen jalan-jalan juga.. hehe

    BalasHapus
  13. asik ya...kalo bisa ke sana...

    BalasHapus
  14. kok Mas Ecko jadi Kanibal gitu yaahhhh....
    :: pernah sekali ke pantai Baron (atau pantai apa gitu, udah lama jadi lupa namanya)

    BalasHapus
  15. @ Chiko: Sundak? Kayanya ngelewatin sih, tapi gak mampir. :D
    @ tips SEO: Wajib kunjung tuh, Bro.
    @ Berpikir dan Berjiwa: Salam kenal juga.
    @ Ravatar: itu foto lho, bukan skrinsut. :D
    @ emfajar: ayo...!
    @ nur kholiq: ayo ke sana..! :D
    @ munawar: hahahaha....

    BalasHapus
  16. aduuh pantainya bagus banget neh,,, pengen ke jogja jadinyaaaaa

    BalasHapus
  17. kok saya jadi mau jalan-jalan gini yah, tapi pas dihitung-hitung belum punya uang, ya udah jalan-jalan ke blog-nya mas eko dulu deh..hehe..tapi kedengerannya menarik sekali yah wisata disana, ga kalah sama bali....oleh-oleh nya donk mas Eko....hihihi

    BalasHapus
  18. wah..mas eko nggak ngajak2 nih
    padaha saya di jogja lho

    BalasHapus
  19. Kayaknya gunung kidul bisa juga tuh dipromosikan di Visit Indonesia 2009..


    Salam kenal bro Ecko.. Kalo ada waktu, mampir ke blog saya ya..

    BalasHapus
  20. sepanjang pantai ngerenehan, jangan berbuat yang aneh2 yaaaaa.... :))

    BalasHapus
  21. @ ika: ayo ke jogja, mbak. :D
    @ aan: hhahahaha...
    @ annosmile: ya, tar kalo mo keluar lagi saya ajak deh. :D
    @ fraders: ya, benar sekali. potensi di selatan Jogja memang sangat besar sekali. sayang masih belum tergarap dengan baik. oke, salam kenal balik. :D
    @ denologis: emang kenapa?

    BalasHapus
  22. Beberapa daerah di selatan seperti Gunung Kidul, Pacitan, Trenggalek memang punya pantai yang bagus2, sayang belum digarap secara maksimal.
    Ini foto2 yg saya kumpulin :-D
    - http://www.lutfigoblog.com/menyusuri-pantai-di-gunung-kidul.htm
    - http://www.lutfigoblog.com/tour-de-trenggalek-2008.htm

    BalasHapus
  23. Wah seru mas wisata nya..kapan kapan ajak donk mas..he2..

    BalasHapus
  24. wah saya jadi pengen berkunjung kesana sepertinya menarik. Mirip dengan kawasan Malang selatan di Jawa Timur.

    BalasHapus
  25. ada lagi pantai siung .. itu juga masih bagus .. hehehee

    BalasHapus
  26. Hai...
    tertarik nih untuk berkunjung ke pantai sepanjang.
    tgl 8-10 Jan '10 ini gw bareng temen temen mau main ke jogya. dari kota ke pantai sepanjang itu berapa jam perjalanan yah? dan gimana dgn kondisi jalan nya?
    thx before yah :D

    BalasHapus
  27. Salam kenal. Setuju banget kalau pantai2 di Gunung Kidul cantik. Potensinya besar. Setuju juga kalau pantai Baron sudah nggak nyaman, kecuali untuk makan ya. Bisa nggak ya pantai lainnya dijaga alamiahnya supaya nggak kayak Baron. Btw pantai Ngrenehan itu yang sebelah Baron persis ya mas Eko? Memang enak untuk berenang tapi airnya kurang jernih ya?

    BalasHapus