Selamat datang di ...

13 Desember 2008

Lazimnya, blogger cari duit dengan memasang iklan di blog atau mengikuti program-program periklanan online. Blog dijadikan sebagai sarana promosi tempat kita memajang materi iklan dari advertiser. Materi iklan tersebut bisa berupa banner, artikel (paid review), iklan PPC, maupun iklan link. Dari situ si pemilik blog akan memperoleh sejumlah komisi sebagai bayarannya. Beginilah cara yang lazim dilakukan blogger untuk mencari duit.

Ada cara lain? Setahu saya belum ada. Nah, Mas Duto Sri Cahyono membuat satu gebrakan lain di luar kelaziman tersebut. Ia, seperti yang diceritakannya di Wikimu, bisa memperoleh penghasilan dari blog tanpa perlu memasang iklan apapun! Penghasilannyapun tidak tanggung-tanggung. Ia mengklaim dapat mengantongi jutaan rupiah setiap bulan. Bagaimana caranya? Sama seperti saya waktu pertama kali membaca judul artikel tersebut, saya yakin Anda juga pasti penasaran sekali ingin tahu bagaimana cara Mas Duto melakukan hal itu. Iya kan?


Coba Anda buka www.kicauan.wordpress.com. Di blog sederhana itu Anda tidak akan menjumpai secuil iklanpun, baik berupa banner, review maupun teks link. Yang Anda jumpai hanyalah sejumlah artikel seputar cara-cara memelihara burung lengkap dengan tips dan triknya. Yups, blog bertitel "Bird Care" tersebut memang dikhususkan oleh Mas Duto untuk membahas semua hal mengenai burung peliharaan. Mulai dari penangkaran (beternak) burung, perawatan burung, pakan burung, sangkar burung, lomba burung, dan semuanya tentang burung. Kalaupun ada banner yang terlihat, itu hanyalah banner nonkomersil milik Wikimu dan Indonesian Bloggers. Tentu saja Mas Duto tidak memperoleh apa-apa dengan memajang kedua banner tersebut.

Sebagaimana kita ketahui, memelihara burung adalah hobi yang digeluti oleh banyak orang di Indonesia, utamanya di Jawa. Dan sudah bukan rahasia pula kalau hobiis burung adalah kaum menengah ke atas yang rela keluar uang berapa saja demi hobinya tersebut. Mas Duto dengan cerdas membidik komunitas ini sebagai target pembaca blognya. Ia tampil sebagai seorang pakar "perburungan" yang memang belum ada di jagat internet. Walhasil, ketika hobiis burung mencari informasi seputar pemeliharaan burung di internet, mereka akan dihantarkan ke halaman blog Mas Duto.

Terus, dari mana cara Mas Duto memperoleh uang kalau tidak memasang iklan apa-apa?

Semuanya berawal dari kepercayaan yang berhasil diperoleh Mas Duto dari pembacanya. Dengan mementingkan kualitas isi blog di atas segala-galanya, Mas Duto yang lama berkecimpung di dunia jurnalistik ini selalu berupaya untuk menyajikan konten berkualitas pada pembaca. Berhubung ia sendiri adalah seorang hobiis burung, tidak sulit baginya untuk masuk dalam komunitas hobiis burung dan bertukar ilmu mengenai pemeliharaan burung. Apa yang diperolehnya selama berinteraksi dengan sesama hobiis burung inilah yang ia bagikan di blognya. Bisa ditebak, karena berdasarkan pengalaman pribadi, tulisan-tulisan Mas Duto sering dijadikan acuan oleh hobiis burung lain. Tidak hanya sampai di sana. Banyak pembaca yang tidak segan-segan berkonsultasi masalah pemeliharaan burung padanya. Baik melalui kolom komentar, email, maupun kontak langsung via HP.

Nah, suatu waktu pembaca blog Bird Care di Jakarta ada yang bertanya tentang vitamin burung. Ditanya rekomendasi tempat-tempat membeli vitamin, ujung-ujungnya Mas Duto malah dimintai tolong membelikan obat dimaksud. Dengan niat menolong, Mas Duto mengiyakan saja permintaan itu. Karena ia tinggal di Solo, maka uang ditransfer lewat bank dan Mas Duto mesti mengirim vitamin pesanan tersebut lewat jasa kurir. Harga vitamin yang dipesan cuma Rp 20.000, tapi ternyata si pemesan mengirim uang Rp 150.000. Sisanya adalah "uang lelah" untuk Mas Duto. Dipotong biaya kirim, ia bisa memperoleh paling tidak Rp 65.000 dari pesanan tersebut. Lumayan, bukan?

Pesanan pertama itu diikuti dengan pesanan-pesanan berikutnya. Tidak hanya vitamin, Mas Duto juga kerap menerima pesanan sangkar burung dan bahkan burung itu sendiri. Dari "uang lelah" yang diberikan para pemesannya itulah Mas Duto memperoleh penghasilan. Berapa banyak? Ia bilang tidak banyak, rata-rata "hanya" Rp 6 juta/bulan. Penghasilan ini jauh lebih besar dari gajinya sewaktu menjabat General Manager sebuah radio swasta di Solo. Selain itu ia jadi punya banyak kenalan sesama hobiis burung di seluruh Indonesia. Iapun sering melakukan perjalanan gratis ke kota-kota seperti Surabaya, Denpasar, Mataram, Jakarta, Bandung, sampai Medan.

Koq bisa gratis? Bisa saja, karena Mas Duto bepergian dalam rangka mengirim pesanan client-nya. Pesanan dengan resiko tinggi seperti burung atau sangkar burung memang biasa diantar sendiri olehnya sampai ke tujuan. Tentu saja semua biaya yang ia keluarkan ditanggung oleh pemesan. Ini artinya, sambil menyelam minum air. Sambil berbisnis ia bisa jalan-jalan gratis. Asyik, bukan? :)

Cukup kreatif bukan apa yang dilakukan Mas Duto? Sebenarnya apa yang ia lakukan tidak beda jauh dengan sistem afiliasi yang kita kenal di internet. Hanya saja ia tidak mempromosikan produk-produk internet marketer yang berbasis web. Ia menjadi "affiate" bagi penjual-penjual burung di sekitarnya. Satu hal yang menurut saya belum pernah dilakukan oleh blogger lain sebelumnya.

Siapa mau mengikuti jejak Mas Duto?


« Selanjutnya
Sebelumnya »

76 komentar:

  1. Wow! Pencinta burung yang keren...... aku ikut i jejaknya ah..... hm... nulis apaan yah? Huehuehue........

    BalasHapus
  2. wah hebat banget ya mas..... kapan ya seperti itu???

    BalasHapus
  3. mas mungkin comment saya ini akan mas hapus karena mengandung promosi, tpi saya baru nemuin cara biar cepat agar Technorati rank bisa naik dengan cepat, bantulah kami para blogger pemula ini :X :X :X

    BalasHapus
  4. asik juga ya, sama seperti punya online store tapi dibangun melalui kepercayaan menggunakan media blog

    BalasHapus
  5. Hmmm,..salut u bisnis online nya yg tanpa ads,..
    Sukses terus berkicau spt burung2nya,..

    BalasHapus
  6. artikel yang inspiratif mas.
    jadi mikir nih... hehehehe...

    BalasHapus
  7. Wow... emang ya... bener kata teman saya. Berikan yang terbaik buat orang lain, maka uang pun mengalir dengan sendirinya. :)

    BalasHapus
  8. Berbagi tanpa pamrih ternyata menghasilkan juga ya mas :)

    Salut buat mas Duto dan mas Eko juga tentunya :D

    BalasHapus
  9. yang kayak gini keren nih Mas...
    dulu saya ngeblog pengin mengajak orang kayak gini..
    menuliskan kepakaran dan membuat orang lain memiliki keyakinan kepada kita dan membuat mereka dengan senang hati menerima apa yang kita rekomendasikan. saya masih punya cita2 orang mencari duit lewat blog dengan cara itu. hehe...
    tapi karena satu dan lain hal, belok dulu bentar, ngumpulin napas, ngumpulin modal... :)
    mudah2an bisa berkampanye untuk menyemarakkan bisnis internet dengan cara seperti ini. mas Duto berhasil membangun otoritasnya dengan menuliskan kepakaran.. dan menikmati hasilnya, buah dari ketekunan membuat tulisan berkualitas.. semoga saja mindsetnya bisa kesana suatu saat nanti... marketing, menjadi soal kepercayaan..

    BalasHapus
  10. @ Syamsul: Kalau pecinta wanita gimana, Bro? :D
    @ Pencuri Kode: Lha, maunya kapan nih? :)
    @ Manan: Seharusnya komen ini untuk posting yang membahas ttg Alexa Rank, Bro. Sayang banget komen gak nyambung gini. Inget, komen itu menunjukkan siapa dan bagaimana kita lho...
    @ Jimmy: Cuma bedanya Mas Duto tidak buka online store-nya sendiri, Koh. Ia hanya menjadi perpanjangan tangan antara pembeli dan penjual. Yah, semacam broker atau affiliate marketer gitu deh. :D
    @ Indungg: Emang ini bisa disebut bisnis online ya? :D
    @ Ekkei: Sama, saya juga terinspirasi sekali sewaktu baca artikel Mas Duto di Wikimu. Makanya langsung saya tulis di sini biar makin menyebar.
    @ Hangga Nuarta: Bener sekali, Bro. Tambahan lagi, kita tidak akan pernah menerima kalau tidak pernah memberi. Iya kan?
    @ NdesO: Totalitas Mas Duto dalam berbagi itulah yang diapresiasi oleh para pembaca blognya.
    @ JPCats: Lho, ini blog baru ya? :)) Btw, setuju banget dengan mindset-nya. Cara seperti ini rasanya bakal menghidupkan perekonomian kelas bawah karena kita melibatkan para pelaku ekonomi mikro, yakni pedagang2 yang mungkin belum mengenal internet atau memang tidak berniat menjadikan internet sebagai ladang promosi. Inilah celah yang bisa kita masuki untuk mencari penghasilan sekaligus mengembangkan usaha teman atau tetangga sekitar kita. Iya kan?

    BalasHapus
  11. Satu lg bukti kl content is the kin. Plus bumbu originalitas. ide yg cemerlang dan inspiratif. Sayang aku gk punya keahlian khusus

    BalasHapus
  12. Salut buat mas Duto, creatif dan cerdas. satu terobosan baru kayaknya yang akan diikuti blogger lain.
    Trims infone kang Eko

    BalasHapus
  13. Keren bro... succes story yang patut di pakai referensi. salut buat kreatifitasnya mas duto ;)

    BalasHapus
  14. lho keahlian saya apa ya,??hmmm

    BalasHapus
  15. Mas Duto pakar burung.

    Lagi mikir saya pakar apa dan bisa jual apa :))

    BalasHapus
  16. Tak kira ngepet online kayak yang ditawarin ebook itu, dapatkan uang mendidih 200 juta semenit.huehehhee ternyata dagang manuk sak umborampene to???

    BalasHapus
  17. Bisa jadi pelajaran berharga ya ko. ternyata tanpa iklanpun kita bisa meraup untung dari perantara blog. om suka dengan tulisan ini, benar2 membuka mata dan pikiran. thanks ya.

    BalasHapus
  18. I recently came accross your blog and have been reading along. I thought I would leave my first comment. I dont know what to say except that I have enjoyed reading. Nice blog. I will keep visiting this blog very often.

    Julissa

    http://www.hairweavingbasics.com

    BalasHapus
  19. Ini Namanya Burung Pembawa Rejeki. Tapi dia tetap ada dalam sangkar, berkicau dan bernyanyi. suatu saat protes karena kepanasan terlalu lama di dalam blog; minta dimandiin.

    Ohiya, ini sisi lain dari NICHE MARKET dalam Bisnis Online. Salut buat yang sudah berhasil Nembak Burung;

    BalasHapus
  20. yup saya juga mendatangkan uang dari blog saya, tanpa iklan :D

    BalasHapus
  21. Iya.. ini kurang lebih hampir sama dengan Seth Godin yang mendapat penghasilan offline dari kegiatan online-nya..

    Mas Duto keren euy.. terima kasih sharing ceritanya mas Ecko

    Betewe.. server Gnupi.com sedang bermasalah.. komentar mas Ecko dan beberapa teman lain jadi hilang :(

    Semoga ga ada salah paham dengan keeroran ini..

    BalasHapus
  22. Ketekunan memang selalu membawa berkah.. :)

    BalasHapus
  23. sepertinya kunci kesuksesan Mas Duto ini adalah "Menempatkan kualitas konten diatas segala-galanya".

    kalo kita bisa seperti itu, cepat atau lambat rezeki pasti datang :)

    BalasHapus
  24. Wew! Enak bgt yak! Smbil mnyelam dapet hrta karun nmanya.. Hehehehehehe...

    BalasHapus
  25. wah keren tuh...lumayan hrg 20rb dibayar 150rb. kalo yang beli vitamin 1000 org, dah brp tuh untungnya..ckk..ck..ck..

    BalasHapus
  26. menurut saya, mas dito ini cuma menyalurkan hobinya saja di bidang "perburungan" + kemampuan jurnalistiknya.
    Coba jika andalah yang membuat content itu, sementara anda tidak tahu menahu soal perburungan, tentu saja pengunjung tidak akan tanya-tanya, apalagi pesan vitamin..
    yah, salut banget, dari hobi bisa jadi bisnis, sungguh hal yang menyenangkan tentunya....

    BalasHapus
  27. hebat juga ya dia....jadi terpacu nih...

    BalasHapus
  28. wah keren tuh mas tanpa iklan n tanpa paid review bisa dapet uang...

    BalasHapus
  29. Hmmm...Kuncinya menjual hobby dan keahlian...
    Cukup kreatif, masuk logika dan patut untuk ditiru..
    Sepertinya ini menjadi sebuah inspirasi juga buat saya ya'
    Thank' infonya mas Ecko....

    BalasHapus
  30. Sekali lagi... ngeblog pake tema yang sesuai hobi.. tidak bakal berasa dalam menjalankannya.

    BalasHapus
  31. makasih infonya mas eko, menginspirasi banget.. Sukses buat burungnya :))

    BalasHapus
  32. tapi mendapat kepercayaan itu yang susah

    BalasHapus
  33. @ Tipis: Oops, kayanya mesti diralat nih kata2 Mas Sandi. Saya yakin setiap orang punya keahlian, hanya mungkin belum ketahuan aja letak keahlian tsb. Setuju? :D
    @ Edhitok: Yups, siapa yang mau menyusul?
    @ Agung Mojosari: Tertarik mengikuti jejak Mas Duto?
    @ Arifr: Ayo, dicari, mas!
    @ Rajawali Kecil: Hehehe, lagi bingung ya?
    @ Bawor: Kalo Kang Bawor jual keahlian mendesain web dan desain rumah ya? Sukses, kang?
    @ Oom: Thanks kalo Om suka. :D
    @ Catherine: Welcome to my blog, Cat! Hope you enjoy what I've done here. :D
    @ Munawar AM: Saya suka kata-katanya: NEMBAK BURUNG.
    @ Fenny: Percaya saya, soalnya sering jalan-jalan sih. Sayang pas ke Jogja gak bilang2.
    @ Ipung: Seth Godin? Siapa tuh, Mas? Saya malah gak tahu. Cari tahu, ah!
    @ Mantan Kyai: Kreatif apa kereatif, Kang? :))
    @ Andi Rich: Setuju..!
    @ bob: Setuju lagi saya..! :))
    @ Ardy: Yups, betul...
    @ Casual Cutie: Banyak juga ya? :D
    @ A Ling: Bisa dibilang "cuma", tapi kreatifitas Mas Duto patut diacungi jempol lho.
    @ Reza Fauzi: Ayo, semangat!
    @ Sandy: Tertarik ikutan?
    @ Yopan Prihadi: Inspirasi bagi semua orang, pak. Saya juga waktu membaca cerita Mas Duto jadi semangat banget.
    @ P3durungan: Yeps, betul banget itu!
    @ Saymsu: Husss, koq sukses buat burungnya sih? :D

    BalasHapus
  34. isi postingan yang bermanfaat emang bisa menggugah pembacanya. saya sih belum bisa mas,hehehe. pengen banget kek gituh.

    BalasHapus
  35. wew keren :) manteb banget idenya

    BalasHapus
  36. bener2 sangat menginspirasi dan menggugah semangat mas Eko... :) Sukses selalu buat mas Duto, perjuangan yg tidak sia-sia untuk menghasilkan income dari blog tanpa iklan. Target market (niche)nya itu yg bener2 jitu.... jadi ngelamun nih :D

    BalasHapus
  37. blog bisa jadi sarana offline maupun online
    secara offline anggaplah sbg perantara online utk bisnis offline kita
    rejeki bisa dimana aja
    semangad

    BalasHapus
  38. ini yang namanya keikhlasan berbuah masnis..

    hehehe

    sempet kaget juga baca judulnya...tanpa iklan bisa dapet duit..

    manteb mas!

    lanjuttt ;)

    BalasHapus
  39. kali ini cerita sukses orang yang mampu memanfaatkan hobi dan kepakarannya. keren dah.

    satu hal, mas Duto tampaknya berprinsip, memberi dan menolong dulu, baru kemudian untung akan menyusul. wahh sipp

    BalasHapus
  40. oh gitu toh, pantesan dapet duit gede gitu.

    wah yang kayak gini nih yang wajib ditiru, mantabs

    BalasHapus
  41. tergantung burung nya apa dulu nih mas :P

    BalasHapus
  42. wah keren juga ya idenya...

    BalasHapus
  43. Contoh kesuksesan dengan original content ini sangat menginspirasi saya untuk terus belajar...suwun

    BalasHapus
  44. cerita yang bisa dijadikan inspirasi, yang perlu di ingat..fokus dan serius

    BalasHapus
  45. Tidak jauh beda dgn yg Offline ya.... benar cerdas...menjadikan Hobby sebagai penghasilan

    BalasHapus
  46. Keren juga, memanfaatkan hobby

    BalasHapus
  47. hmm... hebat ya! Sepertinya kita memang harus melebarkan sayap dalam mengolag blog agar juga bisa menghasilkan uang!

    BalasHapus
  48. tulisan yg meng-inspirasi bgt. makasih ya.. btw, hobi saya yg utak-atik blog jg alhamdulillah menghasilkan. tanda terima kasih dari para blogger yg dibuatkan template bisa berupa uang, buku2, CD musik sampai kain batik lho :D

    BalasHapus
  49. sekali lagi Mas...
    saya sepakat sekali dengan balasan komen mas..
    saya melihat itu celah, walaupun tidak akan jadi sekarang tapi nantinya akan jadi, saya yakin :)
    karena memang kita biasanya sedikit terlambat beberapa waktu, tapi trennya ngikut...
    kalau misalkan company yang gede make layanan yang gede dan bonafit, mungkin kita bisa melayani para pengusaha kecil dan UKM untuk memasarkan bisnisnya secara online, atau tetangga atau teman kita,
    atau joinan, atau memasarkan produk mereka, benar kata Mas, semacam afiliasi, tapi produk real, mungkin dari orang yang tidak kebayang internet sama sekali. saya sendiri ngeblog dulu dari cari2 tokek mas, kok nemuin di internet banyak, wah, bisa juga ya dipasarin, lalu saya coba cari2 internet marketing, ketemu rumus 'cepet kaya', kecewa, dan menemukan blog.

    mudah2an trennya cepet dateng Mas... masarin produk sendiri! biar maju Indonesia ini!

    BalasHapus
  50. Wah salut banget buat Mas Duto Sri Cahyono sama mas Eko, cerita sukses seseorang selalu memberi semangat dan ide baru ;)

    BalasHapus
  51. Huuh, saya pernah baca blog kicauan burung itu... Memang hebat dan unik cara mendapat uangnya.. hehehe..


    salam kenal mas ekonurhuda.. :)

    BalasHapus
  52. sy jd pengen ikutan jualan deh. ntar kalo sy jualan, mas jd pelanggan pertama ya...

    BalasHapus
  53. mas duto hebat,.....

    si pemesan juga berani, tanpa ragu langsung percaya.

    intinya juga rasa saling percaya.

    selamat buat mas duto.

    awak kapan yah seperti mas duto!!!

    BalasHapus
  54. selamat malam dan salam kenal serta sukses selalu, wah kang aku pengen bisa berhasil tapi sampai saat ini belum bisa apa-apa nih kang, tolong dong bagaimana cara memulainya.....soalnya katanya dengan asyiknya ngeblog bisa menghasilkan juga yah kang

    BalasHapus
  55. WAH KLO SAYA GA MAU CARI BACKLINK ATO PROMOSI LHO MAS TAPI EMANG BAGUS JUGA NIH ARTIKELNYA. APALAGI DALAM BLOG SAYA JUGA NAMPILIN (NGOMONGIN) HOBI. UNTUK SAAT INI KALO SAYA BELUM BISA KAYAK GITU SOALNYA APA YG MAU SAYA JUAL DARI BASKET. APAAN YA???ADA IDE???

    BalasHapus
  56. Artikel mas ecko kali ini telah membuka mata saya. Untuk berhasil bukan dengan cara maksa ataupun repot dengan hal sana sini. Namun dengan cara yang sederhana juga bisa kok.

    Terima kasih atas postingan inspiratif ini mas ecko

    BalasHapus
  57. @ Soerdjak: Belum bisa ya? Saya yakin suatu saat pasti bisa! :D
    @ Paman Gober: Ini bener2 ide orisinil deh kayanya.
    @ Hakimtea: Ngelamunin naon, Kang? Ngelamunin Mas Duto? Ih, jeruk makan jeruk dong. :))
    @ Cebong Ipiet: Yaps, rejeki memang bisa banget koq dicari di mana aja. Syaratnya satu: kitanya serius menjemput rejeki.
    @ Maulana Malik: Saya juga awalnya kaget lho... :D
    @ Tony: Iya, hebat!
    @ Yudi: Betul, beliau berprinsip "memberilah, maka Yang Di Atas akan memberi lebih banyak.
    @ Taktiku: Yups, ayo ikuti jejaknya!
    @ Action: Baru dan orisinil banget lho.
    @ Harianku: :))
    @ Ika: Keren banget..!
    @ Narmadi: Saya juga lho...
    @ Hawee: Benar, apapun yang kita lakukan, kunci keberhasilannya ya fokus dan serius itu.
    @ Pangki Fernandes: Jurnalis lhoe Mas Duto itu, jadi wajar kalo otaknya moncer. Hehehe...
    @ Bambang Oke: Lebih tepatnya "mengembangkan" hobi menjadi sumber penghasilan.
    @ Wahyudi: Setuju!
    @ YNa: Hmmm, boleh dong bagi2 ceritanya...
    @ JPCats: Weleh3, ini bener2 semangat banget diajak ngobrol yang beginian. :D
    @ Cak Win: Yaps, itulah kenapa saya tampilkan di sini. Soalnya juga bisa memotivasi saya biar mau belajar agar lebih baik lagi.
    @ Slikers: Unik ya?
    @ Casual Cutie: Jual apa dulu nih?
    @ Budi Tarihoran: Itu dia yang saya bilang, beliau menanamkan rasa percaya dulu pada para pembacanya. Kalau kepercayaan sudah ada, apapun jadi gampang koq.
    @ Harry Potter: Caranya ya terus saja berjalan, dan jangan lupa liat kanan kiri lalu pelajari deh apa yang sudah dilihat. Gampang kan? :D
    @ Ejunk: Yups, bener banget!
    @ Dody Haris: Sama-sama, Mas...

    BalasHapus
  58. Jadi ini gunany manfaatin niche market, bukan mass market ya...
    Asyik juga buat ide nih..

    BalasHapus
  59. wah..niche blog yg cocok dgn saya dan saya kuasai aja belon tawu..hehe...gak bisa deh ngikut dapet duit tanpa iklan/review

    BalasHapus
  60. maknyus buanget tuch, ntar mosting tentang kecoak ah untuk pakan burung hehehe

    BalasHapus
  61. iiihh,,asik juga yachh,,keren2bs bwt referensi tuch

    BalasHapus
  62. inikah yang disebut membangun kredibilitas dan kepercayaan public? dengan begitu, terbukalah peluang lain yang lebih menjanjikan...

    BalasHapus
  63. wah...asik banget tuh...:)

    BalasHapus
  64. emang sudah takdirnya mendapat rejeki dari sana...kalau ada kemauan pasti ada jalan...good lucky for Mas Duto...

    BalasHapus
  65. ketekunan yang membawa hasil,
    menanam yang baik menuai yang baik.....
    (sok bijak mode;;)

    BalasHapus
  66. sangat memotivasi yang lain ne.. ayo semangatt..

    BalasHapus
  67. I said ... inspirasi burung!!! :)] Layak untuk dicoba. Thanks info-nya mas Eko...

    BalasHapus
  68. @ Firanza: Terinspirasi ya? :D
    @ Uwanz: Cari dulu deh kalo gitu, sampe ketemu. :D
    @ Anak Nias: Maksud loe..?
    @ Arafi: Sip, jadi terinspirasi ya?
    @ Nitta: Yups, bener banget tuh, Mbak.
    @ Rizoa: :D
    @ Kodil: Bener banget! Kalo ada kemauan, pasti ada jalannya koq.
    @ Herinxi: Ungkapan yang bener banget, Bos. :D
    @ De Laros: Semangat..! :D
    @ Pak Siman: Hehehe, terinspirasi burung ya, Pak? :D

    BalasHapus
  69. keren master.
    Terima kasih infonya. menambah cemangat.

    BalasHapus
  70. Kalau saya lihat kok semuanya nyanjung "keberhasilan" saya sih. Ini gara-gara pinternya Om Ecko saja yang mempromosikannya hehehe.
    Kalau semuanya merasa "tidak punya apa-apa untuk diomongkan" maka itu memang "perasaan" saja. Ya karena Anda belum pernah melakukan eksplorasi saja...
    Soal kepakaran burung? Weleh... terus terang saya ini sekadar penghobi yang kebetulan senang menjadi "pengumpul informasi" dari berbagai sumber, apakah itu di pasar burung, di komunitas penghobi burung, di arena lomba burung dsb. Karena saya "dipaksa" untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di blog saya, maka saya "terpaksa" terus belajar dari berbagai nara sumber.
    Nah, karena persoalan burung sebenarnya ya cuma muter-muter di seputar kesehatan dan perawatan harian, atau paling banter lari ke masalah lomba, akhirnya saya "hafal" sekali bagaimana memberikan jawaban untuk suatu persoalan berkaitan dengan burung.

    Apakah tidak ada ceruk lain yang bisa digarap intensif oleh para blogger untuk membuat blog semacam itu? Buanyak banget... Kalau itu digarap secara benar, maka yang untung bukan hanya para bloggernya, tetapi lebih dari itu adalah para pengunjung blog. Mereka akan mendapatkan informasi beragam yang bermakna, dan karenanya bermanfaat.
    Meleset-melesetnya blogger dapat uang, dia bisa dapat pahala hehehe (ups... GR banget saya).
    Mana ceruk yang banyak bisa digarap itu? Nah gantian sekarang teman-teman nagih saja ke Om Ecko. Mengapa? Hampir sebagian besar "jurus" memanfatkan secara positif dunia maya (khususnya bagi para blogger) sudah saya sampaikan secara offline ke Om Ecko ketika ketemu di Jogja belum lama ini.
    Saya yakin Om Ecko juga mau berbagi dengan para tamunya... (masak, tamu kok nggak disuguh sih. Ya...garinglah...hehehe).
    Salam...

    (Sedemikian banyak hal yang bisa kita bagi, tetapi terlalu sedikit kesempatan kita untuk berbagi...)

    BalasHapus
  71. Yup...

    Sisi hobi kalau ditekuni akan menciptakan suata bisnis yang besar. Kebetulan juga saya menekuni bisnis yang berawal dari hobi ini dan beromzet minimal 1,5jt perhari. Awalnya sangat tidak menyangka kalau keberuntungan ini berpihak kepada saya.

    Semoga Tuhan selalu membukakan pintu rejeki yang sangat luas buat kita semua... Amin..!

    Bagi teman-teman yang mau download RINGTONE suara burung bisa ke www.smartmastering.com

    Salam Kicaumania...

    Irvan Sadewa

    BalasHapus
  72. keren bgt dah neh si omm duto, sekarang penghasilannya lebih besar lagi dari wordAds.. cakep dah

    BalasHapus